IMPLEMENTASI PENGADAAN FASILITAS KOTAK SAMPAH TERPILAH DAN PAPAN EDUKASI LIMBAH UNTUK SDN 95 OKU DESA PENGARINGAN
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.21486105Keywords:
pengelolaan sampah, sampah terpilah, edukasi lingkungan, sekolah dasar, fasilitas lingkunganAbstract
Permasalahan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah dasar masih menjadi isu penting, terutama terkait rendahnya kesadaran siswa dalam memilah sampah sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pengadaan fasilitas sampah terpilah serta papan edukasi limbah di SDN 95 OKU Desa Pengaringan guna meningkatkan pemahaman dan perilaku siswa terhadap pengelolaan sampah yang baik dan benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi awal, perencanaan, pengadaan sarana berupa tempat sampah terpilah (organik, anorganik, dan B3), serta pemasangan papan edukasi yang berisi informasi jenis dan cara pengelolaan limbah. Selain itu, dilakukan sosialisasi kepada siswa dan guru sebagai bentuk edukasi pendukung. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap jenis-jenis sampah dan pentingnya pemilahan sampah. Fasilitas yang disediakan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan tertata. Papan edukasi juga berperan sebagai media pembelajaran visual yang efektif dalam menanamkan kebiasaan positif kepada siswa. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan sejak usia dini serta dapat direplikasi di sekolah lain.References
Iskandar, J. (2016). Indek dan Skala dalam Penelitian. Bandung: Puspaga. Handoko, T. Hani dan Rektor, R. Achmad. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. BPFE Yogyakarta.
Arnstein, S. R. (2019). A Ladder Of Citizen Participation Revisited. Journal of the American Planning Association, 85(3), 246–259.
Guerrero, L. A., Maas, G., & Hogland, W. (2016). Solid Waste Management Challenges for Cities In Developing Countries. Waste Management, 33(1), 220–232.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Pedoman Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Status Lingkungan Hidup Indonesia 2020. Jakarta: KLHK.
Nugroho, P., & Rahmawati, D. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 45–54.
OECD. (2020). Improving Waste Management to Support The Circular Economy. Paris: OECD Publishing.
Raharjo, S., Handayani, D., & Utami, P. (2022). Evaluasi Program Kebersihan Lingkungan Berbasis Partisipasi Masyarakat. Jurnal Pembangunan Wilayah, 18(1), 55–65.
Setiawan, B., & Mulyani, S. (2020). Peran Masyarakat Desa Dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(1), 23–34.
Sukmana, D., Hartono, B., & Lestari, S. (2020). Gerakan Kebersihan Lingkungan Berbasis Masyarakat Di Wilayah Pedesaan. Jurnal Pengabdian Desa, 4(2), 112–120.
Suryani, A., Kurniawan, R., & Mahendra, F. (2019). Dampak Pengelolaan Sampah Terhadap Kesehatan Lingkungan Permukiman. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(3), 187–195.
UNEP. (2019). Waste Management Outlook for Asia and The Pacific. Nairobi: United Nations Environment Programme.
Widarti, B. N., Susanto, J., & Prasetya, A. (2019). Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos gengan Metode Sederhana. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 12(2), 87–94.
World Bank. (2018). What a waste 2.0: A Global Snapshot of Solid Waste Management to 2050.Washington, DC: World Bank.
Zurbrügg, C., Gfrerer, M., Ashadi, H., Brenner, W., & Küper, D. (2017). Determinants of Sustainability in Solid Waste Management Systems. Waste Management, 63, 33–49

