PENGEMBANGAN LABORATURIUM SAMPAH TERPILAH DAN PAPAN EDUKASI LIMBAH UNTUK SDN 112 OKU DESA TANJUNG KURUNG

Authors

  • Nazua Adi Sandra Universitas Baturaja Author
  • Inawati Universitas Baturaja Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.21456240

Keywords:

Gerakan Desa Bersih, pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, partisipasi masyarakat

Abstract

Gerakan Desa Bersih merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas lingkungan serta kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SDN 112 Oku, Desa Tanjung Kurung, melalui pengadaan fasilitas pengelolaan sampah. Tujuan kegiatan ini adalah menyediakan sarana pendukung kebersihan lingkungan, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, Metode pelaksanaan meliputi penyediaan tempat sampah terpilah, sosialisasi mengenai kebersihan dan pengelolaan lingkungan, Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tersedianya fasilitas pengelolaan sampah yang memadai,Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, serta menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.

References

Arnstein, S. R. (2019). A Ladder Of Citizen Participation Revisited. Journal of the American Planning Association, 85(3), 246–259.

Guerrero, L. A., Maas, G., & Hogland, W. (2016). Solid Waste Management Challenges for Cities In Developing Countries. Waste Management, 33(1), 220–232.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Pedoman Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Status Lingkungan Hidup Indonesia 2020. Jakarta: KLHK.

Nugroho, P., & Rahmawati, D. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 45–54.

OECD. (2020). Improving Waste Management to Support The Circular Economy. Paris: OECD Publishing.

Raharjo, S., Handayani, D., & Utami, P. (2022). Evaluasi Program Kebersihan Lingkungan Berbasis Partisipasi Masyarakat. Jurnal Pembangunan Wilayah, 18(1), 55–65.

Setiawan, B., & Mulyani, S. (2020). Peran Masyarakat Desa Dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(1), 23–34.

Sukmana, D., Hartono, B., & Lestari, S. (2020). Gerakan Kebersihan Lingkungan Berbasis Masyarakat Di Wilayah Pedesaan. Jurnal Pengabdian Desa, 4(2), 112–120.

Suryani, A., Kurniawan, R., & Mahendra, F. (2019). Dampak Pengelolaan Sampah Terhadap Kesehatan Lingkungan Permukiman. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(3), 187–195.

UNEP. (2019). Waste Management Outlook for Asia and The Pacific. Nairobi: United Nations Environment Programme.

Widarti, B. N., Susanto, J., & Prasetya, A. (2019). Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos gengan Metode Sederhana. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 12(2), 87–94.

World Bank. (2018). What a waste 2.0: A Global Snapshot of Solid Waste Management to 2050. Washington, DC: World Bank.

Zurbrügg, C., Gfrerer, M., Ashadi, H., Brenner, W., & Küper, D. (2017). Determinants of Sustainability in Solid Waste Management Systems. Waste Management, 63, 33–49.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

PENGEMBANGAN LABORATURIUM SAMPAH TERPILAH DAN PAPAN EDUKASI LIMBAH UNTUK SDN 112 OKU DESA TANJUNG KURUNG. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(11). https://doi.org/10.5281/zenodo.21456240

Similar Articles

1-10 of 408

You may also start an advanced similarity search for this article.