Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah melalui Edukasi Lingkungan dan Penyediaan Sarana Pemilahan Sampah di Desa Teratak Rendah
DOI:
https://doi.org/10.2238/4fgqf012Keywords:
Edukasi Masyarakat, Pengelolaan Sampah, Pemilahan Sampah, Lingkungan, Desa Teratak Rendah.Abstract
Permasalahan sampah masih menjadi salah satu persoalan lingkungan yang ditemukan di Desa Teratak Rendah, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi. Masih ditemukannya kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan serta belum tersedianya sarana pemilahan sampah menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya sampah serta mendorong penerapan pemilahan sampah di lingkungan dusun. Metode penerapan dilakukan melalui observasi, sosialisasi, penguatan kembali materi, pemasangan media informasi, dan penyediaan tempat sampah terpilah. Sosialisasi dilaksanakan selama dua hari pada waktu yang berbeda di Dusun I, Dusun II, dan Dusun III dengan memanfaatkan kegiatan masyarakat yang sedang berlangsung. Pada kegiatan lanjutan, materi kembali ditegaskan bersama Kepala Dusun sekaligus dilakukan penyerahan plang informasi lama waktu penguraian sampah dan tempat sampah terpilah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi dapat menjangkau masyarakat di tiga dusun dan menghasilkan tiga plang informasi serta tiga unit tempat sampah terpilah, masing-masing memiliki bagian untuk sampah organik, nonorganik, dan B3. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk memilah dan membuang sampah sesuai jenisnya serta menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.References
Kurniaty, Y., Nararaya, W. H. B., Turawan, R. N., & Nurmuhamad, F. (2016). Mengefektifkan pemisahan jenis sampah sebagai upaya pengelolaan sampah terpadu di Kota Magelang. Varia Justicia, 12(1), 135–149.
Makomulamin, Wardani, S., Andera, A., Sekar, S., Pranata, H., Sari, R., Kurniasih, Asdianti, R., & Amanda, K. (2024). Pengelolaan sampah rumah tangga, pembuatan ecobrick dan pupuk lindi pada masyarakat Desa Kampung Baru Kec. Gunung Toar Kab. Kuansing. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health Services), 3(3), 31–40. https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol3.Iss3.1583
Marpaung, N. L., Nurhalim, N., Sukma, D. Y., Hutabarat, S., & Ervianto, E. (2024). Pembuatan tong sampah dalam meningkatkan kualitas hidup di Desa Karya Indah Kabupaten Kampar. Unri Conference Series: Community Engagement, 6, 17–23. https://doi.org/10.31258/unricsce.6.17-23
Pasaribu, D., Saragih, R., & Retno, R. (2023). Sosialisasi bahaya dampak sampah plastik bagi lingkungan Desa Laksa Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi. Abdi Jurnal Publikasi, 1(6), 489–494.
Pravasanti, Y. A., & Ningsih, S. (2020). Bank sampah untuk peningkatan pendapatan ibu rumah tangga. Jurnal BUDIMAS, 2(1), 31–?.
Saila, N., Hasanah, U., & Misdiyanto, M. (2024). Sosialisasi pentingnya pengurangan sampah plastik dan bahaya plastik. SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal, 2(1), 46–49.
Yuniarti, E., Febrian, F. A., Adilani, A., Putri, F. O., Yoantrista, N., Shalihan, A. P., & Suryani, E. (2025). Sosialisasi bahaya sampah plastik dan penerapan prinsip 3R kepada anak-anak peserta pesantren Ramadhan di Kota Padang. Jurnal PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(3), 827–?.
Safriani, M., Febrianti, D., Farizal, T., Rafshanjani, M. A., Salena, I. Y., Yusra, A., & Zakia, Z. (2022). Sosialisasi pengurangan sampah plastik dan dampak sampah plastik pada siswa SMA 2 Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 6(2), 449–454.
Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional. (2024). Data pengelolaan sampah dan timbulan sampah nasional. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

