Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 5 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

STANDAR ALAT UKUR EVALUASI KELAYAKAN JALUR EVAKUASI (STUDI KASUS: GEDUNG UNP HOTEL DAN CONVENTION CENTER)

Submitted
October 24, 2026
Published
2026-10-24

Abstract

Keselamatan bangunan merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan pada bangunan bertingkat, terutama bangunan yang memiliki banyak pengguna seperti hotel dan pusat konvensi. Salah satu bagian penting dalam sistem keselamatan bangunan adalah jalur evakuasi vertikal berupa tangga darurat yang digunakan sebagai sarana perpindahan penghuni menuju tempat yang lebih aman pada kondisi darurat. Artikel ini bertujuan menyusun standar alat ukur untuk evaluasi kelayakan jalur evakuasi pada Gedung UNP Hotel dan Convention Center berdasarkan persyaratan teknis keselamatan bangunan. Penyusunan dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui identifikasi masalah, studi literatur, penentuan lokasi dan objek penelitian, serta penyusunan instrumen penelitian. Instrumen yang disusun terdiri atas lembar observasi, lembar pengukuran, checklist penilaian, dan dokumentasi. Indikator instrumen meliputi kondisi tangga darurat, dimensi tangga, bordes, handrail, pintu darurat, kondisi jalur bebas hambatan, rambu evakuasi, dan pencahayaan darurat. Penyusunan instrumen mengacu pada SNI 03-1746-2000, SNI 03-6574-2001, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 26/PRT/M/2008, serta NFPA 101.

References

  1. [1] Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). Buku data bencana Indonesia. https://bnpb.go.id/uploads/24/buku-data-bencana-indonesia.pdf
  2. [2] Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. https://fe.unj.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/John_W_Creswell_Research_Design_Qualitative_Quantitative_and_Mixed_Methods_Approaches.pdf
  3. [3] Djamaluddin, R., Zakia, Z., Firzan, F., & Fajri, A. (2021). Evaluasi standar jalur evakuasi kebakaran pada bangunan gedung bertingkat (Studi kasus Gedung BAPPEDA Kabupaten Nagan Raya). Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 11(2), 473–486. https://doi.org/10.29103/tj.v11i2.551
  4. [4] Earthquake Engineering Research Institute. (2009). The Mw 7.6 Western Sumatra Earthquake of September 30, 2009. https://www.eeri.org/lfe/pdf/indonesia_padang_Briefing.pdf
  5. [5] Hurley, M. J., et al. (2016). SFPE handbook of fire protection engineering. Springer. https://link.springer.com/content/pdf/10.1007/978-1-4939-2565-0.pdf
  6. [6] International Labour Organization. (1981). Occupational Safety and Health Convention (No. 155).
  7. [7] International Organization for Standardization. (2018). ISO 31000:2018 Risk management — Guidelines. https://www.iso.org/standard/65694.html
  8. [8] International Organization for Standardization. (2019). Graphical symbols — Safety colours and safety signs — Registered safety signs (ISO 7010:2019). https://www.iso.org/standard/72424.html
  9. [9] Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2008). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26/PRT/M/2008 tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan.
  10. [10] National Fire Protection Association. (2021). NFPA 101: Life Safety Code.
  11. [11] Ramli, S. (2010). Pedoman praktis manajemen risiko dalam perspektif K3. Dian Rakyat. https://books.google.com/books?id=PedomanRamliK3
  12. [12] SNI 03-1746-2000. (2000). Tata cara perencanaan dan pemasangan sarana jalan keluar untuk penyelamatan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan gedung.
  13. [13] SNI 03-6574-2001. (2001). Tata cara perencanaan pencahayaan darurat, tanda arah dan sistem peringatan bahaya pada bangunan gedung.
  14. [14] Yuliana, L., Mappangile, A. S., & Amiricano, B. (2021). Analisis kesesuaian tangga darurat pada Gedung A di Universitas Balikpapan. Identifikasi, 7(2), 474–483. https://doi.org/10.36277/identifikasi.v7i2.152
  15. [15] Zulfardi, K. L., & Roy, A. F. V. (2023). Penilaian sistem proteksi dan kesesuaian jalur evakuasi kebakaran pada Gedung PPAG 2 Universitas Katolik Parahyangan. Journal of Sustainable Construction, 2(2), 23–37. https://doi.org/10.26593/josc.v2i2.6556

Similar Articles

31-40 of 495

You may also start an advanced similarity search for this article.