Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 3 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

APLIKASI EKSTRAK DAUN KEJIBELING (Strobilanthes crispa (L.) Blume) DALAM EDIBLE COATING BERBASIS PATI SUKUN (Artocarpus altilis) TERHADAP DAYA SIMPAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.)

DOI:
https://doi.org/10.2238/tmt50779
Submitted
August 10, 2026
Published
2026-08-10

Abstract

Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan komoditas hortikultura yang mudah mengalami kerusakan pascapanen sehingga memerlukan penanganan tepat untuk mempertahankan mutunya selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun kejibeling (Strobilanthes crispa) dalam edible coating berbasis pati sukun (Artocarpus altilis) terhadap mutu dan daya simpan cabai merah, serta menentukan konsentrasi yang paling efektif. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap faktorial dengan lima taraf konsentrasi ekstrak (kontrol, 0%, 1%, 3%, dan 5%) yang diamati pada hari ke-3, ke-7, dan ke-10 penyimpanan, masing-masing diulang lima kali. Parameter yang diukur meliputi susut bobot, pH, total padatan terlarut, kadar vitamin C, dan sifat organoleptik (warna, kekisutan, tekstur, aroma). Data dianalisis menggunakan Anova dua arah dilanjutkan uji Tukey HSD (α = 0,05), sedangkan data organoleptik dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan bahwa edible coating pati sukun dengan penambahan ekstrak daun kejibeling berpengaruh nyata terhadap mutu dan daya simpan cabai merah dibandingkan kontrol. Konsentrasi 5% paling efektif menekan susut bobot (33,13%) dan mempertahankan kadar vitamin C (3,27 mg/g) pada hari ke-10, konsentrasi 3% memberikan hasil terbaik pada kekisutan, tekstur, dan aroma, sedangkan konsentrasi 1% terbaik pada warna dan total padatan terlarut.

References

  1. Ahmad, N. I., Bunga, Y. N., dan Bare, Y. 2021. Etnobotani tanaman cabai merah keriting (Capsicum annuum L.) di Desa Waiwuring, Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur. Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 2(2), 8–17.
  2. Amalia, U. N., dan Maharani, S. 2020. Aplikasi edible coating pati umbi porang dengan penambahan ekstrak lengkuas pada buah pisang. Edufortech. 5(1): 36-43.
  3. Anjayani, D., dan Ambarwati, E. 2021. Mutu dan daya simpan buah cabai merah (Capsicum annuum L.) sebagai tanggapan terhadap berbagai jenis pupuk hayati. Vegetalika. 10(3): 159.
  4. Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. 2024. Produksi tanaman cabai besar pada tahun 2023 di Provinsi Lampung sebanyak 71.392 kuintal. https://lampung.bps.go.id.
  5. Cresna, C., Napitupulu, M., dan Ratman, R. 2014. Analisis vitamin C pada buah pepaya, sirsak, srikaya dan langsat yang tumbuh di Kabupaten Donggala. Jurnal Akademika Kimia. 3(3): 121-128
  6. Das, D. K., Dutta, H., dan Mahanta, C. L. 2013. Development of a rice starch-based coating with antioxidant and microbe-barrier properties and study of its effect on tomatoes stored at room temperature. LWT-Food Science and Technology, 50(1), 272-278.
  7. Dewi, Y. D. H., dan Mulangsri, D. A. K. 2023. Perbedaan kadar flavonoid total ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) dengan metode refluks dari beberapa jenis pelarut dan aktivitas antibakteri. Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik, 18(2).
  8. Fardiyah, Q., Suprapto, Kurniawan, F., Ersam, T., Slamet, A., dan Suyanta. 2020. Preliminary phytochemical screening and fluorescence characterization of several medicinal plants extract from East Java Indonesia. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. 833(1).
  9. Hayati, R., Hasanuddin, H., dan Nasution, U. K. 2023. Aplikasi edible coating gel lidah buaya (Aloe vera L.) dengan gliserol dan tingkat kematangan terhadap kualitas cabai (Capsicum annuum L.) pascapanen. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 11(3), 275-285.
  10. Ifmalinda, I., Chatib, O. C., dan Soparani, D. M. 2019. Aplikasi edible coating pati singkong pada buah pepaya (Carica papaya L.) terolah minimal selama penyimpanan. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas. 23(1): 19-29.
  11. Junardin, N. F., Nuryanti, S., dan Asmallani, I. 2024. Antibacterial activity of keji beling (Strobilanthes crispa) ethanol extract using TLC–bioautography. Journal Microbiology Science, 4(1), 120–127.
  12. Kurniasari, F., Sutan, S. M., dan Prasetyo, J. 2022. Aplikasi edible coating kitosan pada cabai merah selama penyimpanan terhadap mutu dan tingkat kematangannya. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 10(2), 108-115.
  13. Marlina, L., Purwanto, Y. A., dan Ahmad, U. 2014. Aplikasi pelapisan kitosan dan lilin lebah untuk meningkatkan umur simpan salak pondoh. Jurnal Keteknikan Pertanian, 2(1), 65-72.
  14. Miskiyah, M., Widaningrum, W., dan Winarti, C. 2011. Aplikasi edible coating berbasis pati sagu dengan penambahan vitamin C pada paprika: preferensi konsumen dan mutu mikrobiologi. Jurnal Hortikultura, 21(1), 68-76.
  15. Mudaffar, R. A., dan Haruna, N. 2024. Pengaruh suhu penyimpanan dan jenis kemasan terhadap mutu buah tomat ( Lycopersicum esculentum Mill). Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 12(2), 250-261.
  16. Nofiandi, D., Ningsih, W., dan Putri, A. S. L. 2016. Pembuatan dan karakterisasi edible film dari poliblend pati sukun-polivinil alkohol dengan propilenglikol sebagai plasticizer. Jurnal Katalisator, 1(2), 2-12.
  17. Nurmala, N. A., Susatyo, E. B., dan Mahatmanti, F. W. 2018. Sintesis kitosan dari cangkang rajungan terkomposit lilin lebah dan aplikasinya sebagai edible coating pada buah stroberi. Indonesian Journal of Chemical Science. 7(3): 3-7.
  18. Parfiyanti, E. A., Budihastuti, R., dan Hastuti, E. D. 2016. Pengaruh suhu pengeringan yang berbeda terhadap kualitas cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Biologi, 5(1), 82-92.
  19. Pundari, I. G. A. P., Utama, I. M. S., dan Yulianti, N. L. 2018. Pengaruh perlakuan uap etanol terhadap mutu dan masa simpan buah manggis (Garcinia mangostana L.). Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 7(1), 1-9.
  20. Pramesti, D. A. D., Harlita, T. D., dan Aina, G. Q. 2024. Efektivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan keji beling (Strobilanthes crispus Blume) terhadap Escherichia coli pada ulkus diabetikum. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 8(1), 67–75.

Similar Articles

1-10 of 88

You may also start an advanced similarity search for this article.