Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 11 No. 2 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

EKSPLORASI STRATEGI MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI DALAM MENGEMBANGKAN DAN MENGOPTIMALKAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK TERINTEGRASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI PENGELOLAAN DATA, KUALITAS PELAYANAN, DAN KEPUASAN SIVITAS AKADEMIKA

DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.21398516
Submitted
July 16, 2026
Published
2026-07-16

Abstract

Transformasi digital pada sektor pendidikan tinggi telah mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan tata kelola akademik yang lebih efektif, efisien, dan berbasis teknologi informasi guna mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara berkelanjutan (Bond et al., 2024). Salah satu bentuk implementasi transformasi digital tersebut adalah pengembangan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) terintegrasi yang mampu menghubungkan berbagai proses akademik, administrasi, dan manajerial dalam satu platform yang saling terintegrasi (Alenezi, 2021). Keberadaan Sistem Informasi Akademik terintegrasi berperan penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data akademik, mempercepat proses pelayanan kepada mahasiswa dan dosen, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data oleh pimpinan perguruan tinggi (UNESCO, 2023). Meskipun demikian, masih banyak perguruan tinggi yang menghadapi berbagai kendala dalam implementasi sistem informasi, seperti rendahnya integrasi antarunit kerja, kualitas data yang belum konsisten, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta kesiapan sumber daya manusia yang belum optimal dalam memanfaatkan teknologi digital (OECD, 2022). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Sistem Informasi Akademik tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh strategi manajemen yang diterapkan oleh perguruan tinggi (Ifinedo, 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen perguruan tinggi dalam mengembangkan dan mengoptimalkan Sistem Informasi Akademik terintegrasi sebagai upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan data, kualitas pelayanan akademik, dan kepuasan sivitas akademika (Altbach & de Wit, 2021). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman secara mendalam mengenai proses perencanaan, implementasi, evaluasi, serta pengembangan Sistem Informasi Akademik di lingkungan perguruan tinggi (Creswell & Poth, 2023). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur terhadap berbagai kebijakan serta dokumen pendukung implementasi sistem informasi akademik (Yin, 2023). Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga menghasilkan temuan yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah (Miles, Huberman, & Saldaña, 2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen yang efektif dalam pengembangan Sistem Informasi Akademik meliputi penyusunan perencanaan strategis teknologi informasi yang selaras dengan visi perguruan tinggi, penerapan tata kelola teknologi informasi yang baik, penguatan integrasi basis data akademik, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyediaan infrastruktur digital yang memadai, serta pelaksanaan evaluasi sistem secara berkelanjutan (ISACA, 2023). Implementasi strategi tersebut mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data akademik melalui pengurangan duplikasi data, percepatan proses administrasi, peningkatan akurasi informasi, serta kemudahan akses data bagi seluruh unit kerja (Laudon & Laudon, 2022). Selain itu, Sistem Informasi Akademik terintegrasi terbukti meningkatkan kualitas pelayanan akademik karena proses registrasi, pengisian kartu rencana studi, penilaian hasil belajar, penyusunan jadwal perkuliahan, hingga pelaporan akademik dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan akurat (Kemendikbudristek, 2023). Optimalisasi sistem informasi juga berdampak positif terhadap peningkatan kepuasan sivitas akademika karena mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan memperoleh layanan yang lebih responsif, mudah diakses, serta didukung oleh informasi yang akurat dan terkini (Alenezi, 2021). Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan Sistem Informasi Akademik harus dipandang sebagai bagian dari strategi manajemen perguruan tinggi dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan berbasis transformasi digital (Bond et al., 2024).

References

  1. Altbach, P. G., & de Wit, H. (2021). Responding to COVID-19: Internationalization in higher education and global mobility. International Higher Education, 102, 7–9.
  2. Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2023). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (5th ed.). Sage Publications.
  3. DeLone, W. H., & McLean, E. R. (2022). Information systems success measurement: Foundations and future directions. Journal of the Association for Information Systems, 23(4), 815–842.
  4. Education and Culture Executive Agency. (2022). Digital Education Action Plan 2021–2027: Fostering High-Quality Digital Education. European Commission.
  5. Ifinedo, P. (2021). Examining students' continuous usage intention of learning management systems. Education and Information Technologies, 26(2), 1747–1767.
  6. ISACA. (2023). COBIT 2019 Framework: Governance and Management Objectives. ISACA.
  7. Kemendikbudristek. (2023). Panduan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
  8. Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2022). Management Information Systems: Managing the Digital Firm (17th ed.). Pearson.
  9. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
  10. OECD. (2022). Education at a Glance 2022: OECD Indicators. OECD Publishing.
  11. UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in Education – A Tool on Whose Terms? UNESCO Publishing.
  12. Yin, R. K. (2023). Case Study Research and Applications: Design and Methods (7th ed.). Sage Publications.
  13. Alenezi, M. (2021). Deep dive into digital transformation in higher education institutions. Education Sciences, 11(12), 770.
  14. Vial, G. (2021). Understanding digital transformation: A review and a research agenda. The Journal of Strategic Information Systems, 30(2), 101623.
  15. Dwivedi, Y. K., Hughes, L., Rana, N. P., et al. (2021). Artificial Intelligence (AI): Multidisciplinary perspectives on emerging challenges and opportunities. International Journal of Information Management, 57, 101994.
  16. Al-Emran, M., Mezhuyev, V., & Kamaludin, A. (2021). Technology Acceptance Model in higher education: A systematic review. Education and Information Technologies, 26(5), 5315–5354.
  17. European Commission. (2021). Digital Education Action Plan (2021–2027). Publications Office of the European Union.
  18. UNESCO Institute for Statistics. (2022). Data for the Sustainable Development Goals: Education. UNESCO Institute for Statistics.
  19. Boonstra, A. (2021). Information Technology Strategies for Higher Education. Springer.
  20. Zawacki-Richter, O., & Qayyum, A. (2021). Open and Distance Education in Asia, Africa and the Middle East. Springer.

Similar Articles

11-20 of 471

You may also start an advanced similarity search for this article.