Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pelayanan akademik melalui penerapan sistem informasi yang terintegrasi. Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) merupakan salah satu bentuk inovasi digital yang digunakan untuk mendukung pengelolaan data dan layanan akademik secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Melalui pemanfaatan SIAKAD, berbagai proses akademik, seperti pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), pengelolaan jadwal perkuliahan, penginputan nilai, pengajuan cuti akademik, serta akses informasi akademik dapat dilakukan secara daring sehingga memudahkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dalam menjalankan aktivitas akademik. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan berbagai kendala, seperti keterbatasan akses sistem, kurang optimalnya pemanfaatan fitur, rendahnya literasi digital pengguna, serta gangguan teknis yang dapat memengaruhi kualitas pelayanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) pada pelayanan akademik mahasiswa di Fakultas Ilmu dan Teknologi Pertanian. Analisis dilakukan berdasarkan aspek efektivitas, efisiensi, kemudahan penggunaan, kualitas informasi, kualitas layanan, dan tingkat kepuasan pengguna dalam mendukung penyelenggaraan layanan akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, penyebaran kuesioner, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan SIAKAD dalam mendukung pelayanan akademik kepada mahasiswa. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat penerapan SIAKAD serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat efektivitas pelayanan akademik. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pihak fakultas dalam meningkatkan kualitas layanan akademik berbasis sistem informasi secara berkelanjutan.
References
Drucker, Peter F. (2007). Innovation and Entrepreneurship. New York: Harper Business.
Dwiyanto, Agus.(2008). Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Hammer, Michael, dan James Champy.(1993). Reengineering the Corporation: A Manifesto for Business Revolution. New York: Harper Business.
Indrajit, Richardus Eko.(2011). Konsep dan Strategi Electronic Government. Yogyakarta: Andi.
Kotler, Philip, dan Kevin Lane Keller.(2016). Marketing Management. Edisi ke-15. Harlow: Pearson Education.
Laudon, Kenneth C., dan Jane P. Laudon.(2020). Management Information Systems: Managing the Digital Firm. Harlow: Pearson.
Lembaga Administrasi Negara (LAN).(2003). Penyusunan Indikator Good Governance. Jakarta: LAN RI.
OECD.(2001). Public Sector Transparency and Accountability: Making It Happen. Paris: OECD Publishing.
Rogers, Everett M.(2003). Diffusion of Innovations. Edisi ke-5. New York: Free Press.
Siagian, Sondang P.(2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
World Bank.(1992). Governance and Development. Washington, D.C.: The World Bank.