VIKTIMISASI PEREMPUAN KORBAN LOVE SCAMMING DALAM PERSPEKTIF ROUTINE ACTIVITY THEORY DAN VIKTIMOLOGI

Authors
  • Nuri’ah Natis Soleha

    Universitas Singaperbangsa Karawang
    Author
  • Oci Senjaya

    Universitas Singaperbangsa Karawang
    Author
Keywords:
love scamming, viktimisasi perempuan, viktimologi, Routine Activity Theory, manipulasi relasional
Abstract
Perkembangan aplikasi kencan dan media sosial membuka ruang bagi pelaku kejahatan untuk membangun hubungan cinta palsu secara daring, yang dikenal sebagai love scamming. Perempuan sering digambarkan sebagai kelompok yang paling banyak menjadi korban, tetapi penjelasan yang berhenti pada label "perempuan mudah tertipu" tidak memadai dan berisiko menstigmatisasi korban. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses viktimisasi perempuan dalam tindak pidana love scamming melalui perspektif viktimologi serta menjelaskan terjadinya viktimisasi tersebut berdasarkan Routine Activity Theory (RAT). Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan sifat deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viktimisasi berlangsung melalui manipulasi relasional yang bertahap, dimulai dari pembentukan profil palsu, grooming, pengujian kepercayaan dan manipulasi emosi, eksploitasi finansial dan emosional, hingga disengagement. Melalui RAT, viktimisasi dijelaskan sebagai hasil konvergensi tiga unsur, yaitu pelaku yang termotivasi (motivated offender), target yang sesuai (suitable target), dan ketiadaan pengawasan yang memadai (absence of capable guardian). Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa viktimisasi perempuan korban love scamming tidak semata-mata disebabkan kelalaian korban, melainkan terbentuk dari interaksi antara strategi pelaku, karakteristik dan aktivitas target, serta lemahnya pengawasan dalam ruang digital.
References

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Republik Indonesia. (2026). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Amriani, N., & Rinaldi, K. (2024). Analisis viktimologi terhadap kasus love scamming pada perempuan korban aplikasi pencari jodoh online. Sisi Lain Realita: Another Side of Reality Journal Criminology, 9(1), 39-45.

Anugrah, R., & Mutaharina, L. A. (2025). Intersectionality in the maze of oppression: A feminist criminology analysis of systematic vulnerability and exploitation of Indonesian women trafficked to Cambodia. Jurnal Kriminologi Indonesia, 1(1), Article 3.

Coluccia, A., Pozza, A., Ferretti, F., Carabellese, F., Masti, A., & Gualtieri, G. (2020). Online romance scams: Relational dynamics and psychological characteristics of the victims and scammers. A scoping review. Clinical Practice & Epidemiology in Mental Health, 16, 24-35.

Kigerl, A. (2012). Routine activity theory and the determinants of high cybercrime countries. Social Science Computer Review, 30(4), 470-486.

Leukfeldt, E. R., & Yar, M. (2016). Applying routine activity theory to cybercrime: A theoretical and empirical analysis. Deviant Behavior, 37(3), 263-280.

Napitupulu, R. P., & Meliala, A. E. (2025). Menguak kerentanan gender dalam love scam dan strategi perlindungannya. Journal of Citizenship, 1(1), 280.

Segara, I. G. B. C., Chusniyah, T., & Dharmastuti, A. (2025). Analisis dampak psikologis korban love scam. Flourishing Journal, 5(9), 527-535.

Sofiana, N., Purnomo, M., & Rosita, D. (2025). Analisis yuridis tindak pidana love scamming sebagai kejahatan siber. Semarang Law Review, 6(2), 282-298.

Tarisah, S., & Margaret, M. (2024). Analisis viktimologi pada perempuan korban kekerasan dalam pacaran. Jurnal Anomie, 6(2), 98-109.

Cover Image
Downloads
Published
2026-10-01
Section
Articles

How to Cite

VIKTIMISASI PEREMPUAN KORBAN LOVE SCAMMING DALAM PERSPEKTIF ROUTINE ACTIVITY THEORY DAN VIKTIMOLOGI. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(11). https://journal.cib.institute/index.php/causa/article/view/4722

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 41

You may also start an advanced similarity search for this article.