ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PENGGUNAAN TES DNA SEBAGAI ALAT BUKTI HUBUNGAN KEPERDATAAN ANAK LUAR KAWIN PASCA PUTUSAN MK NOMOR 46/PUU-VIII/2010 (Studi Putusan Nomor 109/PDT/2022/PT BTN)
- Authors
-
-
Vania Elvina Br Perangin Angin
Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng TirtayasaAuthor -
Dede Agus
Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng TirtayasaAuthor -
Mujadiddah Aslamiyah
Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng TirtayasaAuthor
-
- Keywords:
- Tes DNA, Anak Luar Kawin, Pembuktian, Hubungan Keperdataan
- Abstract
- Hubungan hukum antara anak yang lahir di luar perkawinan dengan ayah biologisnya masih mengalami kendala dalam hal pembuktian. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 menetapkan bahwa hubungan darah dapat diverifikasi melalui ilmu pengetahuan dan teknologi serta/atau bukti lain sesuai hukum. Masalah tersebut muncul dalam Putusan Pengadilan Tinggi Banten Nomor 109/PDT/2022/PT BTN, di mana pemeriksaan tes DNA tidak dilakukan karena Tergugat menolak untuk menjalani pemeriksaan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pandangan hakim mengenai penggunaan tes DNA serta posisi dan kekuatan buktinya dalam menentukan hubungan hukum anak di luar nikah. Penelitian ini memanfaatkan teori pembuktian, teori penemuan hukum, teori keadilan bermartabat, serta konsep kepentingan terbaik bagi anak. Metode yang diterapkan adalah penelitian hukum normatif dengan perspektif perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hakim tidak menjadikan tes DNA sebagai satu-satunya bukti, melainkan juga mempertimbangkan kesaksian, foto bersama, fakta kelahiran anak, dan penolakan Tergugat secara keseluruhan. Tes DNA berfungsi sebagai alat bukti ilmiah yang memiliki kekuatan signifikan dalam membuktikan hubungan biologis, namun bukan satu-satunya dasar penentuan hubungan hukum. Pertimbangan hakim sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 dan memikirkan kepentingan terbaik untuk anak. Pendekatan ini menunjukkan bahwa hakim dapat memanfaatkan semua alat bukti yang ada secara menyeluruh untuk mencapai keyakinan mengenai ikatan biologis dan memberikan perlindungan hukum terhadap hak perdata anak.
- References
-
Ali, Zainuddin. Sosiologi Hukum. Jakarta: Sinar Grafika, 2022.
Harahap, M. Yahya. Hukum Acara Perdata: Tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan. Cetakan ke-18. Jakarta: Sinar Grafika, 2022.
Sudarsono. Hukum Kekeluargaan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta, 2022.
Waluyo, Bambang. Hukum Pembuktian Modern dan Sarana Ilmiah di Pengadilan. Cetakan ke-1. Jakarta: Sinar Grafika, 2024.
Afda’u, Faisal, et al. 'Perlindungan Hak dan Status Anak Luar Nikah Perspektif Hukum Perdata dan Islam di Indonesia.' Jurnal Penelitian Ilmu Hukum 5, no. 1 (2025): 155–162. https://doi.org/10.56393/nomos.v5i1.309.
Djaja, B., dan J. Yohanes. 'Juridical Analysis of the Application of the Constitutional Court Verdict No. 46/PUU-VII/2010 regarding the Civil Relations of Natural Children with Their Biological Fathers in Notary Deeds.' International Journal of Application on Social Science and Humanities 1, no. 1 (2023). https://doi.org/10.24912/ijassh.v1i1.25729.
Faiz, Ahmad. 'Kekuatan Hukum Scientific Evidence Melalui Pemeriksaan DNA dalam Perkara Perdata.' Jurnal Hukum dan Pembuktian Ilmiah 12, no. 1 (2024): 78.
Gita, Alysia, et al. 'Fulfillment of the Principle of Justice in Making Birth Certificates for Children Born Outside of Legal Marriage between Both Parents.' International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding 8, no. 7 (2021).
Hilmiati, A., dan K. Yusrina. 'Dampak Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010 terhadap Hukum Perkawinan di Indonesia.' Mawaddah 1, no. 1 (2024): 39–47. https://doi.org/10.52496/mjhki.v1i1.3.
Lubis, Fauziah, et al. 'Analisis Asas Audi et Alteram Partem dalam Praktik Peradilan Perdata di Indonesia.' Bureaucracy Journal: Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance 4, no. 2 (2025): 1157. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i2.5428.
Nurfieni, Amrin. 'Penetapan Asal Usul Anak Tanpa Melalui Tes DNA Beserta Akibat Hukumnya.' Ahkam: Jurnal Hukum Islam 10, no. 1 (2022): 131–150.
Nurhayati, Yati, Ifrani Ifrani, dan M. Yasir Said. 'Metodologi Normatif dan Empiris dalam Perspektif Ilmu Hukum.' Jurnal Penegakan Hukum Indonesia 2, no. 1 (2021): 5.
Saputra, A. 'Status Hukum Anak Diluar Nikah dalam Perspektif Fikih Islam dan Hukum Positif Indonesia.' Vifada Assumption Journal of Law 2, no. 1 (2024): 44–53.
Wisanjaya, I Gede Pasek Eka. 'Perlindungan Hak Privasi sebagai Bagian dari Hak Asasi Manusia dalam Sistem Hukum Nasional Indonesia.' Jurnal Magister Hukum Udayana 12, no. 4 (2023): 651. https://doi.org/10.24843/JMHU.2023.v12.i04.p08.
Yusuf, Munawir, dan Winner A. Siregar. 'Perkembangan Teori Penegakan Hukum dalam Perwujudan Fungsi Norma di Masyarakat.' Sultra Research of Law 5, no. 2 (2023): 58–65.
Herzien Inlandsch Reglement (HIR).
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Nomor 46/PUU-VIII/2010. 17 Februari 2012.
Pengadilan Negeri Tangerang. Putusan Nomor 746/Pdt.G/2021/PN Tng. 3 Februari 2022.
Pengadilan Tinggi Banten. Putusan Nomor 109/PDT/2022/PT BTN. 20 Mei 2022.
- Downloads
- Published
- 2026-10-11
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Raisa Alifia Nur Azizah, Dede Agus, Efriyanto, TINJAUAN YURIDIS PENOLAKAN EKSEPSI PLURIUM LITIS CONSORTIUM (STUDI PUTUSAN NOMOR 12/PDT.G/2024/PN BNR) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Stevani Valencia, Anne Gunawati, Dede Agus, ITIKAD BAIK DALAM PEMBERIAN INFORMASI OLEH PELAKU USAHA PENITIPAN HEWAN PELIHARAAN TERHADAP KONSUMEN DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (STUDI DI TEMPAT PENITIPAN HEWAN MENGHOUSE KECAMATAN WARINGINKURUNG) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Kayladiva Hasan, Dede Agus, Mujadiddah Aslamiyah, Perlindungan Hukum terhadap Hak Keperdataan Anak dalam Pengangkatan Anak secara Privat Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak (Studi Putusan Nomor 31/Pdt.G/2022/PN.Njk) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Resta Jaelani, Dede Agus, Rully Syahrul Mucharom, KETIDAKSESUAIAN INFORMASI LABEL PRODUK CAIRAN ROKOK ELEKTRIK DI KECAMATAN CURUG, KABUPATEN TANGERANG DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Prasetyo Mamonto, KEDUDUKAN HUKUM ANAK ANGKAT TERHADAP HAK WARIS DALAM HUKUM INDONESIA: STUDI LITERATUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhamad Deni Saputra, PENERAPAN HUKUM PROGRESIF TERHADAP RATIO DECIDENDI HAKIM PADA PENETAPAN JOINT CUSTODY DALAM PERKARA HAK ASUH ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muthia Rahma Khairany, PRINSIP THE BEST INTEREST OF THE CHILD DALAM PENENTUAN HAK ASUH ANAK AKIBAT KELALAIAN NAFKAH DAN REMARRIAGE ORANG TUA (STUDI PUTUSAN PA PROBOLINGGO NOMOR 139/PDT.G/2025/PA.PROB) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Arief Gunawan, Sifa Mulya Nurani, LEGITIMASI ANAK DI BAWAH UMUR SEBAGAI PENGGUGAT INTERVENSI DALAM SENGKETA WARIS MENURUT HUKUM POSITIF INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ramanda Faik Hilmi Najib, REKONSTRUKSI BEBAN PEMBUKTIAN DALAM NON -CONVICTION BASED ASSET FORFEITURE DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nur Aulia, Intan Suriani Serang, Irsyad Dahri, Perkembangan Technological Diplomacy di Era Digital: Teknologi sebagai Instrumen Baru dalam Hubungan Internasional , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Selfi Sahara, Ahmad Irzal Fardiansyah, Rini Fathonah, Maya Shafira, Dona Raisa Monica, ANALISIS PERLINDUNGAN HUKUM DAN EFEKTIVITAS PENEGAKAN PIDANA ATAS KEKERASAN SEKSUAL ANAK OLEH ORANG TERDEKAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Siska Tahir, ANALISIS TEORI FAKTOR GANDA DALAM PERSPEKTIF KRIMINOLOGI TERHADAP KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ismi Nur Azizah, Juwita Putry Anwar, Irsyad Dhahri, DIPLOMATIC RELIGION DALAM DINAMIKA DIPLOMASI MODERN: PERKEMBANGAN PERAN AGAMA SEBAGAI INSTRUMEN DIALOG, KERJA SAMA, DAN PERDAMAIAN DALAM HUBUNGAN INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Indra Kurniawan, TANGGUNG JAWAB HUKUM KORPORASI TERHADAP KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN: STUDI LITERATUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.