TRADISI UANG JUJOKH DALAM PERSPEKTIF MAQASHID AL -SYARI’AH DAN HUKUM POSITIF Studi Kasus di Desa Way Urang Kecamatan Padang Cermin Lampung Selatan
- Authors
-
-
Nur Vadila
Universitas DarunnajahAuthor -
M. Ali Marzuqi
Universitas DarunnajahAuthor
-
- Keywords:
- Uang Jujokh, Maqashid Al-Syari’ah, Hukum Adat, Perkawinan, Hukum Positif
- Abstract
- Tradisi uang jujokh merupakan salah satu bentuk kearifan lokal dalam perkawinan adat masyarakat Lampung yang hingga kini masih dipraktikkan di Desa Way Urang, Kecamatan Padang Cermin, Lampung Selatan. Uang jujokh adalah sejumlah uang yang diberikan oleh calon mempelai laki-laki kepada keluarga calon mempelai perempuan sebagai salah satu ketentuan dalam pelaksanaan perkawinan adat. Besaran uang jujokh ditentukan melalui musyawarah antara kedua belah pihak dengan mempertimbangkan faktor status sosial, tingkat pendidikan, garis keturunan, dan kemampuan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tradisi uang jujokh di Desa Way Urang, menelaah kesesuaiannya dengan prinsip Maqashid Al-Syari’ah, serta mengkaji kedudukannya dalam hukum positif Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi uang jujokh masih dipertahankan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Lampung dan dilaksanakan berdasarkan kesepakatan para pihak. Ditinjau dari perspektif Maqashid Al-Syari’ah, tradisi ini termasuk dalam kategori ‘urf shahih karena mengandung nilai kemaslahatan, menjaga kehormatan keluarga, memelihara keturunan, dan tidak bertentangan dengan prinsip syariat selama tidak menimbulkan beban yang berlebihan bagi calon mempelai laki-laki. Dalam perspektif hukum positif, uang jujokh merupakan kewajiban adat dan bukan syarat sah perkawinan, sehingga pelaksanaannya dapat diterima sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip keadilan.
- References
-
Al-Ghazali, Abu Hamid. Al-Mustasfa Fi ‘Ilmi Al-Ushul. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, 1983.
Antoni, Ferry. “Uang Jujokh dalam Adat Lampung Pesisir dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah.” UNES Law Review, Vol. 6, No. 1, 2023.
Bakri, Asafri Jaya. Konsep Maqashid Al-Syari’ah Menurut Al-Syatibi. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1996.
Hadikusuma, Hilman. Hukum Perkawinan Adat. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2007.
Makki, Hud Leo Perkasa. “Analisis Hukum Islam Terhadap Uang Jujokh (Jujokh) dalam Perkawinan Adat Lampung Pesisir.” Jurnal Hukum dan Ekonomi Syari’ah, Vol. 5, No. 1, 2021.
Soekanto, Soerjono. Hukum Adat Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.
Syatibi, Abu Ishaq Asy-. Al-Muwaafaqat fi Ushul Al-Syari’ah. Beirut: Dar Al-Ma’rifah, 1975.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Republik Indonesia. Kompilasi Hukum Islam.
- Downloads
- Published
- 2026-09-01
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- I Dewa Gede Aditya, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MASYARAKAT DARI PRAKTIK PENAGIHAN PINJAMAN ONLINE YANG MELANGGAR HAK PRIVASI: STUDI LITERATUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dwi Agung Wibawanto, KEDUDUKAN HUKUM PIDANA PELAKU TINDAK PIDANA PENJARAHAN DALAM SITUASI KERUSUHAN MASSA MENURUT KETENTUAN KITAB UNDANG- UNDANG HUKUM PIDANA (KUHP) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anggit Daka Satryadewa, Hwian Christianto, URGENSI LEGALISASI PERJANJIAN KERJA PEKERJA MIGRAN INDONESIA OLEH NOTARIS SEBAGAI INSTRUMEN PERLINDUNGAN HUKUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Finda Aulia Safitri, Lutfian Ubaidillah, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENCEMARAN WILAYAH PESISIR DI KABUPATEN SITUBONDO , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Phandu Ahmad Syariffudin, ANALISIS YURIDIS REKAYASA LAPORAN KEUANGAN PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD TBK SEBAGAI DUGAAN PENIPUAN PASAR MODAL BERDASARKAN PASAL 90 UNDANG -UNDANG PASAR MODAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mukhammad Ilham Arifin, Andreas Yoga Pratama, Wildan Pratama, Muhammad Mashuri, PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENANGANAN PERDA DAN PERKADA TERKAIT REKLAME DI KOTA PASURUAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adinda Nursyabilla, Rahmatullah Ayu Hasmiati, Rio Arif Pratama, ALOKASI RISIKO TERHADAP PERJANJIAN PENGANGKUTAN ANTARA PENUMPANG DAN PENYEDIA JASA TRAVEL DI ISLAMIC CENTER KOTA SAMARINDA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nasywa Dinda Aqilah, Baso Muhammad Rifqi, Irsyad Dhahri Samad, DIPLOMASI TEKNOLOGI INDONESIA DALAM TATA KELOLA KECERDASAN ARTIFISIAL GLOBAL: ANALISIS YURIDIS ATAS WAICO DAN PERJANJIAN DAGANG DENGAN AMERIKA SERIKAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- I Dewa Gede Aditya, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MASYARAKAT DARI PRAKTIK PENAGIHAN PINJAMAN ONLINE YANG MELANGGAR HAK PRIVASI: STUDI LITERATUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hanifah Mutiara Putri Alfarizi, A. Rachmat Wirawan, S.H., M.H., EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENYIMPANGAN DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI DALAM PERSPEKTIF PERLINDUNGAN PETANI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.