NAFKAH WANITA KARIR DALAM PERSPEKTIF FIKIH KLASIK DAN PEMIKIRAN AMINA WADUD: STUDI KOMPARATIF HUKUM KELUARGA ISLAM
- Authors
-
-
Rhisma Putri Rahmadanti
Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Uluwiyah MojokertoAuthor -
Muhammad Ahmad Fulka Sa’dibih
Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Uluwiyah MojokertoAuthor -
Lauhul Mahfudz
Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Uluwiyah MojokertoAuthor
-
- Keywords:
- Nafkah, Wanita Karir, Fikih Klasik, Amina Wadud, Hukum Keluarga Islam
- Abstract
- Perubahan sosial dan meningkatnya partisipasi perempuan dalam sektor publik telah memengaruhi dinamika hubungan suami istri, khususnya mengenai pelaksanaan kewajiban nafkah dalam keluarga Muslim. Kondisi tersebut melahirkan berbagai perdebatan mengenai apakah kewajiban nafkah tetap menjadi tanggung jawab suami ketika istri memiliki penghasilan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan ulama fikih klasik mengenai nafkah wanita karir, mengkaji pemikiran Amina Wadud tentang pembagian tanggung jawab ekonomi keluarga, serta membandingkan kedua perspektif tersebut dalam konteks hukum keluarga Islam kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode normatif-komparatif. Data primer diperoleh dari kitab-kitab fikih empat mazhab, yaitu Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali, serta karya Amina Wadud Qur'an and Woman: Rereading the Sacred Text from a Woman's Perspective. Analisis dilakukan melalui teknik deskriptif-analitis dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama fikih klasik secara umum bersepakat bahwa kewajiban nafkah merupakan tanggung jawab suami sebagai konsekuensi akad nikah yang sah dan tidak gugur hanya karena istri bekerja atau memiliki penghasilan sendiri selama tidak terjadi nusyuz. Sebaliknya, Amina Wadud memandan g pembagian tanggung jawab ekonomi sebagai bentuk kemitraan yang didasarkan pada prinsip keadilan, kesetaraan, dan kesepakatan antara suami dan istri. Persamaan kedua pandangan terletak pada pengakuan terhadap pentingnya tanggung jawab keluarga dan memperbolehkan perempuan bekerja. Perbedaannya terletak pada dasar penetapan kewajiban nafkah, konsep qiwāmah, serta pembagian peran ekonomi dalam keluarga. Penelitian ini menunjukkan bahwa dialog antara fikih klasik dan pemikiran kontemporer dapat memperkaya pengembangan hukum keluarga Islam yang tetap berlandaskan prinsip keadilan dan kemaslahatan.
- References
-
Al-Marghinani. (n.d.). Al-Hidayah fi syarh Bidayat al-Mubtadi (Bab 2, hlm. 286). Dar al-Fikr.
Al-Nawawi. (n.d.). Raudat al-Talibin (Jilid 9, hlm. 61). Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Arjani, N. H. Z., Pinky, D. H., Nurjayanti, A. P., Hafshoh, H., & Wismanto, W. (2025). Pernikahan dalam Islam membina keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(1), 140–150.
Aswat, H., & Rahman, A. (2021). Kewajiban suami memberi nafkah dalam Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Al-Iqtishod, 5(1), 16–27.
Dziya'Udin, A. (2016). Kritik terhadap konsep keadilan jender dalam penafsiran Amina Wadud (Skripsi, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).
Ibn Qudamah. (n.d.). Al-Mughni li Ibn Qudamah (Bab 11, hlm. 348). Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Ibn Rushd. (n.d.). Bidayat al-Mujtahid wa Nihayat al-Muqtashid (Jilid 3, hlm. 77). Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Soamole, A. (2024). Relasi laki-laki dan perempuan (Perspektif tafsir feminis Amina Wadud dan Tafsir Al-Mishbah dalam QS An-Nisa' [4]: 34). Fala Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 1(2).
Tim Al-Qosbah. (2020). Al-Qur'an Al-Qosbah. Al-Qosbah.
Yasin, S. A. (2025). Kesetaraan gender tentang kepemimpinan perempuan: Analisis QS An-Nisa': 34 perspektif Amina Wadud dan Nasaruddin Umar (Disertasi Doktor, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang).
- Downloads
- Published
- 2026-08-11
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Dave Junio Revaldo, Keiza Jade Mahardika Adji Putra, Natasha Olivia, ANALISIS YURIDIS PRAPERADILAN SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN HAK TERSANGKA DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Arief Gunawan, Sifa Mulya Nurani, LEGITIMASI ANAK DI BAWAH UMUR SEBAGAI PENGGUGAT INTERVENSI DALAM SENGKETA WARIS MENURUT HUKUM POSITIF INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Laura Adry Utami, Dede Admaudin, PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA JUDI ONLINE DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Lisa Yanti Ismail, Nur Zakiyah, Iryad Dahri, DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA MELALUI KEBUDAYAAN SEBAGAI INSTRUMEN SOFT POWER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Amrisna Diah Pramesti, Candra Irawan, Hafidza Zia, Kesadaran Hukum Pelaku Usaha untuk Melindungi Konsumen terhadap Produk Kosmetik Tanpa Izin Edar di Kota Bengkulu , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Cahaya Pertiwi Putri Hamid, Konsinyasi sebagai Instrumen Perlindungan Hukum bagi Debitur dalam Sengketa Perikatan Perdata Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dedy Anggara Saputra, Rina Tauran, Mohammad Wira Utama, Miftahudin, PENEGAKAN HUKUM KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PENYANDANG DISABILITAS INTELEKTUAL (Studi Kasus: 92/Pid.Sus/2023/PN Mkd) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tiurma Huyasima, Rahmawati, Perlindungan Hukum terhadap Korban Kekerasan Seksual di Tempat Kerja Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 Tindak Pidana Kekerasan Seksual , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ali Mukti Nur Hidayat, Muchamad Iksan, ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI SARANA BARU KEJAHATAN TELEMATIKA: TANTANGAN PENEGAKAN HUKUM PIDANA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yafet Febrian Valentino Tololiu, AKTA NOMINEE SEBAGAI CELAH HUKUM: ANALISIS KRITIS TERHADAP PERAN DAN TANGGUNG JAWAB NOTARIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.