ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL BERDASARKAN UU KESEHATAN NO. 17/2023 DAN UU NARKOTIKA NO. 35/2009
- Authors
-
-
Asmariah
Universitas PamulangAuthor
-
- Keywords:
- Analisis Yuridis Pelaksanaan Rehabilitasi, UU Kesehatan No. 17/2023, UU Narkotika No. 35/2009
- Abstract
- Penyalahgunaan narkotika di Indonesia terus menunjukkan tren mengkhawatirkan dengan prevalensi 1,73% atau sekitar 3,3 juta pengguna pada tahun 2023. Kondisi ini diperburuk oleh praktik kriminalisasi terhadap pengguna yang secara hukum seharusnya memperoleh rehabilitasi medis dan sosial sebagaimana diatur dalam Pasal 54 dan Pasal 103 UU No. 35 Tahun 2009 serta Pasal 405 dan Pasal 168 UU No. 17 Tahun 2023. Meskipun regulasi telah memberikan mandat jelas mengenai kewajiban rehabilitasi, implementasinya masih menunjukkan ketidaksinkronan, salah satunya tercermin dari berbagai kasus viral yang menjatuhkan pidana penjara terhadap pengguna dengan barang bukti di bawah ambang batas. Penelitian ini bertujuan menganalisis harmonisasi norma dan efektivitas pelaksanaan rehabilitasi berdasarkan UU Kesehatan dan UU Narkotika, serta menilai sejauh mana pendekatan kesehatan benar-benar diterapkan dalam proses penyidikan, penuntutan, dan putusan pengadilan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan menganalisis peraturan perundang-undangan, doktrin, kebijakan lembaga penegak hukum, serta data empiris nasional 2023–2025. Analisis dilengkapi dengan kajian perbandingan internasional, terutama praktik Portugal dalam menerapkan pendekatan kesehatan berbasis dekriminalisasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya disharmoni yang signifikan antara UU Kesehatan dan UU Narkotika, terutama terkait mekanisme asesmen terpadu, minimnya konsistensi penegak hukum dalam menentukan status pengguna, dan keterbatasan kapasitas lembaga rehabilitasi. Data empiris menunjukkan bahwa dari estimasi 3,3 juta penyalahguna, hanya 12.204 orang yang direhabilitasi pada 2024 dan meningkat menjadi 14.387 pada 2025, angka yang masih jauh dari kebutuhan nasional. Selain itu, analisis terhadap sepuluh kasus viral memperlihatkan bahwa putusan pengadilan kerap mengabaikan hasil asesmen dan ketentuan SEMA No. 4 Tahun 2010 maupun Pedoman Jaksa Agung No. 18 Tahun 2021. Penelitian ini menemukan bahwa ketidaksinkronan regulasi, paradigma kriminalisasi, keterbatasan fasilitas rehabilitasi, serta stigma sosial menjadi faktor utama yang menghambat efektivitas rehabilitasi sebagai instrumen pemulihan kesehatan dan perlindungan hak asasi. Penelitian ini menawarkan model integratif yang menggabungkan pendekatan hukum, kesehatan, dan keadilan restoratif sebagai kebaruan (novelty) untuk mewujudkan sistem rehabilitasi yang lebih efektif, humanis, dan berbasis bukti. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar penyempurnaan kebijakan rehabilitasi nasional, harmonisasi norma antar undang-undang, serta peningkatan konsistensi aparat penegak hukum dalam menangani penyalahguna narkotika.
- References
-
Sofyan (2005)
Prasetyo (2020)
Hutapea (2018)
Maysarah (2020)
Sollu et al. (2020)
Sari (2019)
Umar (2017)
(Catatan: Daftar Pustaka formal tidak ditemukan di akhir naskah karena teks terputus)
- Downloads
- Published
- 2026-07-18
- Section
- Articles
How to Cite
ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL BERDASARKAN UU KESEHATAN NO. 17/2023 DAN UU NARKOTIKA NO. 35/2009. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(9). https://doi.org/10.2238/9pzd6z13
Most read articles by the same author(s)
- Asmariah, Erwinsyah, Dede Admaudin, Tiurma Hutasima, PENYULUHAN HUKUM TENTANG BAHAYA MAIN HAKIM SENDIRI (EIGENRICHTING) DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Alya fauzi, Kanaya Salsabilla, Nofa kamelia, Roni Rustandi, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KEJAHATAN CYBER DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Farouk Amir Nahdi, Hudi Yusuf, TANTANGAN PENGGUNAAN ALAT BUKTI ELEKTRONIK DI ERA DIGITAL DALAM SISTEM PERADILAN INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Desta Arya Kusuma, Tanwira Wahdah Azzahra, Naniek Pangestuti, OPTIMALISASI PANTERA (PANIC BUTTON FOR EMERGENY RESPONS AND ALARM) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SISTEM KEAMANAN DAN RESPONS DARURAT DI LAPAS KELAS IIB NGAWI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- I Gede Agus Deva Arthamahendra, ANALISIS PERLINDUNGAN HUKUM DAN PENYELESAIAN SENGKETA LETTER OF CREDIT DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alfi Aulia Rahma, ANALISIS YURIDIS IMPLEMENTASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) DALAM STRUKTUR KEPENGURUSAN BADAN PENGELOLA INVESTASI DAYA ANAGATA NUSANTARA (DANANTARA) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Ilham Fachreza Helmy, KEDUDUKAN DAN FUNGSI BPKAD KOTA BANDUNG DALAM SISTEM AKUNTABILITAS KEUANGAN DAERAH TAHUN ANGGARAN 2022 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aulia Asnawi, Sitti Zulfaa, Irsyad Dahri, PERLINDUNGAN PEMUDA WNI KORBAN ONLINE SCAM DI KAMBOJA: PERAN KBRI PHNOM PENH DALAM PERSPEKTIF HUKUM DIPLOMATIK DAN KONSULER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hanifah Mutiara Putri Alfarizi, A. Rachmat Wirawan, S.H., M.H., EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENYIMPANGAN DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI DALAM PERSPEKTIF PERLINDUNGAN PETANI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rinto Setiyawan, Alessandro Rey Nearson, Prayogi Restia Saputra, REKONSTRUKSI KEDAULATAN RAKYAT DALAM DESAIN KELEMBAGAAN MPR: GAGASAN AMANDEMEN KELIMA UUD NRI TAHUN 1945 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ghina Nabila, Kms. M. Galfadillah Akbar Zabril, MICROSEISMIC MONITORING SYSTEM DAN ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY DALAM MEKANISME PEMULIHAN KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN ILEGAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.