MICROSEISMIC MONITORING SYSTEM DAN ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY DALAM MEKANISME PEMULIHAN KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN ILEGAL

Authors
  • Ghina Nabila

    Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran
    Author
  • Kms. M. Galfadillah Akbar Zabril

    Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran
    Author
Keywords:
Microseismic Monitoring System, environmental responsibility, pertambangan ilegal, kerusakan lingkungan, pengawasan pertambangan
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Microseismic Monitoring System (MMS) dan prinsip environmental responsibility dalam mekanisme pencegahan serta pemulihan kerusakan lingkungan akibat pertambangan ilegal di Indonesia. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang berkaitan dengan pertambangan serta perlindungan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambangan ilegal masih menjadi ancaman serius karena lemahnya pengawasan, rendahnya kepatuhan terhadap kewajiban reklamasi, dan belum optimalnya penegakan hukum. MMS merupakan teknologi berbasis sensor mikroseismik yang mampu mendeteksi aktivitas penambangan secara real time sehingga dapat memperkuat fungsi pengawasan pemerintah, meningkatkan efektivitas penegakan hukum, serta mencegah kerusakan lingkungan sejak tahap awal. Di sisi lain, penerapan prinsip environmental responsibility menegaskan bahwa pelaku pertambangan wajib bertanggung jawab atas dampak lingkungan melalui rehabilitasi, reklamasi, restorasi, dan pemulihan ekosistem sesuai prinsip polluter pays. Integrasi teknologi MMS dengan penguatan regulasi mengenai tanggung jawab lingkungan memberikan pendekatan preventif dan represif yang saling melengkapi dalam pengelolaan pertambangan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan yang mengakomodasi penggunaan MMS dan pengaturan tegas mengenai kewajiban pemulihan lingkungan bagi pelaku pertambangan ilegal guna mewujudkan perlindungan lingkungan yang efektif dan berkelanjutan.
References

Buku:

Grahat Nagara, Ferdian Yazid, Gita Ayu Atikah. 2023. Penilaian Risiko Korupsi Perizinan & Pengawasan Usaha Pertambangan di Indonesia. Transparency International Indonesia.

Nadia Astriani. 2022. Pengantar Hukum Lingkungan. Unpad Press.

Nandi Haerudin, Fikri Alami, dan Rustadi. 2019. Mikroseismik, Mikrometer, dan Microearthquake dalam Ilmu Kebumian. Pusaka Media.

Jurnal:

Benedict Sheehy. 2023. 'Environmental Responsibility'. Encyclopedia of Sustainable Management.

Caren April, Ronny A., Audi H. 2024. 'Tinjauan Yuridis Mengenai Pencabutan Izin Usaha Pertambangan pada Perusahaan Tambang' Lex Privatum Vol. 13, No. 2.

Ivanka Salsabila dan Aullia Vivi. 2023. 'Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana "Melakukan Usaha Pertambangan Tanpa Izin Usaha Penambangan" (Studi Putusan Nomor 312/Pid.Sus/2019/PN.Smr)'. Yustisia Merdeka: Jurnal Ilmiah Hukum, Vol. 9, No. 1.

Ke Ma, dkk. 2020. 'Permeability Characteristics of Fractured Rock Mass: a Case Study of The Dongjiahe Coal Mine', Taylor & Francis Group. Vol. 11. No.1.

Tianhui Ma, dkk. 2020. 'Microseismic Monitoring, Positioning Principle, and Sensor Layout Strategy of Rock Mass Engineering' Hindawi, Vol. 2020, Issue 1.

Internet:

Greendevsolutions, 'Best Practices in Responsible Mining, with 5 Examples from Asia', September 26, 2023, https://greendevsolutions.com/responsible-mining-projects-in-asia

Verda Nano Setiawan, 'RI Kaya Minerba, Tapi Baru Sumbang US$ 47 M ke Kantong Negara', CNBC Indonesia, 2 Februari 2024, https://www.cnbcindonesia.com/news/20240202175629-4-511282/ri-kaya-minerba-tapi-baru-sumbang-us--47-m-ke-kantong-negara

Cover Image
Downloads
Published
2026-07-20
Section
Articles

How to Cite

MICROSEISMIC MONITORING SYSTEM DAN ENVIRONMENTAL RESPONSIBILITY DALAM MEKANISME PEMULIHAN KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN ILEGAL. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(9). https://doi.org/10.2238/kpxrbj70

Similar Articles

1-10 of 112

You may also start an advanced similarity search for this article.