Abstract
Penelitian ini didorong oleh kebutuhan untuk menggabungkan kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi gizi dengan prinsip-prinsip keislaman sehingga menghindari perbedaan antara moral agama dan praktik ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara nilai-nilai Islam dan pengetahuan gizi dalam membentuk sikap ilmiah di kalangan mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Gizi Poltekkes Kemenkes. Metodologi yang diterapkan adalah kuantitatif deskriptif melalui pengumpulan data menggunakan survei kuesioner dengan skala Likert lima poin. Data yang dikumpulkan berasal dari mahasiswa gizi dan dianalisis secara deskriptif melalui persentase. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perpaduan antara nilai-nilai Islam dan ilmu gizi berada pada kategori yang sangat baik. Sebagian besar mahasiswa percaya bahwa mempelajari ilmu gizi dapat memperkuat keimanan mereka serta menyadari keharusan untuk mengaitkan aspek ketuhanan dalam memahami tubuh manusia. Di samping itu, mahasiswa menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap integritas ilmiah, etika profesi, serta kepatuhan terhadap prinsip halal dan sehat dalam penyediaan layanan gizi. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa penerapan nilai-nilai Islam dalam pengetahuan gizi dapat menciptakan sikap ilmiah yang profesional, etis, dan bertanggung jawab secara moral pada calon tenaga kesehatan.References
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R& D. Alfabeta.
Damayanti, R., & Muttaqin, Z. (2024). The complexity of ASEAN norms in addressing Islam-rooted conflicts in Southeast Asia. Nation State: Journal of International Studies, 7(2), 107–122. https://doi.org/10.24076/nsjis.v7i2.1584
Sahin, A. (2018). Critical Issues in Islamic Education Studies. Routledge.
Susilawati, R, Ananda, & R. (2025). Menyatukan Akal Dan Hati Dalam Pendidikan Islam: Studi Di Rqdt Lampung. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 260–279. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.27211
Zamzam, M. (2024). Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni dalam Perspektif Islam. Bahan Ajar Perkuliahan Pendidikan Agama Islam, Poltekkes Kemenkes Palembang.
Nurfadillah, N., Sari, R., & Handayani, F. (2023). Integrating nutrition education with Islamic values in health education. Journal of Health and Islamic Education, 5(3), 210–225.
Setiawan, H. (2020). Korelasi makanan halal dan thoyib terhadap kesehatan dalam perspektif Al-Qur'an. IJMA: International Journal of Muslim Affairs, 1(1), 1–15.