Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah 50 Medan dengan fokus pada tiga aspek, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pendekatan Deep Learning dipahami sebagai pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan menekankan keterlibatan aktif, pemahaman mendalam, refleksi, pembelajaran kontekstual, serta pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan. Pendekatan ini berkaitan dengan prinsip Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning yang diharapkan mampu membantu peserta didik memahami materi Pendidikan Agama Islam sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan peserta didik di SMP Muhammadiyah 50 Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, metode, dan dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Deep Learning telah mulai diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pada tahap perencanaan, guru merumuskan tujuan pembelajaran, memilih materi yang kontekstual, dan menyusun kegiatan pembelajaran yang mengarahkan peserta didik pada pemahaman mendalam serta penerapan dalam kehidupan nyata. Pada tahap pelaksanaan, guru menciptakan pembelajaran aktif melalui diskusi, tanya jawab, pemberian contoh kontekstual, pelibatan peserta didik, serta suasana kelas yang mendukung. Pada tahap evaluasi, penilaian dilakukan tidak hanya untuk mengukur pencapaian kognitif, tetapi juga untuk mengamati partisipasi, refleksi, sikap, dan kemampuan peserta didik dalam menerapkan nilai-nilai Islam.References
Afidati, M., & Malasari, P. N. (n.d.). Pembelajaran matematika yang bermakna menggunakan pendekatan teori kognitivisme. 5, 67–77.
Akmal, A. N., Maelasari, N., Ilmu, T., & Islam, P. (2025). Pemahaman Deep Learning dalam Pendidikan: Analisis Literatur melalui Metode Systematic Literature Review (SLR). 8.
Darling-Hammond, L., et al. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140.
Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. Depdiknas.
Desmita. (2016). Psikologi perkembangan peserta didik. Remaja Rosdakarya.
Feriyanto, F., & Anjariyah, D. (2024). Deep Learning Approach Through Meaningful, Mindful, and Joyful Learning: A Library Research. 5(2), 208–212.
Fullan, M. (2018). Deep Learning: Engage the world, change the world. Thousand Oaks, CA: Corwin.
Fullan, M., & Langworthy, M. (2014). A rich seam: How new pedagogies find Deep Learning. Pearson.
Fullan, M., & Langworthy, M. (2020). Deep Learning in education: Conceptual framework and pedagogical practices. London: Pearson.
Guru, P., Ibtidaiyah, M., Agama, F., Nahdlatul, U., & Sidoarjo, U. (2024). Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. 02(02), 187–200.
Hamalik, O. (2013). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
Hattie, J. (2012). Visible learning for teachers: Maximizing impact on learning. Routledge.
Hattie, J., & Donoghue, G. (2021). Learning strategies: A synthesis and conceptual model. NPJ Science of Learning, 6(1), 1–13.
Hidayat, R., & Asy’ari, M. (2022). Pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Studi konseptual dan implementatif. Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 23–38.
Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Indonesia. (2007). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kurikulum Merdeka (dokumen kebijakan/implementasi). Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.