RELASI SUAMI-ISTRI DALAM QS. AN-NISA’ AYAT 34: ANALISIS PENAFSIRAN M. QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISHBAH
PDF

Keywords

Kesetaraan Gender
QS. An-Nisā’: 34
Tafsir Al-Mishbah
M. Quraish Shihab
Relasi Suami-Istri.

How to Cite

RELASI SUAMI-ISTRI DALAM QS. AN-NISA’ AYAT 34: ANALISIS PENAFSIRAN M. QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISHBAH. (2026). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 20(2). https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-304

Abstract

Artikel ini mengkaji relasi suami-istri dalam rumah tangga berdasarkan QS. An-Nisā’ ayat 34, dengan memfokuskan analisis pada penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah. Penelitian ini bertujuan menjelaskan dekonstruksi makna qawwāmūn, faḍḍalallāh, nusyūz, dan waḍribūhunna, serta merumuskan implikasinya bagi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Indonesia. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa Shihab memaknai qiwāmah bukan sebagai superioritas laki-laki, melainkan fungsi manajerial yang bersifat kondisional, bergantung pada kapasitas pengayoman dan pemenuhan nafkah. Dalam merespons konflik rumah tangga, Shihab menempatkan tahap fa‘iẓūhunna dan wahjurūhunna sebagai langkah utama, sementara opsi waḍribūhunna dipahami sebagai rukhshah yang sangat terbatas dan bukan anjuran. Penafsiran ini relevan untuk memperkuat semangat Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT dalam mendorong relasi kesalingan (mubādalah) di Indonesia.
DOI: https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-304
PDF

References

Al-Bantani, Syekh Nawawi. (2011). Tafsir Marah Labid (Terj.). Jakarta: Darul Kutub al-Islamiyah.

Antuli, S. R., & Ibrahim, Z. S. (2025). Analisis Putusan Hakim Peradilan Agama terhadap Putusan Gugatan Cerai Istri Nusyuz. As-Syams: Journal Hukum Islam, 6(2), 82–105.

Arbain, J., dkk. (2017). Pemikiran Gender Menurut M. Quraish Shihab. Jurnal Studi Islamika, 8(2).

Ash-Shiddieqy, H. (2000). Tafsir Al-Qur'anul Majid An-Nuur. Semarang: Pustaka Rizki Putra.

At-Tirmidzi, M. (t.t.). Sunan at-Tirmidzi, Kitab al-Manaqib, Hadis No. 3895.

Fajri, N., & Selviana, P. (2021). Tela'ah Metode Tafsir Ibnu Katsir. Jurnal Studi Al-Qur'an, 5(2).

Hamka. (1982). Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Pustaka Panjimas.

Katsir, I. (2005). Tafsir Ibnu Katsir (Vol. 4). Pustaka Imam asy-Syafi'i.

Katsir, I. (2008). Tafsir Ibn Katsir (Juz 2, Cet. 1, M. Abdul Goffar, Terj.). Jakarta: Pustaka Imam asy-Syafi'i.

Kodir, F. A. (2019). Qira'ah Mubadalah: Tafsir Progresif untuk Keadilan Gender dalam Islam. Yogyakarta: IRCiSoD.

Komnas Perempuan. (2025). Catatan Tahunan Kekerasan terhadap Perempuan 2024: Menata Data, Menajamkan Arah. Jakarta: Komnas Perempuan.

Kompilasi Hukum Islam. (1991). Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1991.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2018). Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhammad, H. (2001). Fiqh Perempuan: Refleksi Kiai atas Wacana Agama dan Gender. Yogyakarta: LKiS.

Mulia, S. M. (2007). Islam dan Inspirasi Kesetaraan Gender. Yogyakarta: Kibar Press.

Mustaqim, A. (2008). Spiritualitas Perempuan dalam Al-Qur'an. Yogyakarta: PSW UIN Sunan Kalijaga.

Nurjannah, I. (2003). Perempuan dalam Pasungan. Yogyakarta: LKiS.

Prayetno, E. (2020). Relasi Suami Istri: Studi Pemikiran Hasbi Ash-Shidieqy, Hamka, dan M. Quraish Shihab. Panangkaran, 3(2), 269–284.

Quthb, S. (2000). Tafsir Fi Zhilalil Qur'an (Jilid VIII, Terj.). Jakarta: Gema Insani Press.