Abstract
Abstrak Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak dalam proses pembentukan karakter. Berbagai problem moral yang muncul pada generasi muda, seperti rendahnya tanggung jawab, ketidakjujuran, serta kurangnya disiplin, menunjukkan pentingnya penanaman nilai-nilai karakter sejak usia dini. Salah satu nilai fundamental yang perlu ditanamkan dalam pendidikan keluarga adalah amanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep amanah dalam QS. An-Nisa’ ayat 58 berdasarkan penafsiran para mufasir, mengkaji relevansinya terhadap pendidikan anak dalam keluarga Muslim, serta merumuskan bentuk implementasi prinsip amanah dalam pembentukan karakter anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari QS. An-Nisa’ ayat 58 dan berbagai kitab tafsir klasik maupun kontemporer, seperti Tafsir al-Tabari, Tafsir Ibn Kathir, Tafsir al-Qurthubi, Tafsir al-Manar, dan Tafsir al-Mishbah. Analisis data dilakukan melalui pendekatan tafsir tematik (maudhu’i) yang dipadukan dengan analisis pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amanah dalam QS. An-Nisa’ ayat 58 memiliki makna yang luas, meliputi tanggung jawab dalam melaksanakan kewajiban, menjaga kepercayaan, serta menunaikan hak sesuai ketentuan yang berlaku. Nilai amanah memiliki relevansi yang kuat dalam pendidikan anak karena dapat menjadi landasan pembentukan karakter jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan dapat dipercaya. Implementasi prinsip amanah dalam keluarga Muslim dapat dilakukan melalui keteladanan orang tua, pembiasaan perilaku bertanggung jawab, pemberian kepercayaan kepada anak sesuai tingkat perkembangannya, serta penguatan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menegaskan bahwa QS. An-Nisa’ ayat 58 tidak hanya mengandung ajaran mengenai tanggung jawab sosial, tetapi juga memberikan fondasi pendidikan karakter yang penting dalam membentuk generasi Muslim yang berakhlak mulia. Kata Kunci: Amanah, QS. An-Nisa’ Ayat 58, Pendidikan Anak, Keluarga Muslim, Pendidikan Karakter. Abstract The family is the primary and fundamental educational environment for children in the process of character building. Various moral problems arising among the younger generation, such as low responsibility, dishonesty, and a lack of discipline, indicate the importance of instilling character values from an early age. One of the fundamental values that needs to be instilled in family education is amanah (trustworthiness/responsibility). This study aims to analyze the concept of amanah in Surah An-Nisa’ verse 58 based on the interpretations of classical and contemporary commentators (mufassir), examine its relevance to child education in Muslim families, and formulate the implementation of amanah principles in children's character building. This study employs a qualitative method with a library research approach. Primary data were obtained from Surah An-Nisa’ verse 58 and various classical and contemporary exegesis books, such as Tafsir al-Tabari, Tafsir Ibn Kathir, Tafsir al-Qurtubi, Tafsir al-Manar, and Tafsir al-Mishbah. Data analysis was conducted using a thematic interpretation (maudhu’i) approach integrated with Islamic educational analysis. The results indicate that amanah in Surah An-Nisa’ verse 58 carries a broad meaning, encompassing responsibility in fulfilling obligations, maintaining trust, and rendering rights in accordance with applicable provisions. The value of amanah has strong relevance in child education as it serves as a foundation for fostering honesty, responsibility, discipline, and trustworthiness. The implementation of amanah principles in Muslim families can be achieved through parental role modeling, habituating responsible behavior, granting trust to children according to their developmental stage, and strengthening spiritual values in daily life. This study emphasizes that Surah An-Nisa’ verse 58 not only contains teachings on social responsibility but also provides an essential foundation for character education in shaping a morally upright Muslim generation. Keywords: Amanah, Surah An-Nisa’ Verse 58, Child Education, Muslim Family, Character Education.References
Afifi, A. M. (2020). PROGRAM STUDI ILMU AL-QUR‟AN DAN TAFSIR FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
Besari, A. (2022). PENDIDIKAN KELUARGA SEBAGAI PENDIDIKAN PERTAMA BAGI ANAK.
Gustiana Saputri, D. (2023). KONSEP AMANAH DALAM PANDANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Analisis dan Implikasinya dalam Konteks Modern) [PhD Thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu]. http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/1824/
Katsir, I. (1999). Tafsîr al-Qur’ân al-‘Azhîm. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Noer Aly, H. (1999). Ilmu Pendidikan Islam. Logos Wacana Ilmu. http://repository.iainbengkulu.ac.id/10435/
Rahmalia, S. M., & Laeli, S. (2024). Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Perkembangan Kepribadian Anak. Karimah Tauhid, 3(9), 10007–10018. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i9.14596
Rasyīd Riḍā. (t.t.). Tafsir Al Manar. Diambil 25 Juni 2026, dari http://archive.org/details/darululoomalislamia-tafsir-al-manar
Ri, D. A. (2010). Al-Qur’an dan Terjemahnya. Bandung: CV. Diponegoro. https://tashih.kemenag.go.id/uploads/proses_pentashihan/2019-03/63894e0697016f81443f6afd9bf229b4.pdf
Rushd, I. (1982). Muhammad ibn Ahmad al-Qurtubi. Bidayah al-Mujtahid.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir al-misbah. Jakarta: lentera hati, 2, 52–54.
Shihab, M. Q. (2007). Tafsir al-mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian al-qur’an, cet. Jakarta: Lentera Hati, 566–567.
Sulkifli, Pratama, F. P., Arsinta, D., & Abdullah, M. A. (2026). Tafsir Ayat Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup Sekaligus Dasar Penyelenggaraan Pendidikan (QS. Al-An’am/6: 91-92, QS. Ali Imron/3: 7, 164, QS. Al-Isra’/17: 9, 82). NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA, 2(3), 455–460. https://doi.org/10.62387/naafi.v2i3.420
Ṭabarī. (1954). Jāmi’al-bayān’an ta’wīl āy al-Qur’ān.
Tafsir, A. (1992). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.
Zuhayli, W. (1991). Al-tafsir Al-munir: Fi Al-’aqidah Wa Al-syariah Wa Al-manhaj. Darul Fikir.
Zulkifli, Suriadi, H., & Sriwahyuni, N. (2025). Problematika Karakter Generasi Muda di Era Digital: Analisis Kritis Terhadap Tantangan Moral dan Sosial di Era Teknologi Informasi. Journal of Social, Educational and Religious Studies, 1(2), 20–37.