Abstract
Kajian ini menelaah perubahan paradigma konsep adopsi (tabanni) dalam Islam melalui studi kasus kisah Zaid bin Haritsah yang diabadikan dalam Al-Qur'an, khususnya surah al-Aḥzāb ayat 4, 5, 37, dan 40. Tradisi tabanni masyarakat Arab Jahilīyah yang memindahkan nasab anak angkat kepada ayah angkat, sehingga Zaid pernah dipanggil "Zaid bin Muḥammad", mendapatkan reformasi hukum melalui wahyu. Penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik-maqāṣidī ini menggunakan primary sources berupa Al-Qur'an dan kitab-kitab tafsir, serta secondary sources berupa jurnal, regulasi (Kompilasi Hukum Islam Pasal 171 huruf h, 209; UU No. 23 Tahun 2002 jo. UU No. 23 Tahun 2020), dan studi fiqh empat mazhab. Hasil penelitian menunjukkan: Al-Qur'an tidak melarang adopsi secara mutlak melainkan melarang tabanni yang mengacamkan nasab; pernikahan Nabi dengan Zainab binti Jaḥsy diperintahkan wahyu untuk menegaskan putusnya nasab antara ayah angkat dan anak angkat; perubahan konsep ini merefleksikan maqāṣid syarī'ah berupa ḥifẓ al-nasl (penjagaan garis keturunan), ḥifẓ al-'irḍ (penjagaan kehormatan keluarga), dan ḥifẓ al-māl (keadilan distribusi harta waris); serta hukum positif Indonesia melalui mekanisme wasiat wajībah menjadi ijtihad kontekstual yang menyeimbangkan prinsip Al-Qur'an dengan perlindungan anak. Kajian ini merekomendasikan reinterpretasi hadis-hadis Nabi secara maqāṣidī agar konsep adopsi di Indonesia tidak lagi disalahpahami sebagai pemindahan nasab.References
Abdulraheem, A. Y.. Adoption under Islamic law: Correcting misconceptions. Journal of Islamic Law and Society, 1, 1–18. (Yusuph, 2018)
Abidin, A., & Kelib, A.. Rekonseptualisasi akibat hukum pengangkatan anak menurut kajian Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 25, 432–451. (Abidin & Kelib, 2018)
Adawiyah, N.. Akibat hukum pengangkatan anak menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Jurnal Al-Ahwal, 12, 51–66. (Nasution, 2019)
Adinugraha, H. H., Maulana, A. S., & Sartika, M.. Kewenangan dan kedudukan perempuan dalam perspektif gender: Suatu analisis tinjauan historis. Jurnal Al-Qalam, 25, 215–232. (Adinugraha et al., 2018)
Ahwan, F.. Akar, posisi, dan aplikasi adat dalam hukum. Jurnal Rechtsvinding, 4, 187–202. (Fanani, 2015)
Ali, M., & Hendarto, M.. The position of adopted children as the heir of dzawil arham in Islamic inheritance law system. Jurnal Ijtihad, 15, 1–18. (Ali & Hendarto, 2021)
Al-Achsanah, M. A., Wijaya, M. W., & Solikhah, N.. Corak agama dan budaya bangsa Arab saat kehadiran Islam: Pengaruhnya bagi transformasi dakwah dan peradaban Islam. Jurnal Sosiologi Agama, 9, 1–22. (Al-Achsanah et al., 2025)
Aslati, A., Agustar, A., Silawati, S., et al.. Utilizing science and maqāṣid al-sharī'ah in resolving contemporary issues of Islamic family law. Al-Istinbath, 9, 271–288. (Aslati et al., 2024)
Aulia, R., Zuhri, A., & Simamora, N. A.. Konsep tabanni dalam Tafsir An-Nur. Jurnal Tafsere, 13, 145–170. (Rahmaini et al., 2025)
Barid, H. A., & Mawardi, K.. Studi historis: Sistem sosial dan pendidikan Arab pra-Islam. Journal of Islamic Civilization Studies, 12, 33–58. (Barid & Mawardi, 2025)
Erkocaaslan, R.. Hz. Peygamber'e atılan çirkin bir iftira: Hz. Peygamber Zeyneb bint Cahş evliliğinin Hz. Dâvûd Bat-Şeba evliliğine benzetilmesi. Cumhuriyet İlahiyat Dergisi, 24, 705–730. (Erkocaaslan, 2020)
Fahruddin, A. S.. Adopsi. Jakarta: Rajawali Pers. (Sabri, 2013)
Fauzul, F., Muqrir, A., & Mustari, A.. Kedudukan anak hasil program embryo adoption dalam nasab dan hak waris menurut fikih kontemporer. Al-Ahwal, 19, 89–114. (Fauzul et al., 2026)
Fithrotin, F., Diyanah, L., & Nihlah, W.. Adopsi anak dalam perspektif Al-Qur'an surah al-Aḥzāb ayat 5. Jurnal At-Tibyan, 8, 12–29. (Fithrotin et al., 2023)
Hafis, M., Syafitri, J., & Rafi'aturrahmah, R.. Integration of maqāṣid al-syarī'ah and social justice: Reconfiguring the legal status of children born out of wedlock in Islamic law and the Indonesian legal system. Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan, 26, 1–28. (Hafis et al., 2026)
Hana, M. Y.. Perubahan sosial masyarakat di Jazirah Arab: Transformasi kultural ashabiyah dalam menunjang kekuasaan Nabi Muhammad. Jurnal Addin, 4, 251–272. (Hana, 2020)
Hariyun, S.. Adopsi dalam pandangan Al-Qur'an: Kajian tafsir ijtima'i. Jurnal Al-Tadbir, 4, 102–122. (Sagita, 2020)
Habiburrahman.. Polemik pemberian harta waris melalui wasiat kepada anak angkat. Jurnal Al-Ahkam, 24, 75–98. (Habiburrahman, 2014)
Haidir, R.. Cadar perspektif mufasir: Interpretasi mufasir salaf hingga muta'akhirin terhadap ayat 59 surah al-Aḥzāb. Jurnal Wardah, 18, 1–22. (Rahman, 2017)
Holilur, R.. Batas usia ideal pernikahan perspektif maqashid shariah. Jurnal Al-Ahwal, 8, 145–168. (Rohman, 2017)
Kadir, N. A., & Azizah, M.. Intercountry adoption in Malaysia and Morocco: A new frontier. Malaysian Journal of Syariah and Law, 11, 85–110. (Kadir & Mohd, 2023)
Khairunnisa, L.. Anak angkat dalam perspektif Tafsir Kementerian Agama RI. Jurnal Al-Tafsir, 7, 45–68. (Khairunnisa, 2024)
Khosyi'ah, S., & Asro, M.. Penyelesaian warisan melalui hibah dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Yuridis, 8, 117–138. (Khosyi’ah & Asro, 2021)
M Al Amin, I. H., & Mashudi, M.. Pengangkatan anak dan akibat hukumnya di Pengadilan Agama Jombang. Jurnal Hukmy, 3, 191–212. (Huda & Mashudi, 2023)
Malyan, Z., Ghianovan, J., & Ash, A.. Tabanni concept of Al-Qur'an perspective: In the study of ijtima'i interpretation. Tafseer Journal, 6, 1–18. (Malyan et al., 2024)
Misno.. Wasiat wajibah untuk anak angkat menurut imam madzhab dan hukum positif di Indonesia. Jurnal Al-Mizan, 18, 67–88. (Misno, 2021)
Misno, M. D.. Wasiat wajibah untuk anak angkat menurut imam madzhab dan hukum positif di Indonesia. Jurnal Al-Mizan, 19, 145–166. (Djahri, 2022)
Moch. Agus, I. S.. Kisah pernikahan Nabi Muhammad dan Zaynab bint Jahshin dalam Al-Qur'an: Studi analisis penafsiran Ibn Kaṡīr, al-Marāghī, dan Hamka pada surah al-Aḥzāb ayat 36–40. UIN Sunan Ampel Surabaya. (Santoso, 2016)
Moch. Nurcholis.. Penyamaan batas usia perkawinan pria dan wanita perspektif maqāṣid al-'usrah (Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XV/2017). Jurnal Hukum dan Peradilan, 9, 211–238. (Nurcholis, 2022)
Muhammad Rizki.. Anak angkat sebagai penghalang penetapan ahli warits perspektif maqasid syariah. Jurnal Yustisia, 10, 135–156. (Rizki, 2021)
Nur, H.. Telaah kritis Pasal 209 Kompilasi Hukum Islam Indonesia tentang wasiat wajibah perspektif fikih Islam. Jurnal Al-Istinbath, 9, 67–92. (Hidayah, 2024)
Nurrohim, A.. Bibliometric analysis of the development map and research trends in Qur'anic studies and tafseer: A Scopus database exploration (1974–2023). [Journal of Qur'anic and Hadith Studies], 12, 85–110
Nurrohim, A.. Al-Tarjih fi Al-Tafsir: Antara Makna Al-Qur'an dan Tindakan Manusia. Hermeneutik: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 13, 94
Rahmah, R. A.. Konstruksi makna dalam penafsiran Al-Qur'an di Indonesia: Telaah pemikiran M. Quraish Shihab dan Sahiron Syamsuddin. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. (Amelia, 2026)
Risdianto, A.. Kedudukan wasiat wajibah menurut hukum keluarga Islam di Indonesia. Jurnal Law and Justice, 2, 105–128. (anto, 2017)
Sattar, A.. Respons Nabi terhadap tradisi Jahiliyyah: Studi reportase hadis Nabi. Jurnal Hadis, 7, 113–138. (Sattar, 2017)
Satriana.. Studi komparatif pelaksanaan poligami Rasulullah dan pelaksanaan poligami pada zaman kekinian menurut Inpres Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Mimbar Hukum, 31, 79–96. (Satriana, 2019)
Sulistiyawati.. Pengangkatan anak oleh keluarga muslim di Pengadilan Negeri pasca perubahan Undang-Undang Peradilan Agama. Universitas Diponegoro. (Sulistiyawati, 2019)
Syahrul, M.. Wasiat wajibah dan implementasinya terhadap hukum keluarga di Indonesia. Jurnal Rechtsvinding, 9, 41–62. (Mubarak, 2020)
Vaula, S. H., Najwan, J., & Qodri, M.. Hak waris anak angkat dalam perspektif Kompilasi Hukum Islam Indonesia. Jurnal Ijtihad, 16, 187–210. (Hannifa et al., 2022)
Wahdi, A.. Historis waris Jahilīyah dan awal Islam. Jurnal Al-Ahwal, 12, 191–212. (Wahdi, 2019)
Yuniarto, A., & Fitria, R. A.. Ekspansi yuridis dalam pembentukan wasiat wajibah mazhab Indonesia. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 32, 1–32. (Yuniarto & Fitria, 2025)
Yusuf, M., Hakim, L. N., & Tsaniyah, N. T.. Study of the tafsir of the ahkām verse: Adoption of children according to Ibn Kaṡīr. Tafseer Journal, 5, 89–110. (Yusuf et al., 2023)