Abstract
This study aims to analyze the role of Didikan Subuh activities in shaping children’s religious character. Didikan Subuh is a form of non-formal religious education conducted in mosques or prayer rooms with the purpose of instilling Islamic values from an early age. This study used a qualitative method with a descriptive approach. Data were obtained through direct observation of children by the researcher. The results showed that Didikan Subuh activities play an important role in developing children’s religious character, such as improving discipline in worship, fostering politeness, responsibility, honesty, and strengthening the habit of reading the Qur’an and praying. In addition, these activities also help children build self-confidence through various religious activities such as speeches, prayer memorization, and worship practices. Supporting factors for the success of Didikan Subuh include the role of parents, the community environment, and the consistency of mentors in providing guidance. Therefore, Didikan Subuh can be an effective means of shaping children’s religious character amidst the challenges of modern development.References
Abidin, Jenal, Sawaluddin Siregar, and Auliya Citra. “TUMBUHKAN BUDAYA SOPAN SANTUN ANAK-ANAK MELALUI DIDIKAN SUBUH DI JORONG PANINJAUAN PASAMAN BARAT.” Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan Dan Keguruan 1, no. 2 (2024): 81–91.
AGRIAN, YOGI. “Pengaruh Kegiatan Didikan Subuh Terhadap Akhlak Siswa Di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Jami’yatul Bayan Masjid Abu Bakar Kota Bengkulu.” IAIN BENGKULU, 2020.
Arifin, Zuhairansyah, Afrida Afrida, Nurkamelia Mukhtar AH, and Nurhayati Sudirman. “Penguatan Pendidikan Moral Bagi Anak Melalui Didikan Subuh Di Taman Pendidikan Al-Qur’an.” Jurnal Pema Tarbiyah 1, no. 2 (2022): 62.
Aswati, Fajar, Jarir Jarir, Neng Sufia, and Safna Febriyani. “Peran Didikan Subuh Dalam Membentuk Karakter Religius Dan Kedisiplinan Ibadah Pada Anak Di Era Teknologi.” Al-Aulia: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu-Ilmu Keislaman 10, no. 2 (2024): 217–27.
Budiman, Qi, Sara Mouton, Liesbeth Veenhoff, and Arnold Boersma. “2.” Jurnal Inovasi Penelitian 1, no. (2021): 1–15.
Dan, Laki, and Perempuan Di. Terhadap Sikap Pluralisme Siswa Laki- Tsanawiyah Amal Sholeh Getasan, 2025.
Faizah, Liz. “Peran Guru MDA Dan Orang Tua Dalam Mendisiplinkan Siswa Untuk Melaksanakan Didikan Subuh Di MDTA Galuang.” Jurnal Sakinah 4, no. 1 (2022): 29–39.
Hidayani, Siti, Elsita Listiani, and Selvia Mellisa. “Efektifitas Program Didikan Subuh Dalam Pendidikan Karakter Anak-Anak Desa Air Putih.” Jurnal Kajian Pembelajaran Dan Keilmuan 7, no. 1 (2023): 64.
Pendidikan, Jurnal, Islam Anak, Usia Dini, Mulia Di, and Sekolah Dasar. “A s - S A B I Q U N” 5 (n.d.): 900–911.
Penulis, Info, Ridhonul Rahman, and Akbar Nasrum. “Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan (AJPP) Pengembangan Assesmen Matematika SMA Berbasis Website” 2, no. 2 (2023).
Puspa Indah Sundari, and Khotifa Khairunnisa. “Peran Bimbingan Dan Konseling Dalam Mengatasi Tantangan Anak Didikan Subuh Di Nagari Sungai Tarab.” Counseling For All (Jurnal Bimbingan Dan Konseling) 5, no. 1 (2025): 1–11. https://doi.org/10.57094/jubikon.v5i1.2383.
Rahma, Darmita, Ira Kartika, Ade Rifqhy, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Universitas Muhammadiyah Bone, Teknologi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone, et al. “Pentingnya Pemahaman Huruf Hijaiyyah Dan Tajwid Dalam Meningkatkan Kualitas Bacaan Al- Qur ’ an Di” 6, no. 2 (2025): 3–6.
Rahmadani, Aulia Syifa, Selly Aprilia Santana, and Tyara Intana Putri Kusumah. “Aktivitas Bermain Sambil Belajar Sebagai Kunci Perkembangan Motorik Anak Di TK Amal Sholeh.” ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini 3, no. 2 (2024): 68–74.://doi.org/10
Santoso, Santoso, and Raja Jeldi. “Peran Program Didikan Subuh Dalam Pengembangan Karakter Kemandirian Beribadah Anak.” Jurnal Islamika 2, no. 2 (2019): 120–31.
Syifa, Alfiana, and Auliya Ridwan. “Social Studies in Education Pendidikan Karakter Islami Di Era Digital : Tantangan Dan Solusi Berdasarkan Pemikiran Sosial Imam Al-Ghazali A . Introduction Dalam Era Digital Yang Terus Berkembang Pesat , Pendidikan Karakter Menjadi Salah Satu Prioritas.” Slamic Character Education; Digital Era; Imam Al-Ghazali; Digital Technology; Younger Generations 02, no. 02 (2024): 107–22.