Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai tazkiyatun nafs dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy dengan fokus pada dinamika pergulatan batin tokoh utama serta pengaruh proses penyucian jiwa terhadap perkembangan karakter Fahri. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan tasawuf. Data primer berupa novel Ayat-Ayat Cinta, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, pembacaan intensif, pencatatan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode content analysis dengan menafsirkan dialog, narasi, dan monolog tokoh berdasarkan konsep tazkiyatun nafs dalam akhlak tasawuf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fahri mengalami pergulatan batin yang mencerminkan dinamika nafs, mulai dari dorongan nafs al-ammarah, proses refleksi melalui nafs al-lawwamah, hingga mencapai ketenangan nafs al-muthmainnah. Nilai-nilai tazkiyatun nafs yang tampak dalam perkembangan karakter Fahri meliputi pengendalian diri, kesabaran, keikhlasan, penjagaan kehormatan diri (iffah), dan tawakal. Nilai-nilai tersebut membentuk karakter Fahri menjadi pribadi yang matang secara spiritual serta mampu menghadapi berbagai ujian hidup dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip agama. Penelitian ini menunjukkan bahwa novel Ayat-Ayat Cinta tidak hanya menghadirkan kisah cinta Islami, tetapi juga merepresentasikan perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai-nilai tasawuf. This study aims to analyze the values of tazkiyatun nafs in the novel Ayat-Ayat Cinta by Habiburrahman El Shirazy, focusing on the dynamics of the protagonist's inner struggle and the influence of the soul purification process on Fahri's character development. The study employs a descriptive qualitative method with a Sufistic approach. Primary data is the novel Ayat-Ayat Cinta, while secondary data is obtained from books, journals, and relevant previous research. Data collection was conducted through literature study, intensive reading, note-taking, and documentation. Data analysis used content analysis by interpreting the character's dialogues, narrations, and monologues based on the concept of tazkiyatun nafs in Sufi ethics. The results show that Fahri experiences inner struggles reflecting the dynamics of nafs, from the impulses of nafs al-ammarah, the reflective process through nafs al-lawwamah, to achieving the tranquility of nafs al-muthmainnah. The values of tazkiyatun nafs evident in Fahri's character development include self-control, patience, sincerity, self-preservation (iffah), and tawakkal. These values shape Fahri's character into a spiritually mature individual capable of facing life's trials while adhering to religious principles. This study demonstrates that Ayat-Ayat Cinta is not merely an Islamic love story but also represents a spiritual journey rich in Sufi values.References
Aisyah, S. (2015). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Skripsi, UIN Sunan Kalijaga.
Abrams, M. H. (1999). A Glossary of Literary Terms. Boston: Heinle & Heinle.
Amin, M. (2025). Konsep tazkiyat al-nafs perspektif Al-Qur'an (Studi pemikiran HAMKA dalam Tafsir Al-Azhar). FATHIR: Jurnal Studi Islam, 2(2), 167–190. https://doi.org/10.71153/fathir.v2i2.238
El Shirazy, H. (2004). Ayat-Ayat Cinta. Jakarta: Republika.
Fauzi, A. (2017). Nilai-nilai tasawuf dalam novel Negeri 5 Menara. Tesis, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Hidayah, N. (2018). Konsep mahabbah dalam pemikiran Al-Ghazali dan relevansinya dengan pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 112–130.
Ibn Arabi. (2002). Fusus al-Hikam (Terjemahan). Jakarta: Islamika.
Ibn Qayyim al-Jawziyya. (2010). Madarij al-Salikin (Terjemahan). Jakarta: Pustaka Azzam.
Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Munawaroh, L. (2020). Tazkiyatun nafs dalam novel Islami kontemporer. Jurnal Sastra dan Keislaman, 5(1), 45–67.
Nurgiyantoro, B. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Rakhmat, J. (2003). Psikologi Agama: Sebuah Pengantar. Bandung: Mizan.
Schimmel, A. (1975). Mystical Dimensions of Islam. Chapel Hill: University of North Carolina Press.