Abstract
Sejarah perkembangan Filsafat Islam adalah produk interaksi antara dua komponen utama pemikiran rasional dan pengalaman spiritual yang merupakan bagian integral dari tradisi Imam. Salah satu aliran dalam perkembangan tersebut adalah filsafat Isyraqi, yang populer setelah rendahnya Syihabuddin Suhrawardi, yang hidup pada abad ke-12. Aliran filsafat ini disebut filsafat iluminasi, oleh karena itu, konsep cahaya menjadi masalah utama realitas. Selain pendekatan rasional, filsafat ini juga memperhitungkan essue intuisi dan pengalaman spiritual. Tulisan ini hanya mempertimbangkan konsep filsafat isyraqiy, yang menjelaskan konsep dasar, hubungan antara filsafat dan tasawuf dalam pemikiran Suhrawardi, serta hikmah dalam sistem filsafat. Metode: Studi Literatur terhadap beberapa sumber yang menelusuri filsafat iluminasi dan tasawuf. Hasil: Filsafat Isyraqi adalah sintesis antara rasionalitas filsafat dan pengalaman spiritual tasawuf. Selain itu, konsep hikmah al-isyraq yang dikembangkan Suhrawardi memberikan sumbangan penting bagi pemikiran filsafat Islam mady. Konsep ini membantu dalam memahami hubungan antara manusia, alam semesta, dan Tuhan.References
Nasr, Seyyed Hossein. 1996. Islamic Philosophy from Its Origin to the Present. New York: SUNY Press.
Suhrawardi. Hikmat al-Isyraq.
Wikipedia. “Illuminationism”. https://en.wikipedia.org/wiki/Illuminationism
Repository IAIN Kudus. https://repository.iainkudus.ac.id/8132/1/FILSAFAT%20ISLAM%20MADZHAB%20KEDUA%20TEOSUFI%20ILUMINASI%20OK.pdf
Neliti Journal. https://www.neliti.com/publications/632592/fisafat-iluminasi-islam-hikmat-al-ishraq