INTEGRASI ILMU DALAM PEMBENTUKAN KONSEP DIRI ISLAMI: SINERGI ANTARA PENGETAHUAN, KEIMANAN, DAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN

Authors
  • Sabrina Salsabila

    Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
    Author
Keywords:
Integrasi ilmu, Konsep diri, Pendidikan Islam, Identitas Islami, Kepribadian.
Abstract
Perkembangan ilmu pengetahuan pada era modern menuntut adanya paradigma keilmuan yang tidak hanya berorientasi pada aspek rasional, tetapi juga memperhatikan dimensi spiritual dan moral. Salah satu paradigma yang berkembang dalam pendidikan Islam adalah integrasi ilmu, yaitu upaya menghubungkan ilmu agama dan ilmu umum sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi. Artikel ini bertujuan mengkaji bagaimana integrasi ilmu berkontribusi terhadap pembentukan konsep diri Islami melalui pendekatan kajian pustaka (library research). Analisis dilakukan dengan menelaah berbagai teori mengenai integrasi ilmu, konsep diri dalam psikologi, serta konsep manusia dalam perspektif Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ilmu mampu membentuk konsep diri yang utuh karena mengembangkan dimensi intelektual, emosional, sosial, dan spiritual secara seimbang. Individu tidak hanya memahami dirinya berdasarkan kemampuan akademik, tetapi juga menyadari identitasnya sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi. Dengan demikian, integrasi ilmu menjadi fondasi penting dalam pembentukan kepribadian Islami yang berkarakter, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan modern.
Downloads
Download data is not yet available.
References

Zulkifli, M. (2016). Relevansi Konsep Tazkiyatun Nafs dalam Pembentukan Kepribadian Muslim di Era Modern. Jurnal Tasawuf dan Psikoterapi, 7(1), 55–66.

Tanjung, Z. S. Y., Hanafiah, M. A., & Fadhilah, M. N. (2025). Konsep Fitrah dalam Perspektif Islam dan Komparasinya dengan Konsep Tabula Rasa. AUD Cendekia: Journal of Islamic Early Childhood Education, 5(3), 205–221. https://doi.org/10.53802/audcendekia.v5i3.580

Dewi, N. N. D. A., & Ratih, A. A. S. W. K. (2026). Psikologi Humanistik dan Optimalisasi Potensi Diri di Era Modern. PsyEcho Journal of Psychology, 2(2), 26–30.

Ika, I., Sufitriyani, S., Sobah, S. D., & Febiyani, H. (2023). Integrasi Islam dan Ilmu Pengetahuan. Jurnal Faidatuna, 4(3), 117–129. https://doi.org/10.53958/ft.v4i3.293

Dewi, M. R., & Fauzi, A. (2025). Aligning Humanistic Psychology and Islamic Education: A Theoretical Dialogue between Carl Rogers and Abraham Maslow. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 10(2), 236–246. https://doi.org/10.15575/atthulab.v10i2.52273

Arroisi, J., Ash-Shufi, C. G. F., & Fadhlil, F. D. (2022). Konsep Aktualisasi Diri Perspektif Barat dan Islam. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 8(1), 1. https://doi.org/10.31332/zjpi.v8i1.2964

Al Afify, M. F. (2018). Konsep Fitrah dalam Psikologi Islam. TSAQAFAH, 14(2), 279. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v14i2.2641

Rochmawati, N., Khoirunnisa, F., & Abhari, I. N. M. (2026). Konsep Fitrah Manusia dalam Psikologi Islam: Integrasi Perspektif Al-Qur'an dan Teori Psikologi Modern. Archetype: Jurnal Ilmiah Psikologi dan Terapan.

Sa'diyah, H., & Gumilar, M. S. (2025). Aktualisasi Diri Menurut Perspektif Psikologi Barat dan Perspektif Tasawuf. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(5), 930–940. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i5.5698

Cover Image
Downloads
Published
2026-07-05
Section
Articles

How to Cite

INTEGRASI ILMU DALAM PEMBENTUKAN KONSEP DIRI ISLAMI: SINERGI ANTARA PENGETAHUAN, KEIMANAN, DAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(8). https://doi.org/10.2238/e0c91828

Similar Articles

21-30 of 364

You may also start an advanced similarity search for this article.