Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Risiko Keselamatan Kerja pada Nelayan Perempuan di Bulang Lintang Kota Batam Tahun 2026
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat risiko keselamatan kerja pada nelayan perempuan di Bulang Lintang, Kota Batam, tahun 2026. Nelayan perempuan di lokasi ini bekerja pada malam hari dengan penerangan terbatas dan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang masih rendah. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain cross-sectional ini melibatkan 58 nelayan perempuan penangkap udang malam hari yang dipilih dengan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Chi-Square (α = 0,05). Sebagian besar responden berumur produktif (53,4%), memiliki masa kerja kurang berpengalaman (74,1%), tidak patuh menggunakan APD (58,6%), berpengetahuan K3 kurang (60,3%), dan berisiko tinggi (63,8%). Tidak terdapat hubungan antara umur dan tingkat risiko keselamatan kerja (p = 0,692), sedangkan masa kerja (p = 0,011), kepatuhan penggunaan APD (p = 0,001), dan pengetahuan K3 (p = 0,002) berhubungan signifikan. Disimpulkan bahwa masa kerja, kepatuhan penggunaan APD, dan pengetahuan K3 berhubungan dengan tingkat risiko keselamatan kerja, sedangkan umur tidak. Disarankan peningkatan edukasi K3 serta penyediaan dan penggunaan APD yang sesuai.Keywords
umur, masa kerja, pengetahuan K3, alat pelindung diri (APD), risiko keselamatan kerja
References
- Azizi, A. (2012). Peran gender dalam pengambilan keputusan rumah tangga nelayan di Kota Semarang Utara. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 7(1), 113–125.
- Deffrina, D. P. (2017). The study of poverty of traditional fishermen households in Buluh Island, Bulang Subdistrict, Batam City, Riau Islands Province.
- Dewi, F. S. (2023). Edukasi peningkatan pengetahuan dan perilaku keselamatan kesehatan kerja nelayan terhadap alat pelindung diri. Ekalya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 2(1), 78–86. https://doi.org/10.57254/eka.v2i1.19
- Frestiqauli, S., Sujantoko, S., Murdjito, M., Wardhana, W., Mustain, M., Silvianita, S., & Dhanistha, W. L. (2024). Penyuluhan keselamatan dan kesehatan kerja pada nelayan Surabaya Timur. Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 1303–1308. https://doi.org/10.12962/j26139960.v8i2.808
- Haji, A. (2022). Self-agency perempuan nelayan di Kampung Bulang, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Jurnal Bestari, 3(1), 48–59.
- Hendrawan, A. (2014). Analisa keselamatan dan kesehatan kerja pada nelayan.
- Hendrawan, A. K., et al. (2020). Gambaran tingkat pengetahuan nelayan tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Jurnal Saintara, 5(1).
- Irvan, Saptaputra, S. K., & Handayani, L. (2025). Faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada nelayan Bungkutoko di Kota Kendari tahun 2023. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo, 5(4), 207–215.
- Jumadi, Andriani, R., Thaifur, A. Y. B. R., & Muin, M. A. (2025). Analisis faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada nelayan di wilayah kerja Puskesmas Betoambari Kota Baubau 2025. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(12).
- Kalalo, S. Y., Kaunang, W. P. J., & Kawatu, P. A. T. (2016). Hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang K3 dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan di Desa Belang Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara. Pharmacon, 5(1), 244–251.
- Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2024). Nelayan ikan: Jumlah nelayan perikanan tangkap di laut menurut provinsi. https://portaldata.kkp.go.id/Portals/Data-Statistik/Nelayan/Tbl-Statis/d/65
- Marasut, J., Kawatu, P. A. T., & Nelwan, J. E. (2022). Gambaran pengetahuan dan sikap tentang keselamatan dan kesehatan kerja pada nelayan di Kecamatan Essang Kabupaten Kepulauan Talaud. Jurnal KESMAS, 11(2).
- Mustaqimah, H. N. N., & Inayah, Z. (2026). Pengaruh pemakaian alat pelindung diri terhadap kecelakaan kerja nelayan di Kecamatan Gresik. Jurnal Kesehatan Tambusai, 7(2).
- Notoatmodjo, S. (2014). Promosi dan perilaku kesehatan.
- Putri, A. S. R. I., Wahyu, A., & Thamrin, Y. (2021). Penerapan prosedur dan pengetahuan K3 terhadap kejadian kecelakaan kerja pada pekerja PT. Industri Kapal Indonesia. Hasanuddin Journal of Public Health, 2(2), 138–149. https://doi.org/10.30597/hjph.v2i2.13017
- Rusda, R. P. R., Berek, N. C., & Ndoen, H. I. (2022). Analysis of differences in knowledge and attitudes of bagan apung fishermen about work safety before and after participating in K3 promoting. Pancasakti Journal of Public Health Science and Research, 2(3), 218–224.
- Saari, D. P., Hariani, Y., & Muhammad, N. (2024). Dampak pengetahuan, sikap dan masa kerja dengan kejadian kecelakaan kerja di PT X Palembang tahun 2024. Jurnal Kesehatan Terapan, 11(2), 148–155. https://doi.org/10.54816/jk.v11i2.798
- Salsabila, S. (2020). Analisis faktor yang mempengaruhi kecelakaan kerja pada nelayan di wilayah pesisir Belawan [Skripsi].
- Silvia, N. (2024). Gambaran gangguan kesehatan akibat kerja dan kecelakaan kerja pada nelayan di Indonesia. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8, 3872–3881.
- Sumerah, F., Sumampouw, O. J., & Kapantow, N. H. (2024). Umur dan kecelakaan kerja pada anak buah kapal: Penelitian cross-sectional. Sam Ratulangi Journal of Public Health, 5(1).