Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENERAPAN PIJAT LAKTASI SEBAGAI UPAYA NON-FARMAKOLOGI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM: STUDI KASUS DI PMB Bdn. SILVI AYU, S.Keb PEKANBARU

Abstract

Masa postpartum merupakan periode penting bagi ibu dalam proses pemulihan dan keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI). Salah satu masalah yang dapat terjadi pada masa nifas adalah ASI yang kurang lancar dan bendungan ASI. Kondisi tersebut dapat mengganggu kenyamanan ibu dan proses menyusui. Salah satu upaya non-farmakologi yang dapat diterapkan untuk membantu mengatasi masalah tersebut adalah pijat laktasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam studi kasus adalah Ny. M, usia 33 tahun, postpartum, yang mendapatkan asuhan kebidanan di PMB Bdn. Silvi Ayu, S.Keb Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi asuhan kebidanan. Intervensi berupa pijat laktasi diberikan ketika ibu mengeluhkan ASI kurang lancar, disertai edukasi mengenai teknik menyusui yang benar dan anjuran untuk menyusui bayi lebih sering. Pada kunjungan nifas hari ketiga, Ny. M menyampaikan bahwa ASI kurang lancar. Hasil pemeriksaan menunjukkan keadaan umum ibu baik dengan tekanan darah 120/70 mmHg, suhu 36,1°C, nadi 80 kali/menit, dan pernapasan 20 kali/menit. Pijat laktasi sebagai salah satu upaya non-farmakologi diberikan dalam upaya membantu mengatasi keluhan ASI kurang lancar dan bendungan ASI. Penerapan pijat laktasi pada Ny. M postpartum menunjukkan adanya perbaikan keluhan berupa ASI yang sebelumnya kurang lancar menjadi lebih lancar pada evaluasi berikutnya.

Keywords

pijat laktasi, ASI, postpartum, ibu nifas, non-farmakologi

PDF

References

  1. Fahmi, Y. B., Oktaviana, A., Enmiza, & Herawati, R. (2022). Pengaruh Pijat Laktasi Terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di BPM Mas Roland dan BPM Eneng Ranah Hilir. Jurnal Kebidanan, 84–93.
  2. Hanubun, J. E. A., Indrayani, T., & Widowati, R. (2023). Pengaruh pijat laktasi terhadap produksi ASI ibu nifas. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(2), 411-418.
  3. Kementerian Kesehatan RI. (2021). Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan 2021. Kementerian Kesehatan RI, 23.
  4. Kemenkes RI. (2022). Teknik Menyusu Yang benar. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1321/teknik-menyusu-yang-benar
  5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
  6. Lestari, P. W. D., Haniyah, S., & Marifh, A. R. (2025). Studi Kasus Penerapan Pijat Laktasi Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas Post Sectio Caesarea Di RSUD Ajibarang. Borneo Nursing Journal (BNJ), 7(2), 780-788.
  7. Mulati, T. S., & Susilowati, D. (2016). Pengaruh Pelatihan Teknik Menyusui yang Benar pada Ibu Nifas Primipara Terhadap Ketrampilan Dalam Menyusui. Jurnal Terapan Ilmu Kesehatan, 5.
  8. Muswarah, S., & Sariyati, D. (2021). Pengaruh Pijat Laktasi Terhadap Kelancaran Produksi ASI Pada Ibu Menyusui di Baby Spa Patti. Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Kesehatan, 7–15.
  9. Nisa, Z. H. (2021). Pengaruh Sebelum dan Sesudah Dilakukan Pijat Laktasi Terhadap Produksi Air Susu Ibu pada Ibu Post Partum, 75–84.
  10. Retmiyanti, N. (2020). Pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum di wilayah kerja Puskesmas Koto Agung Sitiung 1. Universitas Dharmas Indonesia.
  11. Sulistyani, R. D., & Haryani, S. (2023). Gambaran Pengelolaan Menyusui Tidak Efektif pada Ibu Post Partum Spontan di Puskesmas Guntur 2 Kabupaten Demak: Description of Ineffective Breastfeeding Management for Spontaneous Postpartum Mothers at the Guntur 2 Health Center, Demak Regency. Journal of Holistics and Health Sciences, 5(1), 144-154.
  12. UNICEF. (2020). Pekan Menyusui Dunia. UNICEF dan WHO menyerukan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan agar mendukung semua ibu menyusui di Indonesia selama COVID -19. https://www.unicef.org/indonesia/id/press-releases/pekan-menyusui-dunia-unicef-dan-who-menyerukan-pemerintah-dan-pemangku-kepentingan
  13. WHO. (2024). Ibu Membutuhkan Lebih Banyak Dukungan Menyusui Selama Masa Kritis Bayi Baru Lahir. https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/01-08-2024-mothers-need-more-breastfeeding-support-during-critical-newborn-period
  14. Yuliana, E., Murdiningsih, M., & Indriani, P. L. N. (2022). Hubungan persepsi ibu, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap Pemberian ASI ekslusif pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Cahya Maju Lempuing Oki tahun 2021. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 614-620.
  15. Yuliana, W., & Hakim, B. N. (2020). Evidence Dalam Asuhan Kebidanan Masa Nifas. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.

Similar Articles

191-200 of 326

You may also start an advanced similarity search for this article.