Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGARUH PIJAT TUINA TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN PADA BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATU AJI KOTA BATAM

Abstract

Malnutrisi, jika tidak segera ditangani, dapat berdampak buruk pada balita. Kekurangan gizi dapat mengganggu proses pertumbuhan, produksi energi, pertahanan imun, struktur dan fungsi otak, serta perilaku anak. Menurut SSGI 2022, prevalensi balita kekurangan gizi adalah 17,1%. Pijat tuina merupakan alternatif nonfarmakologis untuk mengatasi penurunan nafsu makan pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat tuina dalam meningkatkan nafsu makan pada balita kekurangan gizi di wilayah kerja Puskesmas Batu Aji, Kota Batam. Jenis penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan desain pretest-posttest satu kelompok. Sampel penelitian ini berjumlah 15 balita kekurangan gizi dengan penurunan nafsu makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nafsu makan balita sebelum intervensi yang diberikan kepada responden rata-rata 1,13 sedangkan setelah intervensi rata-rata nafsu makan menjadi 1,80. Berdasarkan hasil uji statistik Tes T Berpasangan, diperoleh nilai signifikansi 0,004 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 5% (p-value = 0,004 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat tuina untuk meningkatkan nafsu makan pada balita kurang gizi di wilayah kerja Puskesmas Batu Aji, Kota Batam. Disarankan kepada bidan untuk memberikan terapi pijat tuina dalam perawatan balita kurang gizi dengan nafsu makan menurun.

Keywords

Pijat Tuina, Peningkatan Nafsu Makan, Gizi Kurang

PDF

References

  1. Aisy, R., Harahap, L. M., & Fajri, N. (2022). Perilaku Orang Tua dalam Praktik Pemberian Makanan pada Aanak Usia Pra Sekolah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 5(4), 1-8.
  2. Alifah, A. N. (2020). Upaya Peningkatan Nafsu Makan Pada Anak Usia 3-6 Tahun [Karya Tulis Ilmiah]. Universitas Muhammadiyah Magelang.
  3. Ayuningtyas, H., Nadhiroh, S. R., Milati, Z. S., & Fadilah, A. L. (2022). Status Ekonomi Keluarga dan Kecukupan Gizi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-24 Bulan di Kota Surabaya. Media Gizi Indonesia, 17(1), 145-152. https://doi.org/10.20473/mgi.v17i1SP.145-152
  4. Festi, P. (2018). Buku Ajar Gizi dan Diet. Surabaya: UMSurabaya Publishing.
  5. Fitriani, D. (2018). Peran Estrogen dan Leptin dalam Homeostatis Energi. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 5(2), 123-131.
  6. Galita, T. N. M., & Septianingrum, T. D. (2023). Hormon dalam Perspektif Islam. Journal of Development and Reseach in Education, 4(1), 44-51.
  7. Gubbels, J. S. (2020). Environmental Influences on Dietary Intake of Children and Adolescents. Journal of Nutrients, 12(4), 1-6. http://doi.org/10.3390/nu12040922
  8. Helmyati, S., Wisnusanti, S. U., & Atmaka, D. R. (2019). The Tendency of Parents' Perception about Underestimating The Body Weight and Height of Their Own Children Under Five Years Old. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 7(1), 1-8. https://doi.org/10.21927/ijnd.2019.7(1).1-8
  9. Janet, R., Fornel, A., Fouillen, M., Derrington, E., Corgnet, B., Bensafi, M., & Dreher, J. C. (2021). Cognitive and Hormonal Regulation of Appetite for Food Presented in The Olfactory and Visual Modalities. Journal of NeuroImage, 230, 1-13. https://doi.org/10.1016/j.neuroimage.2021.117811
  10. Jusup, I., Asikin, H. G., & Sarjana, W. (2021). Psikiatri Biologi 1 (Diana & Kezia, Eds.: 1st ed.). Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
  11. Kabira, F. A., Ambohamsah, I., & Amelia, R. (2021). Modifikasi Makanan untuk Meningkatkan Gizi Balita di Kabupaten Polewali Mandar. Journal of Health, Education and Literacy (J-Health), 3(2), 68-75. https://doi.org/10.31605/j-health.v3i2
  12. Meilani, H., & Zulaikha, F. (2019). Hubungan Status Gizi terhadap Perkembangan Personal Sosial Anak Pra Sekolah di Samarinda. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 2(1).
  13. Meutia, N., & Fisiologi, B. (2020). Peran Hormon Ghrelin dalam Meningkatkan Nafsu Makan.
  14. Ningsih, F. (2018). Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Pola Makan Anak Usia Prasekolah di TK Marina Dusun Ciniayo Desa Panyangkalang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa [Skripsi]. UIN Alauddin Makassar.
  15. Nuzula, F., Oktaviani, M. M., & Anggari, R. S. (2018). Analisis terhadap Faktor-Faktor Penyebab Gizi Kurang pada Balita di Desa Banyuanyar Kecamatan Kalibaru Banyuwangi.
  16. Oktarinda, Z., Qarati, N. I., & Widyarni, A. (2020). Hubungan Pengetahuan, Pekerjaan Ibu dan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tapin Utara Tahun 2020. 1, 1-15.
  17. Sugiyono (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R& D. Bandung: Alfabeta.
  18. Profil Kesehatan Prov Kepri (2022). Profil Kesehatan Prov Kepri Tahun 2022.
  19. Putri, N. R., & Megasari, A. L. (2022). Edukasi Pijat Tui Na dalam Meningkatkan Nafsu Makan Balita. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(6), 4766-4774. http://doi.org/10.31764/jmm.v6i6.11129
  20. Rahayu, E. P., Handayani, N., & Rizki, L. K. (2021). Pengaruh Positive Affirmation terhadap Masalah Makan pada Anak. Medika Respati: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16(4), 257-262.

Similar Articles

101-110 of 266

You may also start an advanced similarity search for this article.