Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

EVALUASI PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS SELAKAU KABUPATEN SAMBAS

Abstract

Penyimpanan obat menentukan mutu, keamanan, dan ketersediaan sediaan farmasi di puskesmas. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kesesuaian persyaratan dan prosedur penyimpanan obat serta mengevaluasi indikator pengendalian persediaan di Puskesmas Selakau Kabupaten Sambas. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif evaluatif dengan rancangan potong lintang. Data dikumpulkan pada Februari–April 2026 melalui observasi, kartu stok, dan Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO). Sampel terdiri atas 67 item obat kategori fast moving yang dipilih secara purposif berdasarkan rekap LPLPO tahun 2025. Hasil dibandingkan dengan standar pelayanan kefarmasian dan nilai pembanding indikator penyimpanan yang digunakan dalam penelitian. Hasil menunjukkan 12 dari 16 persyaratan penyimpanan sesuai (75,00%) dan 4 indikator tidak sesuai (25,00%), yaitu CCTV, ventilasi, fasilitas suhu sejuk, dan tempat cuci tangan. Prosedur penyimpanan memenuhi 12 dari 13 indikator (92,31%), sedangkan 1 indikator tidak sesuai (7,69%) karena informasi pada dus belum lengkap. Ketepatan kartu stok mencapai 100%. Persentase stok mati sebesar 14,93%, rata-rata waktu kekosongan obat 36%, dan obat kedaluwarsa sebesar 20,90%, sehingga ketiga indikator tersebut belum memenuhi standar. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan sarana keamanan dan lingkungan gudang, perencanaan kebutuhan berbasis LPLPO, pemantauan stok berkala, penerapan FEFO secara konsisten, serta redistribusi obat yang bergerak lambat.

Keywords

evaluasi, pelayanan kefarmasian, penyimpanan obat, puskesmas, persediaan obat

PDF

References

  1. [1] A. Wahyuni, R. Reda, N. Aisyah, and F. S. Ilahi, 'Evaluasi Pengelolaan Obat Di Puskesmas Kayu Tangi Banjarmasin,' J. Insa. Farm. Indones., vol. 5, no. 2, pp. 183–191, 2022, doi: 10.36387/jifi.v5i2.1056.
  2. [2] N. Anisah, S. L. Yunita, and I. R. Hidayati, 'Analisis Pengelolaan Obat di Puskesmas X Provinsi Kalimantan Selatan,' J. Syifa Sci. Clin. Res., vol. 5, no. 1, pp. 71–80., 2023, doi: https://doi.org/10.37311/jsscr.v5i1.17046.
  3. [3] Kementerian Kesehatan RI, 'Peraturan Menteri Kesehatan No.72 Tahun 2016 tentang Pelayanan Kefarmasian. Kementrian Kesehatan RI,' Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2016.
  4. [4] R. Subagya, K. R. Bachtiar, and A. Rahmawati, 'Analisis Pengelolaan Obat Di Puskesmas Cibalong Kecamatan Cibalong Tahun 2022 Berdasarkan Permenkes RI Nomor 74 Tahun 2016,' Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, vol. 1, no. 4, pp. 227–238, 2023, doi: https://doi.org/10.55606/termometer.v1i4.2466.
  5. [5] R. Dewi and R. Yuswantina, 'Pengaruh penyimpanan obat terhadap stabilitas fisik dan kimia sediaan farmasi,' J. Farm. Indones., vol. 19, no. 2, pp. 101–110, 2022.
  6. [6] L. L. A. Warani, A. W. D. Syahyeri, and Y. Andriani, 'Evaluasi Penyimpanan Obat di Gudang Farmasi Puskesmas Saptosari Kabupaten Gunungkidul,' J. Farm. SYIFA, vol. 2, no. 2, pp. 74–80, 2024.
  7. [7] A. Elvinda, S. Putra and F. Ramadhan, 'Efisiensi distribusi obat dan pengendalian persediaan di fasilitas kesehatan,' Indones. J. Heal. Logist., vol. 7, no. 1, pp. 10–18., 2025.
  8. [8] R. Pakinde, L. Widyastuti, and H. Prabowo, 'Kepatuhan standar penyimpanan obat dan dampaknya terhadap mutu sediaan farmasi,' J. Kefarmasian Indones., vol. 14, no. 1, pp. 55–63, 2024.
  9. [9] R. Bunga, M. Hartini, S. Kurniawan, 'Pengaruh suhu dan kelembapan terhadap stabilitas obat di fasilitas kesehatan primer,' J. Ilmu Kefarmasian Indones., vol. 18, no. 1, pp. 22–30, 2025.
  10. [10] N. D. Rugiarti, A. N. Hidayati, D. Medisa, and D. A. Nugraheni, 'Evaluasi penyimpanan obat di Puskesmas X Kabupaten Sleman,' J. Ilm. Farm., vol. 17, no. 1, pp. 74–79, 2021.
  11. [11] S. Rezeki, J. Tuda, and R. Sondakh, 'Evaluasi penyimpanan obat di Puskesmas Tuminting,' J. Farm. Kesehat., vol. 10, no. 3, pp. 144–153., 2021.
  12. [12] L. Safitri, R. Andini, and D. Kurniasi, 'Kendala penyimpanan obat di Puskesmas dan dampaknya terhadap efisiensi pelayanan,' J. Farm. Terap., vol. 11, no. 1, pp. 1–9, 2025.
  13. [18] W. Imba, F. Herdwiani and T. Wijayanti, 'Evaluation of the implementation of Pharmaceutical Service Standards at the Keerom District Health Center, Indonesia,' J. Med. Rev., vol. 4, no. 2, pp. 603–608., 2024, doi: https://doi.org/10.37275/oaijmr.v4i2.545.
  14. [24] N. W. Putro, R. Herowati, and G. P. Widodo, 'Evaluation of drug management and improvement strategies using the Hanlon method in the Pharmacy Installation of ki ageng selo wirosari general hospital, grobogan regency, Indonesia,' Arch. Med. Case Reports, vol. 4, no. 3, pp. 393–401, 2023, doi: https://doi.org/10.37275/amcr.v4i3.338.
  15. [26] P. L. Avizza, M. Rosmiati, and K. Sari, 'Evaluation of Drug Storage at the Pharmaceutical Installation of Mutiara Cikutra Clinic Bandung for the Period of May 2025–June 2025,' J. Sci. Insights, vol. 2, no. 4, pp. 412–419, 2025, doi: https://doi.org/10.69930/jsi.v2i4.481.
  16. [28] D. K. Dendo, 'Ketersesuaian Kartu Stok Dan Jumlah Fisik Obat Antibiotik Di Puskesmas Mojolangu Kota Malang.' Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang, 2021.
  17. [29] T. Dharma, C. K. V., Sunarni and I. Purwidyaningrum, 'Analysis of drug management and improvement strategies using the Hanlon method at the Pharmacy Installation of Dr. Oen Kandang Sapi Hospital, Surakarta, Indonesia,' Open Access Indones. J. Med. Rev., vol. 4, no. 1, pp. 583–588., 2024.
  18. [34] Y. Siyamto, 'Pengggunaan Metode FIFO Dan FEFO Dalam Mengukur Efisisensi Dan Efektifitas Persediaan Obat Paten 2020–2021,' J. Ilm. Ekon. Islam, vol. 8, no. 2, pp. 2221–2230, 2022, doi: https://doi.org/10.29040/jiei.v8i2.6041.
  19. [35] S. N. Rafif, R. Hendriani, and R. Septyadi, 'Evaluasi Pengelolaan Obat Rusak, Kadaluarsa, dan Dead Stock Apotek X di Kota Bandung Periode Januari-Maret 2025,' FASKES J. Farm. Kesehatan, dan Sains, vol. 3, no. 1, pp. 23–32, 2025.
  20. [37] T. Asakereh, A. & Bahrani, 'Descriptive evaluative research design in health services studies,' Int. J. Res. Stud., vol. 1, no. 2, pp. 45–52, 2012.

Similar Articles

81-90 of 217

You may also start an advanced similarity search for this article.