Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI GINGER OIL TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI DESA LIPRAK KIDUL

Abstract

Mual dan muntah pada kehamilan atau emesis gravidarum sering terjadi pada trimester pertama dan dapat mengganggu kenyamanan serta aktivitas ibu hamil. Aromaterapi minyak esensial jahe merupakan intervensi nonfarmakologis yang berpotensi menurunkan derajat emesis gravidarum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi ginger oil terhadap kejadian dan intensitas emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Banyuanyar. Penelitian ini menggunakan rancangan one-group pretest–posttest dengan total sampel 24 ibu hamil trimester pertama yang mengalami emesis gravidarum. Responden menerima inhalasi aromaterapi dengan 2–3 tetes minyak esensial jahe pada tisu selama tiga hari berturut-turut. Tingkat emesis gravidarum diukur menggunakan kuesioner Pregnancy-Unique Quantification of Emesis (PUQE) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon matched-paired signed test. Sebelum intervensi, mayoritas responden (91,7%) mengalami emesis gravidarum berat. Setelah aromaterapi, distribusi berubah menjadi ringan (50%) dan sedang (50%), tanpa kasus berat. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,000 < 0,05), menandakan bahwa aromaterapi ginger oil efektif menurunkan intensitas dan frekuensi emesis gravidarum. Aromaterapi ginger oil merupakan intervensi nonfarmakologis yang aman, sederhana, dan efektif untuk menurunkan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama serta dapat meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan ibu.

Keywords

Emesis gravidarum, minyak jahe, aromaterapi, kehamilan, intervensi nonfarmakologis

PDF

References

  1. 1. Adrianto. (2024). Efektivitas aromaterapi jahe terhadap mual dan muntah pada ibu hamil.
  2. 2. Aryasih, I. G. A. P. S., Udayani, N. P. M. Y., & Sumawati, N. M. R. (2022). Pemberian aromaterapi peppermint untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(2), 139–145. https://doi.org/10.37294/jrkn.v6i2.367
  3. 3. Bahrah, B., & Wigunarti, M. (2022). Pengaruh permen jahe terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I. Malahayati Nursing Journal, 1689–170.
  4. 4. Citrawati, N. K., & Arwidianan, I. D. P. (2023). Characteristic description of emesis gravidarum case to pregnant woman in 1st trimester. Indonesian Journal of Global Health Research, 5(2), 217–222.
  5. 5. Damansyah, H., & Retni, A. (2022). Pengaruh pemberian aromaterapi jahe terhadap ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 2(1), 10–18.
  6. 6. Firda, A., Fitrianingtyas, R., & Sari, M. P. (2024). Pemberian aromaterapi lemon dan relaksasi nafas dalam dapat menurunkan tingkat stres ibu hamil. Jurnal IDAMAN (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan), 8(1), 9. https://doi.org/10.31290/j.idaman.v8i1.4078
  7. 7. Handayani, R. (2023). Efektivitas air jahe hangat terhadap tingkat mual pada ibu hamil trimester pertama. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 7, 115–122.
  8. 8. Juwita, S., Yulita, N., & Jumiati. (2023). The effect of ginger aroma therapy on nausea and vomiting in first trimester pregnant women. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 1(3), 25–30.
  9. 9. Pratiwi, F., & Subarnas, A. (2020). Aromaterapi sebagai media relaksasi. Farmaka, 18(3), 66–75.
  10. 10. Putri, N. P. O. (2025). Gambaran emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I dengan menggunakan PUQE-24 skor di Kelurahan Tegalcangkring Tahun 2024. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI), 2(3), 61–67.
  11. 11. Rahayu, D. S. (2024). Pengaruh pemberian aromaterapi ginger oil dan lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di PMB Dian Sri Rahayu Tahun 2024. Journal of Midwifery, 12(2), 1–23.
  12. 12. Simbolon, J. L., & Sitompul, E. S. (2024). Birth ball dan aromatherapy terhadap kemajuan dan kepuasan persalinan. Yogyakarta: Selat Media.
  13. 13. Wirda, W., et al. (2020). Pengaruh pemberian aromaterapi jahe terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama di wilayah kerja Puskesmas Mangarabombang Kabupaten Takalar. Journal of Islamic Nursing, 5(2), 127. https://doi.org/10.24252/join.v5i2.17631
  14. 14. Yuliani, L., & Purnama, Y. (2025). Gambaran mual dan muntah (emesis gravidarum) pada ibu hamil TM 1, 13(1), 143–149.
  15. 15. Yunis, S., Ningsih, M. P., & Oktavia, N. S. (2021). Pengaruh aromaterapi campuran ekstrak jahe (Zingiber officinale) dan lemon (Citrus limon) terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Pauh Padang. Jik Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 53. https://doi.org/10.33757/jik.v5i1.363

Similar Articles

101-110 of 133

You may also start an advanced similarity search for this article.