Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Meningkatkan Berat Badan Bayi Dengan Baby Massage

Abstract

Infant massage is a form of therapy involving direct physical contact that fosters a sense of safety and comfort for the baby. A mother's touch and embrace are fundamental needs for an infant. Regular infant massage boosts levels of catecholamine hormones, such as epinephrine and norepinephrine. These hormones stimulate infant growth and development by increasing appetite, aiding in weight gain, and promoting the development of brain structure and function. This study aimed to provide supplementary infant massage therapy to healthy infants and toddlers; the sessions were conducted directly for mothers with infants at the Independent Midwifery Practice (PMB) by Silvi Ayu, S.Keb. The methods employed included lectures, question-and-answer sessions, and live demonstrations of infant massage techniques. The results indicate that infant massage has a positive impact on sleep quality. Evaluations revealed that the mothers were delighted with the activity; they were able to observe the massage techniques firsthand and learn how to massage their own babies. The mothers expressed satisfaction, noting that their babies slept soundly after the massage, and observed that the practice fostered a closer bond between mother and child.Pijat bayi adalah jenis terapi dengan sentuhan langsung ke tubuh bayi yang bisa membuatnya merasa aman dan nyaman. Sentuhan dan pelukan dari seorang ibu adalah kebutuhan pokok bagi bayi. Jika pijat bayi dilakukan secara rutin, maka hormon katekolamin seperti epinefrin dan norepinefrin akan meningkat. Hormon ini bisa memicu pertumbuhan dan perkembangan bayi karena dapat meningkatkan nafsu makan, membantu meningkatkan berat badan, serta merangsang perkembangan struktur dan fungsi otak. Tujuan penelitian adalah memberikan terapi tambahan berupa massage bayi kepada bayi dan balita yang sehat, yang dilakukan secara langsung dan disampaikan kepada ibu-ibu yang memiliki bayi di PMB oleh Silvi Ayu, S.Keb. Metode yang dilakukan adalah ceramah tanya jawab dan demonstrasi pijat bayi. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, ibu sangat senang dengan adanya kegiatan pijat bayi ini. Ibu dapat melihat secara langsung tata cara pemijatan bayi dan sekaligus belajar melakukan pijatan terhadap bayinya sendiri. Ibu merasa puas, karena bayinya dapat tidur dengan nyenyak setelah dilakukan pemijatan. Selain itu bayi menjadi lebih dekat dengan ibunya.

Keywords

Bayi, Pijat Bayi, Berat Badan

PDF

References

  1. Kumalasari, D., & Setia Wati, D. (2018). Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Anak Dengan Perkembangan Motorik Kasar Dan Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun Abstract : Knowledge Among Mothers Of Preschool Children In Motor Development (Vol. 12, Number 4).
  2. Lisviarose, L., Susanti, K., & Fitria, N. (2024). Buku Pijat Bayi. In Eureka Media Aksara. Eureka Media Aksara.
  3. Nofita Sari, Siti Muawanah, & M. Zuhal Purnomo. (2023). Analisis Pengetahuan Ibu Dengan Praktik Pijat Bayi Umur 3-12 Bulan. Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja, 8(1), 9–16. https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v8i1.209
  4. Tiara Carolin, B., Syamsiah, S., & Mauliah Khasri, M. (2020). Pijat Bayi Dapat Meningkatkan Berat Badan Bayi. In Jurnal Kebidanan (Vol. 6, Number 3).
  5. Waris Nainggolan, A., Putri Damanik, L., Munthe, J., Barus, M., & Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan, K. (2022). Pemberdayaan Ibu Dalam Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi Melalui Pijat Bayi (Vol. 5).

Similar Articles

31-40 of 71

You may also start an advanced similarity search for this article.