Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN PENGETAHUAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DENGAN CALCULUS PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 5 MARTAPURA KABUPATEN BANJAR

Abstract

Oral and dental health is an essential part of overall health and should be maintained from school age. Lack of knowledge about oral hygiene can lead to plaque buildup, which mineralizes into calculus. Unremoved calculus can lead to various oral health problems. This study aimed to determine the relationship between oral hygiene knowledge and calculus in eighth-grade students at SMP Negeri 5 Martapura. The study used a cross-sectional analytical design, with a sample size of 43 students drawn using a total sampling technique. Knowledge data were obtained through a questionnaire, while calculus status was assessed using the Calculus Index (CI). Data were analyzed using the Chi-square test. The results showed that the majority of respondents had poor oral hygiene knowledge (26 students (60.5%), while 17 students (39.5%) had good oral hygiene knowledge. 15 students (34.9%) had good calculus status, 12 students (27.9%), and 16 students (37.2%). The Chi-Square statistical test results yielded a p-value of 0.000 with α = 0.05, meaning p < α, thus Ha is accepted and Ho is rejected. The conclusion of this study indicates a relationship between oral hygiene knowledge and calculus in eighth-grade students of SMP Negeri 5 Martapura. It is recommended that students maintain oral hygiene and that the school improve oral health education. Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh yang perlu dijaga sejak usia sekolah. Kurangnya pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut dapat menyebabkan penumpukan plak yang mengalami mineralisasi menjadi calculus. Calculus yang tidak dibersihkan dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan kebersihan gigi dan mulut dengan calculus pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Martapura. Penelitian menggunakan desain analitik Cross Sectional dengan jumlah sampel 43 siswa yang diambil menggunakan teknik Total Sampling. Data pengetahuan diperoleh melalui kuesioner, sedangkan kondisi calculus diperiksa menggunakan Calculus Index (CI). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kebersihan gigi dan mulut kategori kurang baik sebanyak 26 siswa (60,5%), sedangkan kategori baik sebanyak 17 siswa (39,5%). Kondisi calculus responden kategori baik sebanyak 15 siswa (34,9%), kategori sedang sebanyak 12 siswa (27,9%), dan kategori buruk sebanyak 16 siswa (37,2%). Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,000 dengan α = 0,05 , jadi p < α sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan kebersihan gigi dan mulut dengan calculus pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Martapura. Disarankan agar siswa menjaga kebersihan gigi dan mulut serta pihak sekolah meningkatkan edukasi kesehatan gigi dan mulut.

Keywords

Pengetahuan, Kebersihan Gigi dan Mulut, Calculus, Siswa SMP

PDF

References

  1. Ali As Zulfikar, Pahruddin muhammad, S. I. (2024). Analisis Data Penelitian Kesehatan Teori dan Aplikasi. Tahta Media Group.
  2. Gloria M. P. Kojongian, Juliatri, C. N. M. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Karang Gigi dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Sekolah Menengah Atas. E-GiGi, 13(2), 299–304. https://doi.org/10.35790/eg.v13i2.59563
  3. Medina-vega, M. (2024). Periodontal status among 12-year-old schoolchildren : a population-based cross-sectional study in Quito , Ecuador. 1–10.
  4. Notoadmodjo. (2018). Promosi Kesehatan : Teori dan Aplikasi. In Jakarta; Rineka Cipta.
  5. Prasetya, M. A., Hutomo, L. C., Program, Y. K. S., Sarjana, S., Gigi, K., Profesi, D., Gigi, D., & Kedokteran, F. (2025). Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Orang Tua terhadap Status OHI-S (Oral Hygiene Index-Simplified) pada Anak Berkebutuhan Khusus Relationship between Knowledge, Attitude, and Behaviour of Parents with OHI-S Status (Oral Hygiene Index-Simplified) of. E-GiGi 2025, 13(2), 382–389.
  6. Roboth, F. D., Mintjelungan, C. N., & Juliatri, J. (2025). Hubungan antara Perilaku Menyikat Gigi dengan Indeks Kalkulus pada Masyarakat Pesisir. E-GiGi, 14(1), 76–81. https://doi.org/10.35790/eg.v14i1.62646
  7. Sofya, A., Novita, N. C., Afgani, M. W., Isnaini, M., Islam, U., Raden, N., & Palembang, F. (2024). Metode Survey : Explanatory Survey dan Cross Sectional dalam Penelitian Kuantitatif Survey Methods : Explanatory Survey and Cross Sectional in Quantitative Research. 4(3), 1695–1708.
  8. Thakur, A., Kooner, A. K., Goel, S., Jain, R., Kaur, P., Grover, V., Arora, S., Das, G., Ahmed, N., & Heboyan, A. (2024). Prevalence of rapid calculus formers and its associated factors amongst patients visiting a dental hospital : a preliminary investigation. BMC Oral Health. https://doi.org/10.1186/s12903-024-04720-w
  9. Utamia, N. K., Amperawatca, M., Nurwati, B., Miha, A., Askya, R., & Akbar, M. A. (2023). HOW TO BRUSH YOUR TEETH GOOD AND CORRECTLY AS A CONTROL OF DENTAL PLAQUE TO PREVENT DENTAL CARIES AND SIMPLE CURATIVE DISEASES IN STUDENTS OF SMPN 2 MARTAPURA. 2(2), 134–140.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

11-20 of 515

You may also start an advanced similarity search for this article.