Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

ANALISIS PERSEPSI KESELAMATAN DAN PERILAKU KERJA TERHADAP PEKERJA KONSTRUKSI DORMITORY DENGAN KEJADIAN HAMPIR CELAKA PADA PT. X TAHUN 2026

Abstract

Apatisme terhadap kejadian hampir celaka (near miss) di sektor konstruksi umumnya dipicu oleh ketiadaan cedera fisik atau kerusakan material secara langsung, padahal akumulasi near miss merupakan indikator prediktif sebelum bereskalasi menjadi kecelakaan kerja fatal. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional ini bertujuan menganalisis hubungan antara persepsi keselamatan dan perilaku kerja terhadap kejadian hampir celaka pada 75 pekerja konstruksi unit dormitory PT. X yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan koreksi kontinuitas (Continuity Correction) pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki persepsi keselamatan baik (53,3%), perilaku kerja aman (56%), dan tingkat near miss rendah (53,3%). Uji bivariat membuktikan hubungan yang signifikan secara statistik antara persepsi keselamatan dengan near miss (p = 0,000), di mana 85,7% pekerja berpersepsi kurang baik mengalami near miss tinggi, serta antara perilaku kerja dengan near miss (p = 0,000), di mana 84,8% pekerja berperilaku tidak aman mengalami near miss tinggi. PT. X disarankan menerapkan intervensi Behavior Based Safety (BBS) berbasis Critical Behavior Checklist, membangun budaya no-blame, mengintensifkan tool box meeting , dan mengoptimalkan engineering control guna mempertahankan status zero accident.

Keywords

Persepsi Keselamatan, Perilaku Kerja, Hampir Celaka, Konstruksi

PDF

References

  1. Ajzen, I. (2020). The theory of planned behavior: Frequently asked questions. Human Behavior and Emerging Technologies, 2(4), 314–324.
  2. Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
  3. Bandura, A. (2018). Toward a psychology of human agency: Pathways and reflections. Perspectives on Psychological Science, 13(2), 130–136.
  4. BPJS Ketenagakerjaan. (2023). Data kecelakaan kerja sektor konstruksi. BPJS Ketenagakerjaan.
  5. BPJS Ketenagakerjaan. (2025). Laporan klaim kecelakaan kerja nasional. BPJS Ketenagakerjaan.
  6. Chaswa, N. E., et al. (2020). Internal and external factors influencing safety risk perception among construction workers. Journal of Safety Studies, 6(1), 22–31.
  7. Dekker, S. (2017). The Field Guide to Understanding “Human Error” (3rd ed.). Routledge.
  8. Fatiqa, I. A., & Pristya, T. Y. R. (2023). Kepatuhan prosedur dan iklim keselamatan di ketinggian: Kasus pada pekerjaan konstruksi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 15(4), 191–201.
  9. Fausia, F., Amelia, A. R., Gobel, F. A., & Yusuf, R. A. (2023). Faktor yang berhubungan dengan kesadaran pekerja melaporkan kejadian nyaris celaka. Jurnal Ilmiah Permas, 13(3), 991–1000.
  10. Geller, E. S. (2016). The Psychology of Safety Handbook (2nd ed.). CRC Press.
  11. Hadi, A., Kurniawan, B., & Ekawati, E. (2021). Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian near miss pada pekerja konstruksi gedung bertingkat. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 9(4), 512–520.
  12. Hartono, S., Nitami, M., & Handayani, P. (2023). Faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak aman pada pekerja PT X. Jurnal Promotif Preventif, 6(3), 366–373.
  13. Heinrich, H. W. (1931). Industrial Accident Prevention: A Scientific Approach. McGraw-Hill.
  14. International Labour Organization. (2023). World statistic on occupational safety and health. ILO.
  15. Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2025). Data kecelakaan kerja kuartal I 2025. Kemnaker.
  16. Khaliwa, F., & Djunaidi, Z. (2021). Faktor-faktor yang membentuk persepsi risiko pekerja konstruksi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 55–63.
  17. Marshall, P., Hine, D., & Hurlimann, A. (2018). Incident triangles and leading indicators in heavy construction safety. Construction Management and Economics, 36(7), 401–415.
  18. Mustofa, H. E., Yusvita, F., Situngkir, D., & Handayani. (2021). Persepsi risiko keselamatan kerja pada pekerja konstruksi. Jurnal Kesehatan Lingkungan Kerja, 3(2), 101–110.
  19. NIOSH. (2020). Near-miss reporting and risk matrix analysis in aggregate industry. National Institute for Occupational Safety and Health.
  20. Nurjanah, S., & Cooper, M. D. (2019). Evaluation of safe behaviors and safety climate in manufacturing plant operations. Journal of Safety Research and Management, 11(2), 88–97.

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

21-30 of 185

You may also start an advanced similarity search for this article.