Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGELOLAAN KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN MANAJEMEN HIPERGLIKEMIA MELALUI SENAM KAKI DIABETIK PADA LANSIA DI PANTI WREDHA SALIB PUTIH SALATIGA

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang sering terjadi pada lansia dan dapat menyebabkan ketidakstabilan kadar glukosa darah sehingga meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan ketidakstabilan kadar glukosa darah dengan manajemen hiperglikemia melalui senam kaki diabetik pada lansia di Panti Wredha Salib Putih Salatiga. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu lansia dengan diagnosis keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan glukometer. Asuhan keperawatan dilakukan selama tiga hari melalui pemantauan kadar glukosa darah, edukasi pengelolaan diabetes, demonstrasi, dan latihan senam kaki diabetik. Hasil menunjukkan kadar glukosa darah sewaktu awal sebesar 257 mg/dL. Selama pelaksanaan, kadar glukosa darah sewaktu menjadi 225 mg/dL pada hari pertama, 157 mg/dL pada hari kedua, dan 119 mg/dL pada hari ketiga. Klien mampu memahami manfaat dan langkah-langkah senam kaki diabetik, melakukan latihan dengan sedikit arahan, serta mengatakan merasa lebih tenang dan rileks. Pengelolaan ketidakstabilan kadar glukosa darah melalui manajemen hiperglikemia dan senam kaki diabetik menunjukkan hasil yang baik dalam meningkatkan kemampuan klien melakukan perawatan mandiri.

Keywords

diabetes melitus, ketidakstabilan kadar glukosa darah, manajemen hiperglikemia, senam kaki diabetik, lansia

PDF

References

  1. Agustina, O. N., & Armiyati, Y. (2025). Penurunan kadar glukosa darah pasien DM tipe ii dengan latihan senam kaki diabetes: Studi Kasus. Ners Muda, 6(1), 37. https://doi.org/10.26714/nm.v6i1.15757
  2. Asniati, & Hasana, U. (2021). Pengaruh senam kaki diabetik dengan koran terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe ii. 359–363.
  3. Dewi, R., Budhiana, J., Agustina, M. P., Melinda, F., & Wahida, A. Z. (2024). The effect of 12-weeks foot exercise on blood glucose levels, ankle brachial index, and sensation of protection in diabetes mellitus patients: a quasi-experiment study. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 12(3). https://doi.org/10.24198/jkp
  4. Fortuna, T. A., Karuniawati, H., Purnamasari, D., & Purlinda, D. E. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi komplikasi pada pasien diabetes mellitus di RSUD Dr. Moewardi. Jurnal Farmasi Indonesia, 20(1). http://journals.ums.ac.id/index.php/pharmacon
  5. Hardika, B. D. (2018). Penurunan gula darah pada pasien diabetes melitus tipe ii melalui senam kaki diabetes. MEDISAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan, 16(2), 60–66.
  6. Kusumaningrum, T. S., Maswarni, Isza, M., & Putri, S. D. (2022). Efektivitas edukasi kesehatan demonstrasi senam kaki diabetes terhadap peningkatan pengetahuan penderita diabetes mellitus. Jurnal Menara Medika , 4(2), 157. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menaramedika/indexp
  7. Muharram, F. R., Swannjo, J. B., Melbiarta, R. R., & Martini, S. (2025). Trends of diabetes and pre-diabetes in Indonesia 2013–2023: a serial analysis of national health surveys. BMJ Open , 15(9). https://doi.org/10.1136/bmjopen-2024-098575
  8. Ningsih, R., Fatmasari, D., Yuswanto, T. J. A., Komariah, A., & Fiana, M. (2024). Kombinasi diabetes self management education (dsme) dengan senam kaki diabetik terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe ii. 9, 85–93.
  9. Nurhamsyah, D., Wahyuningsih, Y. T., Sutisnu, A. A., Kirana, A. D., Putri, A. D., Saufika, G., & Azizah, P. N. (2023). Jurnal ilmiah keperawatan indonesia (jiki) editor in chief. http://jurnal.umt.ac.id/index.php/jik/index
  10. Nurlatif, R. R. V., Sumardiyono, & Rahardjo, S. S. (2023). Determinants of diabetes mellitus in productive age. Unnes Journal of Public Health , 12(2), 94–103. https://doi.org/10.15294/ujph.v12i2.72159
  11. Sun, H., Saeedi, P., Karuranga, S., Pinkepank, M., Ogurtsova, K., Duncan, B. B., Stein, C., Basit, A., Chan, J. C. N., Mbanya, J. C., Pavkov, M. E., Ramachandaran, A., Wild, S. H., James, S., Herman, W. H., Zhang, P., Bommer, C., Kuo, S., Boyko, E. J., & Magliano, D. J. (2022). Idf diabetes atlas: global, regional and country-level diabetes prevalence estimates for 2021 and projections for 2045a. Diabetes Research and Clinical Practice, 183. https://doi.org/10.1016/j.diabres.2021.109119
  12. Syafrizal, R., & Lismaria. (2024). Penerapan latihan senam kaki diabetik sebagai upaya mengatasi ketidakstabilan kadar gula darah. 3, 1–5.
  13. Syokumawena, Mediarti, D., & Agustini, D. (2024). Manajemen hiperglikemia pada pasien diabetes mellitus tipe ii dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah. 9, 68–82.

Similar Articles

1-10 of 177

You may also start an advanced similarity search for this article.