Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGELOLAAN KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN MANAJEMEN HIPERGLIKEMIA (KEPATUHAN OLAHRAGA JALAN KAKI) PADA LANSIA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PARE

Abstract

Ketidakstabilan kadar glukosa darah adalah salah satu masalah yang dapat ditemui pada lansia yang mengalami diabetes melitus. Kondisi tersebut berkaitan dengan perubahan fisiologis akibat proses penuaan, termasuk penurunan sensitivitas insulin dan fungsi sel beta pankreas. Salah satu upaya manajemen hiperglikemia adalah aktivitas fisik rutin, salah satunya olahraga jalan kaki. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan ketidakstabilan kadar glukosa darah dengan manajemen hiperglikemia melalui kepatuhan olahraga jalan kaki pada lansia diabetes melitus di Puskesmas Pare. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek dipilih dengan convenience sampling sesuai kriteria inklusi. Implementasi dilakukan melalui pemantauan glukosa darah, pemenuhan cairan oral, pendampingan jalan kaki selama 30 menit, edukasi kepatuhan terapi, dan kolaborasi terapi medis. Hasil pengelolaan menunjukkan kadar glukosa darah sewaktu menurun dari 212 mg/dL sebelum intervensi menjadi 125 mg/dL setelah rangkaian implementasi. Keluhan lelah, lesu, mulut kering, haus, dan frekuensi buang air kecil pada malam hari juga berkurang secara bertahap. Manajemen hiperglikemia melalui kepatuhan olahraga jalan kaki dapat digunakan sebagai bagian dari asuhan keperawatan untuk membantu mengendalikan ketidakstabilan kadar glukosa darah pada lansia diabetes melitus.

Keywords

diabetes melitus, hiperglikemia, jalan kaki, lansia

PDF

References

  1. Agustini, N. R. S., Solehah, E. L., Lestarini, P. A., & Dewi, D. P. R. (2024). Buku Ajar Keperawatan Gerontik. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
  2. Amalia, R., Syah, A. Y., & Juliana. (2025). Walking Exercise Therapy in Reducing Random Blood Glucose Levels Among Patients with Type 2 Diabetes Mellitus. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 13(3), 579–592.
  3. Amaravadi, S. K., Maiya, G. A., Vaishali, K., & Shastry, B. A. (2024). Effectiveness of structured exercise program on insulin resistance and quality of life in type 2 diabetes mellitus–A randomized controlled trial. PLoS ONE, 19(5), 1–18. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0302831
  4. Andriani, W., & Hasanah, D. (2023). Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2). Tirtayasa Medical Journal, 2(2), 77. https://doi.org/10.52742/tmj.v2i2.19529
  5. Astuti, Basuki, H. O., & Priyanto, S. (2024). Buku Ajar Keperawatan Gerontik Pada Lansia. PT Nuansa Fajar Cemerlang.
  6. Djafar, R. H., Maras, C., Sarwan, & Bunsal, C. M. (2023). Pengaruh Jalan Kaki Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Kelurahan Tuminting Kota Manado. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan Dan Kebidanan, 1(4), 50–57. https://doi.org/10.61132/corona.v1i4.83
  7. Lestari, N., Anita, F., & Sari, N. N. (2025). Pengaruh Jalan Kaki 30 Menit terhadap Nilai Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Banjar Agung Lampung Selatan. Malahayati Nursing Journal, 7(6), 2654–2664.
  8. Mutiara, Hardika, B. D., & Pranata, L. (2024). Penerapan Aktivitas Fisik Jalan Kaki Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Anestesi, 2(3), 234–239. https://doi.org/10.59680/anestesi.v2i3.1235
  9. PPNI, T. P. S. D. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik. DPP PPNI.
  10. PPNI, T. P. S. D. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan. DPP PPNI.
  11. PPNI, T. P. S. D. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan. DPP PPNI.
  12. Rahmawati, A. D., A’la, M., Rahmawati, A., Prasetyo, T. R., & Maulana, A. (2025). Dengan Aktivitas Fisik Apa Bisa Mengontrol Diabetes Mellitus: Tinjauan Sistematis. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 6(3), 718–730. https://doi.org/10.46838/spr.v6i3.919
  13. Rahmattullah, R. A., Adnan Hudain, M., & Wahid, W. M. (2025). The Effect of Walking on Reducing Blood Glucose Levels in Type 2 DM Patients at Antang Community Health Center. Jurnal Ilara, 16(4), 222–230.
  14. Ribeiro, A. K. P. de L., Carvalho, J. P. R., & Bento-Torres, N. V. O. (2023). Physical exercise as treatment for adults with type 2 diabetes: a rapid review. Frontiers in Endocrinology, 14, 1–18. https://doi.org/10.3389/fendo.2023.1233906
  15. Rizka, M., Ambardini, R. L., Virama, L. O. A., & Yudhistira, D. (2022). The Effect of Walking Exercise on Blood Pressure and Blood Glucose in the Elderly. International Journal of Kinesiology and Sports Science, 10(1), 30–35. https://doi.org/10.7575/aiac.ijkss.v.10n.1p.30
  16. Rosyidah, N. N., & Cahyono, E. A. (2025). Diabetes Melitus Tipe 2. Enfermeria Ciencia, 3, 44–63.
  17. Rusminarni, S. (2023). Pengaruh Aktifitas Jalan Kaki Terhadap Penurunan Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Rawat Inap Air Naningan. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 4(1).
  18. Sawitri, I., Sabrina, & Sari, N. (2023). Efektifitas Latihan Fisik terhadap Kestabilan Kadar Glukosa Darah pada Lansia dengan Diabetes Melitus Tipe II. Jurnal Kesehatan Akimal, 2(2).
  19. Sitepu, W. K. D. P. B., Suharto, & Jundapri, K. (2026). Implementasi Jalan Kaki 30 Menit pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II untuk Mengontrol Kadar Gula Darah di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. Jurnal Riset Ilmiah, 3(1), 279–285.
  20. Syeda, U. S. A., Battillo, D., Visaria, A., & Malin, S. K. (2023). The importance of exercise for glycemic control in type 2 diabetes. American Journal of Medicine Open, 9, 100031. https://doi.org/10.1016/j.ajmo.2023.100031

Similar Articles

51-60 of 87

You may also start an advanced similarity search for this article.