Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN PAPARAN KEBISINGAN DAN LAMA PAPARAN TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN (HEARING THRESHOLD) PADA SISWA DI INDUSTRI CACAO (TEACHING KAKAO) SMK-SMTI MAKASSAR

Abstract

Paparan bising yang berlebihan telah diakui sebagai penyebab utama gangguan pendengaran akibat kerja atau Noise-Induced Hearing Loss (NIHL) yang bersifat permanen dan tidak dapat disembuhkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paparan kebisingan dan lama paparan terhadap gangguan pendengaran (hearing threshold) pada siswa di industri cacao (teaching kakao) SMK-SMTI Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi dari penelitian ini terdiri dari kelas X-XI yaitu sebanyak 145 orang dan sampel yang digunakan sebanyak 107 responden dipilih melalui Teknik Stratified Random Sampling dari populasi siswa kelas X dan XI. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan paparan kebisingan dengan gangguan pendengaran (p -value=0,629), sedangkan terdapat hubungan yang signifikan antara lama paparan dengan gangguan pendengaran (p value= 0,031), tidak terdapat hubungan penggunaan alat pelindung telinga dengan gangguan pendengaran (p=value=0,734). Dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian tersebut adalah bahwa gangguan pendengaran tidak berkaitan dengan tingkat paparan kebisingan maupun penggunaan alat pelindung telinga, tetapi memiliki hubungan yang signifikan dengan lama paparan, sehingga durasi paparan menjadi faktor utama yang berperan dalam terjadinya gangguan pendengaran.

Keywords

Gangguan Pendengaran, Siswa, Paparan Kebisingan, Lama Paparan, Penggunaan Alat Pelindung Telinga

PDF

References

  1. Afridon, A., Hikmi, N., & Wahyudi, E. (2025). HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF PADA SISWA MAN 2 KOTA PADANG. 16(3), 124–128.
  2. Aliyeva, A., & Sari, E. (2025). Role of occupational factors in noise-ınduced hearing loss: a single-center real-world data study. Egyptian Journal of Otolaryngology , 41(1). https://doi.org/10.1186/s43163-025-00790-x
  3. Among, L., Xiii, P., & Meliau, G. (2014). Ptpn xiii gunung meliau.
  4. Bahri, S., Saputra, A., & Razali, M. R. (2019). Pengaruh Distansi Terhadap Tingkat Kebisingan Yang Bersumber Dari Bunyi Mesin Kendaraan (Studi Kasus Pada Jalan Suprapto Kota Bengkulu). Inersia, Jurnal Teknik Sipil, 11(2), 34–40. https://doi.org/10.33369/ijts.11.2.34-40
  5. Halim1, N., Setiawan1, I., & Rubayat Indradi2. (2022). Pengaruh Lama Paparan dan Intensitas Kebisingan Terhadap Gangguan Pendengaran Akibat Bising.
  6. Haurissa, M. P., & Mengko, S. K. (2022). PENGARUH PAPARAN BISING TERHADAP AMBANG PENDENGARAN SISWA SMK NEGERI 2 MANADO.
  7. Kebisingan, P., Kerja, M., Paparan, L., Penggunaan, D. A. N., Pelindung, A., Pada, T., & Kerja, T. (2020). Pengaruh kebisingan, umur, masa kerja, lama paparan dan penggunaan alat pelindung telinga pada tenaga kerja di perusahaan kabel otomotif. 14(2), 98–103.
  8. KementrianKesehatan. (2017). No TitlePeraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2016 Tentang Standar Dan Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Industri.
  9. Lintong, F. (2013). Gangguan Pendengaran Akibat Bising. Jurnal Biomedik (Jbm), 1(2). https://doi.org/10.35790/jbm.1.2.2009.815
  10. Pabrik, P., Keperawatan, P. S., Kesehatan, I., Fatimah, S., Keperawatan, P. S., Sandi, P., & Makassar, K. (2025). Hubungan Paparan Bising di Tempat Kerja dengan Gangguan Pendengaran. 5(2), 11129–11137.
  11. Paramean, F. S. (2023). PENGARUH PAPARAN KEBISINGAN, USIA, DAN MASA KERJA DI TEMPAT KERJA TERHADAP AMBANG BATAS PENDENGARAN PEKERJA PEMBUATAN TIANG LISTRIK BETON.
  12. Permenaker. (2018). No TitlePeraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja.
  13. Pradana, S., Septiawan, T., Ramadhanti, N. K., & Jayanti, F. (2026). PENGARUH LAMA PAPARAN DAN INTENSITAS KEBISINGAN TERHADAP GANGGUAN FUNGSI PENDENGARAN AKIBAT BISING : LITERATURE REVIEW. 7, 5157–5166.
  14. Produksi, B., Pt, D. I., & Makassar, I. K. I. (2023). Peminatan Epidemiologi , Fakultas Kesehatan Masyarakat , Universitas Muslim Indonesia. 4(3), 374– 382.
  15. Relationship, T., Noise, B., Evans, G., Lonah, L., Hadiyanto, H., Katolik, U., Atma, I., Telinga, D., Katolik, U., Atma, I., Fisiologi, D., Katolik, U., Atma, I., Farmakologi, D., Katolik, U., Atma, I., Ilmu, D., Masyarakat, K., Katolik, U., … Utara, J. (2026). Hubungan Kebisingan terhadap Gangguan Fungsi Pendengaran pada Karyawan Perusahaan X di Cikarang. 8(1), 17–26.
  16. Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I Made Suraharta, I. I. J. (2024). No Title 済無No Title No Title No Title. 2(2023), 306–312.
  17. Santoso, W. I., & Noviadi, P. (2026). Hubungan Penggunaan APT dan Faktor Pekerja dengan Gangguan Pendengaran Akibat Bising pada Pekerja PT HMK II Kota Palembang.
  18. Sari, A. R., E, N. C., Studi, P., Lingkungan, I., Sains, F., & Bojonegoro, U. (2024). Analisis Keefektivitasan Penggunaan Alat Pelindung Telinga Terhadap Pekerja di Power Plant PPSDM Migas Cepu. 114–123.
  19. Wardhani, D. K., & Mukono, J. (2020). Sensorineural Hearing Loss Due to Exposure of Noisy Trains on Populations Around Turirejo Train Railroad Cross. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(1), 59–68. https://doi.org/10.20473/jkl.v12i1.2020.59-68

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

71-80 of 267

You may also start an advanced similarity search for this article.