Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KEPATUHAN DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI PUSKESMAS YOSOWILANGUN LUMAJANG

Abstract

Pendahuluan: Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan bagian penting dalam proses keperawatan yang berfungsi sebagai media komunikasi, bukti tanggung jawab profesional serta indikator mutu pelayanan kesehatan. Kepatuhan perawat dalam pendokumentasian dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi kerja dengan kepatuhan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Yosowilangun Lumajang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di Puskesmas Yosowilangun Lumajang sebanyak 33 orang yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner motivasi kerja dan kepatuhan pendokumentasian asuhan keperawatan yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar perawat memiliki motivasi kerja dalam kategori baik dan menunjukkan kepatuhan yang baik dalam pendokumentasian asuhan keperawatan. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dengan kepatuhan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan (p=0,006; r=0,467) yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang. Kesimpulan: Motivasi kerja berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan. Peningkatan motivasi kerja melalui supervisi, penghargaan, pelatihan, dan pengembangan lingkungan kerja yang kondusif dapat menjadi strategi untuk meningkatkan kepatuhan pendokumentasian serta mutu pelayanan keperawatan di fasilitas pelayanan kesehatan primer.

Keywords

Motivasi Kerja, Kepatuhan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan, Perawat, Puskesmas

PDF

References

  1. Awareness, S. (2025). Awareness Siswa Pada Pembelajaran Proyek Ipas Smk. 15, 100–109. https://doi.org/10.24929/lensa.v15i2.884
  2. Erna, N. K., Luh, N., Thrisna, P., & Azis, A. (2020). Kepatuhan Perawat dalam Melakukan Dokumentasi Asuhan Keperawatan. 3(1), 17–23.
  3. Furroidah, F., Maulidia, R., & Maria, L. (2023). Hubungan Karakteristik Perawat Dengan Tingkat Kepatuhan Dalam Menerapkan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 12(1), 26–38. https://doi.org/10.33475/jikmh.v12i1.314
  4. Galleryzki, A. R., Tutik, R., Haryati, S., & Bardah, D. (2023). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sikap Perawat dalam Keselamatan Pasien : Systematic Review. Journal of Holistics and Health Sciences, 5(1), 16–26.
  5. Kusumantoro, N. C., Ningsih, D. K., & Gunawan, M. R. (2022). Hubungan motivasi ekstrinsik dan intrinsik perawat terhadap pendokumentasian asuhan keperawatan. Holistik Jurnal Kesehatan, 15(4), 728–733. https://doi.org/10.33024/hjk.v15i4.2323
  6. Lubis, Y. H., Saragih, F. A., Maretta, B., Kesehatan, F., Universitas, M., Negeri, I., Utara, S., & Tuntungan, K. M. (2022). Pengaruh Beban , Kepuasan , Dan Stress Kerja Terhadap Motivasi Kerja. 10(2011), 372–378.
  7. Nurani, F., Wiji, D., Sari, P., & Abdurrouf, M. (2025). Hubungan Pelaksanaan Supervisi dengan Tingkat Kepatuhan Perawat dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara TK . II Jayapura. September.
  8. Prio, A., Santoso, A., Sutarjo, M., & Vestiardiani, C. (2025). Pentingnya Penerapan Etika dan Tanggung Jawab Perawat Terhadap Pasien. 45–52.
  9. Purbobinuko, Z. K., Prahesti, R., & Ningsih, K. P. (2021). Upaya Meningkatkan Kepatuhan Profesional Pemberi Asuhan Pasien Dalam Dokumentasi Rekam Medis. 6(2), 205–212.
  10. Putra, S., Sukamto, E., Firdaus, R., & Info, A. (2023). Aspiration of Health Journal. 01(02), 252–263.
  11. Rahmi, A. A., Hizriyani, R., & Sopiah, C. (2022). Aulad : Journal on Early Childhood Analisis Teori Hierarki of Needs Abraham Maslow Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. 5(3). https://doi.org/10.31004/aulad.v5i3.385
  12. Sakit, R., & Kasih, B. (2024). Jurnal Pendidikan Kesehatan. 4.
  13. Sari, P., Pautina, M. R., Lakadjo, M. A., & Luthfi, N. (2023). Pandangan Teori Kebutuhan Dasar Abraham Maslow dan Willian Glasser tentang Fenomena Flexing. 4(November), 89–94.

Similar Articles

61-70 of 301

You may also start an advanced similarity search for this article.