Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Hubungan Perilaku Beresiko Dengan Resiko Diabetes Melitus Pada Remaja (Kelas XII di SMAN-1 Banama Tingang)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang menyebabkan morbiditas dan motalitas yang tinggi. Selain itu, salah satu masalah kesehatan yang mengalami peningkatan kasus pada usia muda, termasuk remaja. Perubahan gaya hidup seperti pola makan tinggi gula dan lemak, aktivitas fisik yang rendah, serta kebiasaan perilaku tidak sehat lainnya berkontribusi signifikan terhadap meningkatnya risiko DM. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara perilaku berisiko dengan risiko terjadinya Diabetes Melitus pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 36 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif serta inferensial. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku berisiko dalam kategori negatif (61,8%). Karakteristik responden didominasi oleh laki-laki (58,8%) dan berusia 17 tahun (82,4%). Seluruh responden (100%) memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan/minuman manis ≥1 kali per minggu serta melakukan aktivitas fisik ≤3 kali per minggu. Selain itu, sebanyak 32,4% remaja tergolong berisiko mengalami Diabetes Melitus tipe II. Diketahui nilai p = 0,016 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara perilaku berisiko dengan risiko kejadian Diabetes Mellitus pada remaja kelas XII di SMAN 1 Banama Tingang. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku berisiko dengan risiko terjadinya Diabetes Mellitus pada remaja. Upaya edukasi, pembentukan kebiasaan hidup sehat, serta program pencegahan berbasis sekolah sangat diperlukan untuk menurunkan risiko DM sejak usia dini.

Keywords

remaja, perilaku berisiko, risiko Diabetes Melitus, gaya hidup, pencegahan

PDF

References

  1. Adli, F.K. (2021) ‘Diabetes Melitus Gestasional: Diagnosis dan Faktor Risiko’, Jurnal Medika Hutama (JMH), 03(01).
  2. Adventus, M., Jaya, I.M.M. and Mahendra, D. (2019) Buku Ajar Promosi Kesehatan.
  3. Association, A.D. (2020) ‘Standards of Medical Care in Diabetes — 2020 Abridged for Primary Care Providers’.
  4. Association, A.D. (2021) ‘Classification and Diagnosis of Diabetes: Standards of Medical Care in Diabetes-2021.’, January, pp. S15–S33. Available at: https://doi.org/10.2337/dc21-S002.
  5. Association, A.D. (2023) ‘Standards of Care in Diabetes to Guide Prevention, Diagnosis, and Treatment for People Living with Diabetes’, in.
  6. Azzahra, Q.A. (2024) ‘Hubungan Antara Pola Asuh Otoriter Orang Tua dengan Pengambilan Keputusan Karir Pada Siswa SMA Muhammadiyah 1 Surakarta’, (1), pp. 92–99.
  7. Bieda, J. (2009) ‘Perceptions of Risk for the Development of type 2 Diabetes in Afrcian-American Women with Gestational Diabetes’, in.
  8. Capener, E Gallimore, K. (2014) ‘Knowledge and Perception of Consequences of Type 2 Diabetes: A Cross-sectional Study’, European Journal of Nutrition & Foos Safety, 4(03), pp. 88–127.
  9. Charpilova, F. (2020) Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Ibu tentang Pencegahan Penularan Covid-19 pada Anak Usia 3-6 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Natai Palingkau Pangkalan Bun. Borneo Cendekia Medika.
  10. Choi, B.C. and Shi, F. (2001) ‘Risk factors for diabetes mellitus by age and sex: results of the National Population Health Survey.’, Diabetologia, 44(10), pp. 1221–1231. Available at: https://doi.org/10.1007/s001250100648.
  11. Cindyningtias, S.P. (2025) Hubungan Perilaku Berisiko dengan Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 pada Remaja (Di MAN Kota Surabaya Kelas XI).
  12. Decroli, E. (2019) Diabetes Mellitus Tipe 2. Pertama. Edited by G.P.R.A. Kam, Alexander Efendi, Yanne Pradwi Decroli. Padang, Sumatera Barat.
  13. Dewi, E. (2021) ‘Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Masyarakat Dalam Pencegahan Penularan Covid-19’, Jurnal Keperawatan, 10, pp. 55–60. Available at: https://doi.org/10.47560/kep.v10i1.215.
  14. Dewi, N.K.A.K. (2022) Hubungan Tingkat Pengetahuan Personal Hygiene dengan Perilaku Personal Hygiene Remaja saat Menstruasi di SMP Negeri 1 Kintamani. Institut Teknologi dan Kesehatan Bali.
  15. Diananda, A. (2018) ‘Psikologi Remaja dan Permasalahannya’, ISTIGHNA, 1(1), pp. 116–133.
  16. Fadhila, R. and Putri, R.N. (2019) ‘Pengaruh Latihan Fisik terhadap Kadar Glukosa Darah Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2: Literature Review’, Jurnal Keperawatan Abdurrab, 3(1), pp. 17–24.
  17. Fakhrurrazi (2019) ‘Karakteristik Anak Usia Murahiqah (Perkembangan Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik)’, Ikhtibar, 6(1), pp. 573–579.
  18. Fathurohman, I. and Fadhilah, M. (2016) ‘Gambaran Tingkat Risiko dan Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 di Buaran , Serpong Description of Risk Level and Factors Related to Risk of Type 2 Diabetes Mellitus in Buaran , Serpong’, 24(3), pp. 186–202.
  19. Fatmona, F.A., Permana, D.R. and Sakurawati, A. (2023) ‘Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Perawatan Siko’, MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 3(12), pp. 4166–4178. Available at: https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i12.12581.
  20. Federation, I.D. (2025) ‘Diabetes facts and figures show the growing global diabetes burden for individuals, families and countries’, Website.
  21. Hapsari, A. (2019) Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Modul Kesehatan Reproduksi Remaja. Malang: Wineka Media.
  22. Jauhanita, D., Sriatmi, A. and Kartasurya, M.I. (2024) ‘Manajemen Diabetes Melitus pada Remaja: Evaluasi Terhadap Pendekatan Nutrisi dan Intervensi Gizi dalam Tinjauan Sistematis’, Malahayati Health Student, 4, pp. 1946–1964.
  23. Julliyana, R., Sopiah, P. and Rosyda, R. (2024) ‘The Association of Sedentary lifestyle with Diabetes Mellitus Risk Level in’, Jurnal Keperawatan Florence Nightngale (JKFN), 7(1), pp. 116–123. Available at: https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i1.154.
  24. Junita, Siregar, S. and Putra, E.S. (2021) ‘Interaksi konsumsi minuman manis dengan risiko prediabetes pada remaja Kota Jambi’, Riset Informasi Kesehatan, 10(2), pp. 89–97. Available at: https://doi.org/10.30644/rik.v8i2.538.
  25. Kementerian Kesehatan, R. (2024) ‘Waspada Diabetes pada Anak dan Remaja’.
  26. Kementrian Kesehatan RI (2014) Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak.
  27. Kunaryanti, Andriyani, A. and Wulandari, R. (2018) ‘Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Diabetes Mellitus dengan Perilaku Mengontrol Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta’, Jurnal Kesehatan, 11(1), pp. 49–56.
  28. Kusumaningrum, A.D., Sayekti, S. and Umaysaroh (2019) ‘Gambaran Kadar Kolesterol Total pada Penderita Diabetes Mellitus dengan Riwayat HBA1C Abnormal’, (March).
  29. Lestari, R.A. et al. (2018) ‘Gambaran Persepsi Mahasiswa terhadap Perilaku Pencegahan Diabetes Mellitus di Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran’, Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, pp. 68–76. Available at: https://doi.org/10.17509/jpki.v4i1.12345.
  30. Lestari, Z. and Sijid, S.A. (2021) ‘Diabetes Melitus : Review Etiologi , Patofisiologi , Gejala , Penyebab , Cara Pemeriksaan , Cara Pengobatan dan Cara Pencegahan’, Prosiding Biologi Achieving the Sustainable Development Goals with Biodiversity in Confronting Climate Change, (November), pp. 237–241.
  31. Listiani, R.Y. and Ayubi, D. (2024) ‘Faktor Risiko Konsumsi Minuman Manis Terhadap Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Era Gaya Hidup Modern pada Usia Muda Literature Review’, Multisciplinary Research and Development, 7(1), pp. 563–569.
  32. Maharani, A. and Sholih, M.G. (2024) ‘Literature Review: Faktor Risiko Penyebab Diabetes Mellitus Tipe II pada Remaja’, Jurnal Sehat Mandiri, 19(1), pp. 185–197.
  33. Masturoh, I. and Anggita, N. (2018) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  34. Michelle (2024) ‘Hubungan pengetahuan remaja tentang diabetes melitus dengan perilaku pencegahan diabetes melitus di sman 15 bekasi tahun 2023’.
  35. Murtiningsih, M.K., Pandelaki, K. and Sedli, B.P. (2021) ‘Gaya Hidup sebagai Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2’, 9(28), pp. 328–333.
  36. Nopriani, Y. and Saputri, S.R. (2021) ‘Senam Kaki Diabetes pada Penderita Diabetes Mellitus (Studi Literatur)’, 11(22), pp. 97–109.
  37. Nur, A. and Aridiana, L.M. (2016) Asuhan Keperawatan pada Sistem Endokrin dengan Pendekatan NANDA NIC NOC. Edited by S. Medika.
  38. Prasetyo, H. (2024) Perilaku Berisiko Remaja terhadap Kejadian Diabetes Melitus pada Mahasiswa Keperawatan Semester 3 Universitas Muhammadiyah Gombong. Universitas Muhammadiyah Gombong.
  39. Putri, S.R. et al. (2022) ‘Persepsi Penderita Diabetes Mellitus Terhadap Partisipasi Aktivitas Latihan Fisik’, FISIO MU, 3(1), pp. 29–36. Available at: https://doi.org/10.23917/fisiomu.v3i1.16110.
  40. Rany, N. (2021) Perilaku kesehatan dan pengukurannya. Cetakan Pe. Surabaya: CV. Global Aksara Pres.
  41. Salamung, N. (2020) ‘Pengaruh edukasi gaya hidup terhadap kontrol gula darah pada penderita diabetes mellitus : a systematic review’, 1, pp. 2010–2013.
  42. Saputri, R. and Hakim, A.R. (2021) Metodologi Penelitian Kesehatan. 1st edn. Banyumas: CV. Bina Persada.
  43. Sidabariba, C.F. (2024) Asuhan Pada Remaja dan Pra Nikah, Pra Konsepsi dan Perencanaan Kehamilan Sehat, dan Askeb Kehamilan. Palangka Raya.
  44. Silalahi, L. et al. (2019) ‘Hubungan Pengetahuan dan Tindakan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 Correlation Between Knowledge And Precaution Diabete Mellitus Type 2’, 7(2), pp. 223–232. Available at: https://doi.org/10.20473/jpk.V7.I2.2019.223-232.
  45. Soekidjo, Notoatmodjo. (2018) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
  46. Soelistijo, S.A. et al. (2021) Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2021. Cetakan Pe. Jakarta: PB PERKENI.
  47. Sucipto, A. et al. (2025) Metodologi Penelitian Dalam Keperawatan. Purbalingga: CV. Eureka Media Aksara.
  48. Suddarth’s, & Brunner (2019) Medical-Surgical Nursing. Edition, T. Edited by H. Surrena.
  49. Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2015) Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth. Jakarta: EGC.
  50. Sugiyono. (2019) Metode Penelitian Dan Pengembangan Research dan Development. Bandung : Alfabeta
  51. Sugiyono (2023) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta Bandung.
  52. Suriani, N., Risnita and Jailani, M.S. (2023) ‘Konsep Populasi dan Sampling Serta Pemilihan Partisipan Ditinjau dari Penelitian Ilmiah Pendidikan’, Jurnal Pendidikan Islam, 1, pp. 24–36.
  53. Suryoadji, K.A. and Nugraha, D.A. (2021) ‘Aktivitas Fisik pada Anak dan Remaja Selama Pandemi Covid-19: A Systematic Review’, Jurnal Khazanah, 13(1), pp. 24–29.
  54. Turangan, R.C.L., Rattu, J.A.. and Munayang, H. (2020) ‘Hubungan Dukungan Keluarga dan Teknologi Informasi dengan Pengetahuan Seks Pranikah Remaja GMIM EBEN HAEZER TATELU Kabupaten Minahasa Utara’, Jurnal KESMAS, 9(4), pp. 16–20.
  55. Utari, Pramestia D. 2018. Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu TentangPemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Dini Pada Bayi Usia0-6 Bulan. https://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/1055/
  56. Wahyuni, S. et al. (2023) ‘Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Berisiko Penyalahgunaan Napza pada Remaja di SMA Negeri 1 Salak Kabupaten Pakpak Bharat’, Health Information : Jurnal Penelitian, 15(1), pp. 1–10.
  57. Wahyuningsih, A.S. et al. (2021) ‘Terapi Dzikir terhadap Perubahan Tingkat Stres Pasien Diabetes Melitus’, Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(1), pp. 69–78.
  58. Widiasari, K.R., Wijaya, I.K.K. and Suputra, P.A. (2021) ‘Diabetes Melitus Tipe 2: Faktor Risiko, Diagnosis, dan Tatalaksana’, Ganesha Medicine [Preprint]. Available at: https://api.semanticscholar.org/CorpusID:245588738.
  59. World Health Organization (2018) ‘Adolescent health’.
  60. World Health Organization (2024) ‘Diabetes’,
  61. World Health Organization (2024) Guidance on global monitoring for diabetes prevention and control
  62. Yahya, A.A., Arsin, A.A. and Ayu, R.D. (2024) ‘Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe II pada Remaja di Puskesmas Layang dan Puskesmas Antara’, Jurnal Mitra Sehat, 14(November), pp. 742–752.
  63. Yusnitasari, A.S. et al. (2022) ‘Edukasi Kesehatan dengan Metode Konvensional dan E-Book terhadap Perubahan Perilaku Berisiko pada Remaja’, Molucca Medica, 15(April).
  64. Yusuf, A.M. (2017) Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana Prenada Media.
  65. Zainuddin Mhd, Utomo Wasisto, H. (2015) ‘Hubungan Stres dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2’, JOM, 2(1), pp. 890–898.
  66. Zuela, S. (2021) Hubungan Persepsi Penyakit dan Lama Menderita Terhadap Self-Care Management pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Kota Padang Tahun 2023. Universitas Andalas.

Similar Articles

1-10 of 281

You may also start an advanced similarity search for this article.