Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

GAMBARAN DETERMINAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR BERDASARKAN HEALTH BELIEF MODEL PADA SISWA MA ASY SYAFI’IYAH 02

Abstract

Latar belakang: Konsumsi buah dan sayur pada remaja Indonesia masih sangat rendah, sementara perilaku makan yang terbentuk pada masa remaja cenderung menetap hingga dewasa. Health Belief Model (HBM) menjelaskan bahwa persepsi kerentanan, keseriusan, manfaat, hambatan, isyarat bertindak, dan efikasi diri berperan dalam membentuk perilaku kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi konsumsi buah dan sayur berdasarkan konstruk HBM serta gambaran konsumsi menurut jenis makanan pada siswa MA Asy Syafi'iyah 02 menggunakan data pre-test. Metode: Desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data pre-test dikumpulkan dari 50 siswa kelas 11 MA Asy Syafi'iyah 02 menggunakan kuesioner HBM dan FFQ semi-kuantitatif. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dengan kategorisasi berdasarkan nilai median. Hasil: Sebagian besar siswa memiliki persepsi kerentanan tinggi (60%), persepsi keseriusan tinggi (54%), persepsi manfaat tinggi (52%), persepsi hambatan tinggi (52%), isyarat untuk bertindak tinggi (52%), efikasi diri tinggi (54%), dan perilaku konsumsi tinggi (54%). Konsumsi sayur matang kategori baik 66%, sayur mentah 36%, buah segar 50%, dan jus buah 38%. Kesimpulan: Persepsi positif sudah cukup baik pada sebagian besar siswa, namun persepsi hambatan masih tinggi pada 52% siswa. Konsumsi sayur mentah dan jus buah masih rendah. Diperlukan intervensi penurunan hambatan dan peningkatan konsumsi buah dan sayur, terutama dalam bentuk lalap dan jus.

Keywords

Health Belief Model; persepsi; buah dan sayur; remaja; pre-test

PDF

References

  1. Agma, A. R. (2025). Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi Sayur pada Ibu Rumah Tangga. Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat, 1(1), 23–30.
  2. Arbianingsih, A., Anwar, M., Huriati, H., & Hidayah, N. (2021). Factors Associated with Fruit and Vegetables Consumption Behavior Among Adolescents Based on The Health Promotion Model. Journal ACHNR, 3(1), 1–8.
  3. Fayasari, A., Meidina, C., & Wijayanti, T. S. (2020). Factors Related to Fruit Vegetable Consumption of Adolescent in Rural and Urban Areas. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 1006–1016. https://doi.org/10.30994/sjik.v9i2.393
  4. Fleary, S. (2021). HHS Public Access. Jourlnal HHS Public Access, 617, 1–20. https://doi.org/10.1016/j.appet.2019.104546.Applying
  5. Lina, S., Pramana, M., & Effendi, L. (2026). Determinan Kurangnya Makan Sayur dan Buah pada Remaja Menurut Social Cognitive Theory. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, November 2025.
  6. Maharani, P., Nurhamsyah, H. A., Addini, K. N., Hardiana, L., Fikhamsuna, E., Ihsan, R. F., & Rahayu, W. F. (2025). TINJAUAN PERAN HEALTH BELIEF MODEL TERHADAP PERILAKU DIET Artikel Penelitian PENDAHULUAN Dewasa awal merupakan periode krusial dalam kehidupan , di mana individu berfokus pada pengembangan identitas , pencapaian kemandirian , dan perencanaan masa depan ,. Journal Kolaboratif Sains, 8(6), 3325–3346. https://doi.org/10.56338/jks.v8i6.7759
  7. Mawaddah, S. (2025). Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Pola Konsumsi Sayur dan Buah serta Status Gizi Remaja di Man 1 Padang. Kemenkes.
  8. Putri, M. A. (2026). Barongko Barongko. Journal Ilmu Kesehatan, 4(2), 460–470.
  9. Rachmadina, D., & Astuti, N. H. (2023). Hubungan Jenis Kelamin , Persepsi , dan Isyarat Bertindak terhadap Konsumsi Buah dan Sayur pada Remaja Kelas VIII SMPN X Cisauk Tangerang. Journal PPPKMI, 02(1), 19–27.
  10. Rachmadina, T. S., Arumsari, I., & Aini, R. N. (2024). Health Belief Model Influences Youth ’ s Fruit and Vegetable Intake in Jakarta (Number Icnsse 2023). Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-242-2
  11. Sato, Y., Miyanaga, M., & Wang, D. (2020). Psychosocial Determinants of Fruit and Vegetable Intake in Japanese Adolescents : A School-Based Study in Japan. Internal Journal of Environmental Research and Public Health, 1–11.
  12. Septiany, M., Aridamayanti, B. G., Nur, R., Arif, A., & Astuti, I. D. (2025). Health Behavior Awareness : Gambaran Perilaku Kesehatan Remaja terhadap Risiko Sindrom Metabolik Health Behavior Awareness : A Description of Adolescent Health Behaviors Regarding the Risk of Metabolic Syndrome. Faletehan Health Journal, 12(3), 366–371.
  13. Setyarini, A., Utomo, A. S., Hidayah, N., Margita, D., Maritza, B. I., Reza, D., Hidayati, N., & Firdaus, A. R. (2025). PEMBERDAYAAN REMAJA BERBASIS HEALTH BELIEF MODEL DALAM PENCEGAHAN HIPERTENSI DI SEKOLAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGOSARI KABUPATEN MALANG. Jurnal Pengabmas Polkesma, 01(01), 15–19.
  14. Siregar, M. H., & Rahmy, H. A. (2022). KECUKUPAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR PADA REMAJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN FAKTOR DEMOGRAFI. Journal Kesehatan Masyarakat Hearty, 10(2), 79–88.
  15. Soe, M., Kim, I., & Seo, G. H. (2019). Relationship between theory of planned behavior factors and optimistic bias and vegetable and fruit intake in college students. Jurnal University Nebraska Omaha.
  16. Wangkar, C., Tombokan, V., Agustina, R., Sudasman, F., & Sattu, J. (2025). Gambaran Pola Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Remaja Di Smp Kristen Rurukan Description Of Vegetable And Fruit Consumtion Patterns In Smp Kristen Rurukan. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(12), 8954–8965. https://doi.org/10.56338/jks.v8i12.9774

Similar Articles

1-10 of 546

You may also start an advanced similarity search for this article.