Vol. 25 No. 8 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

Pengaruh Fear of Missing Out (FoMo) dan Content Marketing terhadap Impulsive Buying Merchandise K-Pop Pada Kpopers Generasi Z di Jakarta

Fifi Nabilla Opratiwi
Universitas Bina Sarana Informatika
Vina Islami
Universitas Bina Sarana Informatika
Ulfa Rahma Dhini
Universitas Bina Sarana Informatika

Published 2026-07-04

Keywords

  • Fear of Missing out; Content marketing; Impulsive Buying; Merchandise Kpop; Gen Z.

How to Cite

Pengaruh Fear of Missing Out (FoMo) dan Content Marketing terhadap Impulsive Buying Merchandise K-Pop Pada Kpopers Generasi Z di Jakarta. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/aas6ag27

Abstract

Meningkatnya minat Generasi Z pada budaya K-Pop telah mendorong pertumbuhan pasar merchandise K-Pop di Indonesia sekaligus memicu perilaku pembelian impulsif yang dipengaruhi oleh beragam faktor, termasuk Fear of Missing out (FoMo) dan content marketing. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh fear of missing out (FoMo) dan content marketing terhadap impulsive buying merchandise K-Pop pada kpopers Generasi Z di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik incidental sampling terhadap 106 responden yang dikumpulkan memalui penyebaran kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMo berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying (thitung 7,469 > ttabel 1,983; sig. 0,001). Content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying (thitung 3,523 > ttabel 1,983; sig.0,001). FoMo dan content marketing secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying (fhitung 66,295 > ftabel 3,08; sig. 0,001). Koefisien determinasi menunjukkan FoMo menjelaskan 51%, content marketing 32,6%, dan secara simultan keduanya menjelaskan 56,3% variasi impulsive buying. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor psikologis dan strategi pemasaran digital berperan penting dalam mendorong pembelian merchandise K-Pop secara impulsif.

References

  1. Amos, V., & Papalangi, N. (2024). Pinjaman Online : Perilaku Masyarakat Dalam Menghadapi Fear Of Missing Out ( FOMO ). Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta, 6(1), 83–94. https://www.researchgate.net/publication/385700348
  2. Anggraini, M. P., Hadita, & Winarso, Wi. (2025). Pengaruh Content Marketing dan Live Streaming terhadap Impulsive Buying Produk Fashion dengan Mediasi Brand Ambassador melalui Aplikasi TikTok pada Generasi Z. Jurnal Riset Ilmiah, 2(3), 1222–1234.
  3. Apolo, M., & Kurniawati, M. (2023). Pengaruh Fear Of Missing Out (Fomo) Terhadap Perilaku Konsumtif Penggemar KPOP Remaja Akhir Pada Produk Merchandise KPOP. Journal Of Social Science Research, 3, 3847–3858. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6424
  4. Atika, R. N., Haidar, K., & Sutrisno. (2024). Pengaruh Content Marketing dan Online Customer Review Terhadap Keputusan Pembelian Online pada Komunitas Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Berau (KPMKB) di Samarinda. Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies, 5(1), 32–43. https://journal.unm.ac.id/index.php/JE3S/article/view/1806
  5. Azzahra, P. F. (2026). Pengaruh Tren dan Fear of Missing Out (FoMO) Terhadap Keputusan Pembelian iPhone Melalui Brand Trust pada Gen Z di Kota Jambi. JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA), 4(1). https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/5175
  6. Erwin, Judijanto, L., Kaligis, J. N., Islami, V., Musprihadi, R., Suprayitno, D., Irmadiani, N. D., Munizu, M., Muchayatin, Mawarni, I., Saktisyahputra, Riyanto, J., & Diputra, I. S. (2024). Manajemen Pemasaran Teori dan Strategi (Sepriano (ed.); Pertama). PT. Green Pustaka Indonesia. www.greenpustaka.com
  7. Fitrianingsih, A., Bachri, S., Muzakir, & Farid. (2025). Pengaruh content marketing dan electronic word of mouth (E-WoM) terhadap purchase decision produk Skin1004 yang dimediasi oleh fear of missing out (FoMO) (studi kasus pada Gen Z di Kota Palu). Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA), 6(1), 167–187.
  8. Indartini, M., & Mutmainah. (2024). Analisis Data Kuantitatif (Uji Instrumen, Uji Asumsi Klasik, Uji Korelasi dan Regresi Linear Berganda (H. Warnaningtyas (ed.); 1 ed.). Penerbit Lakeisha.
  9. Irhamni, M. A. F. (2024). Lembaga Internasional Survei Korean Wave: Indonesia Jadi Negara Pusat Hallyu dengan Antusiasme Budaya Korea Tertinggi di Dunia. GoodStats. https://goodstats.id/article/survei-korean-wave-indonesia-jadi-negara-pusat-hallyu-dengan-antusiasme-budaya-korea-tertinggi-di-dunia-9f0mf
  10. Islami, V., & Yulistria, R. (2021). Pengaruh Store Atmosphere Pada Impulse Buying Melalui Emotional Respon Pada Citrus Bogor. Jurnal Administrasi Bisnis, 1(1), 39–43.
  11. Mariana, S. R., & Susilowati, H. (2025). Pembelian impulsif di era digital: Peran live streaming, content marketing, dan ulasan pelanggan online pada pengguna Shopee. Journal of Management and Digital Business, 5(2), 495–508.
  12. Martiza, S. R., & Hadi, E. D. (2025). Why Do K-Pop Fans Buy Impulsively? A Study on Perceived Scarcity, FOMO, and Self-Control. Journal of Consumer Sciences, 10(2), 299–316. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jcs/article/view/63236
  13. Murfianingsih, N., Nurchayati, Sulistiyani, & Widayati, T. (2026). Pengaruh Content Marketing Brand di TikTok dan Persepsi Harga Terhadap Impulse Buying Produk Roti. Journal of Business and Economics Research (JBE), 7(1), 147–157. https://doi.org/10.47065/jbe.v7i1.9257
  14. Pamungkas, A. S., & Vania, A. (2024). Pengaruh E-Wom Dan Perilaku Fomo Terhadap Impulsif Buying (Studi Kasus Pada Produk Iphone Kalangan Mahasiswa Kota Malang) Akhmad. Journal of Global and Multidisciplinary, 2(12), 4244–4250. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jcs/article/view/63236
  15. Rahayu, R. R., Syahbudin, F., & Fitri, A. (2025). Pengaruh E-WoM dan Perilaku FoMO pada Keputusan Pembelian Impulsif Produk Fesyen di Shopee (Studi kasus Anggota KSEI Jabodetabek). Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam, 2(1), 23–33.
  16. Soesana, A., Subakti, H., Karwanto, Fitri, A., Kuswandi, S., Sastri, L., Falani, I., Aswan, N., Hasibuan, F. A., & Lestari, H. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif (A. Karim (ed.); 1 ed.). Yayasan Kita Menulis.
  17. Violin, Afifah, N., Purmono, B. B., & Setiawan, H. (2025). Online Customer Review dan Content Marketing Terhadap Impulse Buying Produk Skincare Glad2Glow Di Platform Tiktok Dengan Influencer Sebagai Variabel Moderasi. Journal of Economics, Management, Business and Accounting, 3(1), 1–28. https://journal.barasaki.com/index.php/jemba/article/view/82
  18. Wachyuni, S. S., Namira, S., Respati, R. D., & Teviningrum, S. (2024). FENOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN RESTORAN VIRAL KAREN’S DINER JAKARTA. Jurnal Bisnis Hospitaliti, 13(1), 89–101. https://doi.org/10.52352/jbh.v13i1.1382