Vol. 25 No. 7 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR RUPIAH, DAN SUKU BUNGA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG)

Muhammad Ilham
Universitas Islam Riau
Sufian Hamim
Universitas Islam Riau
Imam Hanafi
Universitas Islam Riau

Published 2026-06-29

Keywords

  • Inflasi,
  • Nilai Tukar Rupiah,
  • Suku Bunga,
  • Indeks Harga Saham Gabungan,
  • Pasar Modal Indonesia

How to Cite

PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR RUPIAH, DAN SUKU BUNGA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG). (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(7). https://doi.org/10.2238/t9md7t62

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan suku bunga terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal dan data time series bulanan dari Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia, penelitian ini menerapkan regresi linear berganda setelah melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap IHSG. Secara parsial, nilai tukar rupiah secara konsisten berpengaruh negatif dan signifikan, mencerminkan sensitivitas tinggi pasar modal terhadap pergerakan mata uang. Inflasi menunjukkan pengaruh bervariasi, terkadang positif sebagai sinyal menguatnya permintaan agregat, terkadang negatif atau tidak signifikan tergantung konteks ekonomi dan kredibilitas bank sentral. Suku bunga juga bervariasi, tidak signifikan ketika pasar telah mengantisipasi kebijakan, atau positif ketika kenaikan suku bunga menarik modal asing melalui carry trade. Koefisien determinasi menunjukkan ketiga variabel mampu menjelaskan 31,2% hingga 48,5% variasi IHSG, sisanya dipengaruhi faktor eksternal seperti indeks global, harga komoditas, aliran modal asing, dan sentimen pasar. Pendekatan VECM mengungkapkan perbedaan pengaruh antara jangka pendek yang lebih reaktif dan jangka panjang yang cenderung kembali ke keseimbangan. Kesimpulannya, pasar modal Indonesia sangat dipengaruhi dinamika makroekonomi domestik dengan nilai tukar sebagai variabel paling dominan. Implikasinya, stabilitas nilai tukar dan koordinasi kebijakan moneter-fiskal menjadi prasyarat pertumbuhan pasar modal berkelanjutan. Peneliti selanjutnya disarankan memperluas variabel dan menggunakan pendekatan ekonometrika lebih canggih untuk analisis lebih komprehensif.

References

  1. Ahmad, S. J., & Badri, J. (2022). Pengaruh Inflasi dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2013-2021. Jurnal Economina, 1(3), 679-690.
  2. Amin, M. Z. (2012). Pengaruh Tingkat Inflasi, Suku Bunga SBI, Nilai Kurs Dollar (USD/IDR), dan Indeks Dow Jones (DJIA) Terhadap Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia (BEI) (Periode 2008-2011). Skripsi. Universitas Brawijaya.
  3. Anggraeni, R. N., & Nirawati, L. (2022). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah dan Suku Bunga BI Terhadap Indeks Harga Saham Infobank15 pada BEI. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI), 7(2). DOI: 10.31932/jpe.v7i2.1588
  4. Devi, S. S., & Wibowo, D. (2021). Pengaruh Inflasi dan Nilai Tukar/Kurs Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Pada Masa Pandemi Covid-19 Bulan Januari-Desember Tahun 2020. JIMEN Jurnal Inovatif Mahasiswa Manajemen, 1(2), 141-150.
  5. Dewi, I. P. (2019). Pengaruh Inflasi, Kurs, dan Harga Minyak Dunia Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 7(1), 10-25.
  6. Fitri, K. (2022). Pengaruh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar (Kurs) dan Suku Bunga Terhadap IHSG di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. Economics, Accounting and Business Journal, 2(1), 223-232.
  7. Ilmi, M. F. (2017). Pengaruh Kurs/Nilai Tukar Rupiah, Inflasi dan Tingkat Suku Bunga SBI Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan LQ-45 Periode Tahun 2009-2013. Jurnal Nominal, VI(1), 95-110.
  8. Maghfiroh, L., Askandar, N. S., & Mahsuni, A. W. (2021). Analisis Pengaruh Inflasi, Tingkat Suku Bunga, dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di BEI Selama Pandemi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Islam Malang.
  9. Moorcy, N. H., Alwi, M., & Yusuf, T. (2021). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal GeoEkonomi, 12(1), 67-80. DOI: doi.org/10.36277/geoekonomi
  10. Paryudi, Wiyono, G., & Rinofah, R. (2021). Pengaruh Nilai Tukar, Suku Bunga SBI dan Inflasi Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan (JIMKES), 9(2), 211-220. DOI: 10.37641/jimkes.v9i2.448
  11. Poetra, R. P., & Cahyono, H. (2018). Pengaruh Inflasi, Harga Minyak Mentah, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 7(1).
  12. Rante, E., & Wakarmamu, C. M. (2024). Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga Bank Indonesia dan Nilai Tukar Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2023. JINU, 1(3), 108-120.
  13. Ratnasari, Q., Muljaningsih, S., & Asmara, K. (2021). Pengaruh Faktor Makro Ekonomi Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia (Periode 2010-2019). Syntax Admiration, 2(6), 1134-1149.
  14. Savira, R., & Hidayat, I. (2021). Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Inflasi, Nilai Tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Dow Jones Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, 10(7).
  15. Sudarsana, N. M. A. D., & Candraningrat, I. R. (2014). Pengaruh Suku Bunga SBI, Nilai Tukar, Inflasi dan Indeks Dow Jones Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di BEI. E-Jurnal Manajemen Unud, 3(11), 3291-3308.
  16. Sukamto, S. W. (2015). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB UMM.
  17. Sutandi, Wibowo, S., Sutisna, N., Fung, T. S., & Januardi, L. (2021). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar (Kurs) Rupiah Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2016-2020. Akuntoteknologi: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Teknologi, 13(2).
  18. Tambunan, N., & Aminda, R. S. (2021). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Kurs Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Proceeding Seminar Nasional & Call For Papers, 569-579.
  19. Wardatunisa, H., Hardiyanto, A. T., & Simamora, P. (2023). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar (USD/IDR), Tingkat Suku Bunga, Jumlah Uang Beredar dan Indeks Dow Jones Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Pada Periode 2018-2022. NAMAKA: Jurnal Manajemen Pratama.
  20. Wismantara, S. Y., & Darmayanti, N. P. A. (2017). Pengaruh Nilai Tukar, Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Manajemen Unud, 6(8), 4391-4421.
  21. Wulandari, D. D., Puspitasari, N., & Mufidah, A. (2020). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, dan Suku Bunga Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Negara-Negara ASEAN. Relasi: Jurnal Ekonomi, 16(1), 164-178.
  22. Wulan, R., Nurpadilah, N., & Pebrian, R. (2023). Pengaruh Inflasi, Harga Minyak Dunia, dan Suku Bunga (BI Rate) Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Data Per Bulan Periode 2011-2020). Jurnal Pijar Studi Manajemen dan Bisnis, 1(2), 130-143.