Articles
PENGARUH STRES KERJA, DUKUNGAN SOSIAL, DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KEPUASAN KERJA STUDI KASUS PEKERJA PADA GENERASI Z DI WILAYAH DKI JAKARTA
Published 2026-06-29
Keywords
- stres kerja,
- dukungan sosial,
- work-life balance,
- kepuasan kerja,
- Generasi Z
How to Cite
PENGARUH STRES KERJA, DUKUNGAN SOSIAL, DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KEPUASAN KERJA STUDI KASUS PEKERJA PADA GENERASI Z DI WILAYAH DKI JAKARTA. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(7). https://doi.org/10.2238/a8t6j270
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, dukungan sosial, dan work-life balance terhadap kepuasan kerja pada pekerja Generasi Z di wilayah DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang termasuk dalam kategori Generasi Z dan telah bekerja di wilayah DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antar variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja Generasi Z. Sebaliknya, stres kerja tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang memberikan dukungan sosial yang baik serta kemampuan individu dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan kerja Generasi Z. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi organisasi dalam merancang kebijakan sumber daya manusia yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan kerja karyawan Generasi Z.References
- Alif, Affandi, Azhar, et al. (2018). Manajemen Sumberdaya Manusia Stratejik. Bintang Visitama Publisher.
- Allen, T. D. (2001). Family-supportive work environments: The role of organizational perceptions. Journal of Vocational Behavior, 58(3), 414–435. https://doi.org/10.1006/jvbe.2000.1774
- Anwar, H. M., et al. (2024). Teori dan Konsep MSDM. Yayasan Cendikia Mulia Mandiri.
- Badruzaman, D., et al. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
- Byrne, U. (2005). Work-life balance: Why are we talking about it at all? Business Information Review, 22(1), 53–59. https://doi.org/10.1177/0266382105052268
- Cohen, S., Janicki-Deverts, D., & Miller, G. E. (2007). Psychological stress and disease. JAMA, 298(14), 1685–1687. https://doi.org/10.1001/jama.298.14.1685
- Efandi, S., et al. (2025). Teori Psikologi Komprehensif. Suluah Kato Khatulistiwa.
- Effendy, F. (2024). Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Takaza Innovatix Labs.
- Fisher, G. G., Bulger, C. A., & Smith, C. S. (2009). Beyond work and family: A measure of work/nonwork interference and enhancement. Journal of Occupational Health Psychology, 14(4), 441–456. https://doi.org/10.1037/a0016737
- Frone, M. R. (2003). Work-family balance. In J. C. Quick & L. E. Tetrick (Eds.), Handbook of Occupational Health Psychology (pp. 143–162). American Psychological Association. https://doi.org/10.1037/10474-007
- Garmendia, P., Fernández-Salinero, S., Holgueras González, A. I., & Topa, G. (2023). Social support and its impact on job satisfaction and emotional exhaustion. European Journal of Investigation in Health, Psychology and Education, 13(12), 2827–2840. https://doi.org/10.3390/ejihpe13120195
- Grzywacz, J. G., & Marks, N. F. (2000). Reconceptualizing the work–family interface: An ecological perspective on the correlates of positive and negative spillover between work and family. Journal of Occupational Health Psychology, 5(1), 111–126. https://doi.org/10.1037/1076-8998.5.1.111
- Guest, D. E. (2002). Perspectives on the study of work-life balance. Social Science Information, 41(2), 255–279. https://doi.org/10.1177/0539018402041002005
- Hendra, D., & Artha, B. (2023). Work-life balance: Suatu studi literatur. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(3), 11320–11330.
- Iskandar, Y., et al. (2025). Kesadaran Kesehatan Mental di Tempat Kerja: Peran Manajemen SDM. Karya Bakti Makmur Indonesia.
- Jolly, P., Kong, D. T., & Kim, K. Y. (2020). Social support at work: An integrative review. Journal of Organizational Behavior, 42(2), 229–251. https://doi.org/10.1002/job.2485
- Kalliath, T., & Brough, P. (2008). Work–life balance: A review of the meaning of the balance construct. Journal of Management & Organization, 14(3), 323–327. https://doi.org/10.5172/jmo.837.14.3.323
- Kasus dugaan perundungan di PPDS Undip berujung bunuh diri, Menkes Budi Gunadi: Sudah gamblang. (2024). Tempo. https://www.tempo.co
- Kossek, E. E., et al. (2011). Dukungan sosial di tempat kerja dan konflik pekerjaan-keluarga: Meta-analisis yang memperjelas pengaruh dukungan umum dan dukungan khusus pekerjaan-keluarga serta dukungan organisasi. Personnel Psychology, 64(2). https://doi.org/10.1111/j.1744-6570.2011.01211.x
- Luhgianto, et al. (2024). Metode Penelitian Manajemen. Eureka Media Aksara.
- Muliany, F., et al. (2024). Dampak stres kerja, dukungan sosial, dan work-life balance terhadap kepuasan kerja. Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 5(11). https://doi.org/10.47467/elmal.v5i11.5854
- Nawarcono, W., & Setiono, A. (2021). Pengaruh work-life balance terhadap kepuasan kerja. Kajian Ekonomi dan Bisnis, 16(2). https://doi.org/10.51277/keb.v16i2.101
- Pangemanan, F. L., Tumbel, T. M., & Trang, I. (2017). Pengaruh work-life balance dan burnout terhadap kepuasan kerja. Jurnal Administrasi Bisnis, 5(3). https://doi.org/10.35797/jab.v5.i003
- Pratiwi, F. (2023). Analisis pengaruh dukungan sosial dan stres kerja terhadap kepuasan kerja anggota kepolisian di Polres Wajo. Precise Journal of Economic, 2(2), 1–16.
- Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Pearson.
- Sanjaya, B. (2021). Pengaruh stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan dengan dukungan sosial sebagai variabel moderasi. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(3), 886–895. https://doi.org/10.26740/jim.v9n3.p886-895
- Saputra, D. N., et al. (2022). Buku Ajar Metodologi Penelitian. CV Feniks Muda Sejahtera.
- Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions (8th ed.). John Wiley & Sons.
- Silalahi, V. A. J. M. (2025). Pengembangan SDM, Inovasi Bisnis dan Kecerdasan Buatan. Feniks Muda Sejahtera.
- Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Susanti, S., et al. (2024). Pengaruh lingkungan kerja, kompensasi, disiplin kerja, beban kerja, dan work-life balance terhadap kepuasan kerja karyawan pada Mega Finance Cabang Jember. JMBI: Jurnal Manajemen Bisnis dan Informatika, 5(1), 66–82. https://doi.org/10.31967/prodimanajemen.v5i1.1106
- Tiong, P. (2023). Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM): Teori dan Praktik. Deepublish Digital.
- Yuliani, W., & Supriatna, E. (2023). Metode Penelitian Pemula. Widina Bhakti Persada.