Vol. 25 No. 11 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

Penerapan ISAK 35 pada Gereja Germita Imanuel Beo

Novitri Raras
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sam Ratulangi
Stanly Alexander
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sam Ratulangi
Peter Kapojos
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sam Ratulangi

Published 2026-10-29

Keywords

  • ISAK 35,
  • organisasi nonlaba,
  • laporan keuangan,
  • gereja

How to Cite

Penerapan ISAK 35 pada Gereja Germita Imanuel Beo. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/5925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan ISAK 35 dalam penyusunan laporan keuangan Gereja Germita Imanuel Beo sebagai entitas berorientasi nonlaba. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan analisis deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari ketua jemaat, sekretaris, dan bendahara, sedangkan data sekunder berasal dari laporan serta catatan keuangan gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan keuangan gereja sebelumnya masih dilakukan secara manual dan terbatas pada penerimaan serta pengeluaran kas, sehingga belum sesuai dengan penyajian laporan keuangan berdasarkan ISAK 35. Oleh karena itu, dilakukan penyusunan laporan keuangan yang mencakup laporan posisi keuangan, laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Penerapan ISAK 35 dengan basis kas menghasilkan penyajian laporan keuangan yang lebih sistematis, transparan, dan terintegrasi sehingga dapat mendukung akuntabilitas pengelolaan keuangan gereja.

References

  1. Amelia Kristy, B. (2017). Penyusunan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 45 (Studi Kasus: Yayasan Bina Bhakti).
  2. Bere, R. R. (2023). Analisis Penerapan ISAK 35 Sebagai Pengganti PSAK 45 dalam Penyusunan Laporan Keuangan Gereja Katedral Ruteng (Doctoral dissertation, STIE Malangkucecwara).
  3. Damanik, L. S., Situmeang, K. S., & Sembiring, Y. C. B. (2022). Analisis penerapan ISAK 35 tentang penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba pada rumah sakit X. In Seminar Nasional Manajemen Dan Akuntansi (pp. 132-140).
  4. Diviana, S., Ananto, R. P., Andriani, W., Putra, R., Yentifa, A., & Siswanto, A. (2020). Penyajian Laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba berdasarkan ISAK 35 pada masjid Baitul Haadi. Akuntansi Dan Manajemen, 15(2), 113-132.
  5. Fitriyah, L. (2016). Penerapan PSAK No. 45 pada organisasi nirlaba yayasan panti asuhan al-iman wuluhan jember. Universitas Muhammadiyah Jember.
  6. Hargen, F., Agusto, S. W., Sartika, S., Desyana, G., & Yunita, K. (2022). Analisis penerapan ISAK 35 pada gereja kristus rahmani indonesia (gkri) shalom, kubu raya. Prosiding Konferensi Akuntansi Khatulistiwa, 3(1), 105-115.
  7. Hidayatullah, A. (2019). Analisis Rekonstruksi Penyusunan Laporan Keuangan Masjid (Studi Kasus pada Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi).
  8. Indonesia, I. A. (2000). Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 45.
  9. Indonesia, I. A. (2015). Pernyataan standar akuntansi keuangan. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.
  10. Indrawan, N., Astuti, D. D., & Sari, N. K. (2023). Analisis Penerapan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) No. 35 Pada Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) XYZ di Kabupaten Jember. JAKUMA: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Keuangan, 4(2), 1-7.
  11. Janis, R. S., & Budiarso, N. S. (2017). Analisis penerapan PSAK No. 45 tentang pelaporan keuangan entitas nirlaba pada Jemaat Gmist Pniel Biau Kab, Kep. Sitaro. ACCOUNTABILITY, 6(1), 103-111.
  12. Lamonisi, S. (2016). Analisis penerapan standar akuntansi berbasis akrual pada Pemerintah Kota Tomohon. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 4(1).
  13. Malasai, F., Elim, I., & Kalalo, M. Y. (2024). Penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba berdasarkan ISAK Nomor 35 pada Yayasan Panti Asuhan 'Pononiungan' Bolaang Mongondow. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat, 2(2), 295-304.
  14. Maulana, I. S., & Rahmat, M. (2021). Penerapan isak no. 35 tentang penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba pada masjid besar al-atqiyah kecamatan moyo utara kabupaten sumbawa. Journal of Accounting, Finance, and Auditing, 3(01), 63-75.
  15. Manan, A., Permanasari, R., Utomo, N. A., & NR, F. A. (2025). Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sesuai Dengan ISAK 35 Bagi Entitas Non Laba Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Kota Semarang. JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI, 3(1), 61-68.
  16. Martani, D., FEUI, K. D. A., & IFRS, A. T. I. (2012). PSAK 45 Organisasi Nir Laba. Ikatan Akuntan Indonesia.
  17. Melia, Y., & Melia, Y. (2022). Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Pada Organisasi Nirlaba: Literatur Review. AKTSAR: Jurnal Akuntansi Syariah, 5(1), 103.
  18. Mochtar, R. A. F., & Saputra, D. (2022). Analisis Penerapan Isak 35 Pada Madrasah X Kota Pekanbaru. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 6(3), 257-269.
  19. Ndaong, M. (2022). Analisis Penerapan ISAK 35 Pada Gereja Allah Baik Mahanaim Sidoarjo (Doctoral dissertation, Universitas PGRI Adibuana Surabaya).
  20. Purba, S., & Calista, C. (2023). ISAK 35 Practices on The Management of Financial Reporting of Non-Profit Organizations at The Cathedral Church of St. Theresia Lisieux Sibolga. Justika: Jurnal Sistem Informasi Akuntansi, 3(2), 64-69.