Vol. 25 No. 11 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

ANALISIS PENGELOLAAN PIUTANG USAHA DAN DAMPAKNYA TERHADAP LIKUIDITAS PERUSAHAAN DISTRIBUTOR ALAT KESEHATAN (STUDI KASUS PADA PT NUSANTARA JAYA MEDICALINDO)

David Jefferson Tua Sinaga
Universitas Sumatera Utara
Sabina Ghaliya Zahwa
Universitas Sumatera Utara
Syifa Saharina Hafidza
Universitas Sumatera Utara
Iskandar Muda
Universitas Sumatera Utara

Published 2026-10-20

Keywords

  • Pengelolaan Piutang Usaha,
  • Likuiditas,
  • Distributor Alat Kesehatan

How to Cite

ANALISIS PENGELOLAAN PIUTANG USAHA DAN DAMPAKNYA TERHADAP LIKUIDITAS PERUSAHAAN DISTRIBUTOR ALAT KESEHATAN (STUDI KASUS PADA PT NUSANTARA JAYA MEDICALINDO). (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/5493

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan piutang usaha dan dampaknya terhadap likuiditas PT Nusantara Jaya Medicalindo, perusahaan distributor alat kesehatan yang melayani rumah sakit umum daerah dan instansi kesehatan pemerintah. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif kualitatif yang didukung analisis rasio keuangan, dengan data hasil wawancara pemilik perusahaan dan dokumen keuangan periode Januari–Juni 2026. Saldo piutang meningkat dari Rp120.000.000 menjadi Rp205.000.000 (70,83%) karena penjualan kredit selalu melebihi pelunasan pada setiap bulan. Dua pelanggan menguasai 56,10% piutang. Sebesar Rp135.000.000 (65,85%) piutang telah melewati jatuh tempo, dengan Rp55.000.000 (26,83%) di antaranya tertunggak lebih dari 60 hari. Current Ratio sebesar 189,47% dan Quick Ratio sebesar 131,58% tampak memadai, tetapi Cash Ratio hanya 23,68% dan piutang menyumbang 82,00% aset cepat. Apabila piutang yang tertunggak lebih dari 60 hari dikeluarkan, Quick Ratio yang disesuaikan turun menjadi 102,63% dengan kelebihan aset cepat atas utang lancar hanya Rp5.000.000. Temuan ini mengindikasikan likuiditas semu (illusory liquidity), yaitu kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek yang sangat bergantung pada kecepatan pencairan piutang. Hubungan tersebut bersifat indikatif dan bukan sebab-akibat karena periode pengamatan hanya enam bulan, hanya satu perusahaan, dan tidak tersedia data jadwal pembayaran pemasok maupun arus kas bulanan. Penelitian ini menekankan pentingnya pemantauan umur piutang, penagihan berjenjang, pengendalian batas kredit, dan perencanaan kas.

References

  1. Calista, P. Z., Lupikawaty, M., & Divianto, D. (2026). Evaluasi kebijakan manajemen likuiditas dan kebijakan manajemen modal kerja melalui cash conversion cycle. Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi & Akuntansi (MEA), 10(3), 41–55. https://doi.org/10.31955/mea.v10i3.7809
  2. Kiymaz, H., Haque, S., & Choudhury, A. A. (2024). Working capital management and firm performance: A comparative analysis of developed and emerging economies. Borsa Istanbul Review, 24(3), 634–642. https://doi.org/10.1016/j.bir.2024.03.004
  3. Mislawardah, & Nurdiniah, D. (2024). Penagihan piutang usaha pada PT MBI. Jurnal Mahasiswa Bina Insani, 9(1), 11–20. https://ejournal-binainsani.ac.id/index.php/JMBI/id/article/view/3095
  4. Rianingsih, L. P., Saputro, E. P., & Susila, I. (2023). Analisis efektivitas manajemen piutang terhadap kinerja keuangan perusahaan (Studi kasus: PT Indo PD Mandiri). REMIK (Riset Dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer), 7(1), 810–820. https://doi.org/10.33395/remik.v7i1.12165
  5. Sukmawati, S. S., & Hamdani, R. (2024). Analisis piutang tak tertagih berdasarkan umur piutang pada PT. XYZ. EKOMA Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi, 3 (6), 262–272. https://doi.org/10.56799/ekoma.v3i6.4977
  6. Toušek, Z., Hinke, J., Gregor, B., & Prokop, M. (2023). Importance of working capital management and its components for firm profitability. Prague Economic Papers, 32(4), 367–388. https://doi.org/10.18267/j.pep.835
  7. Wardhana, R. H., & Febriantina, S. (2026). Administrasi piutang B2G pada perusahaan distributor alat kesehatan. Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi, 5 (2), 1171–1179. https://jurnal.erapublikasi.id/JMAE/article/view/2630/2021