Vol. 25 No. 11 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

KEBIJAKAN WORK FROM HOME DAN EFEKTIVITAS KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

Aditya Pratama Kolopita
Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Darma Kotamobagu
Siti Fadilla Iklima Hasan
Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Darma Kotamobagu
Ridho Anugrah Syaputra Molantong
Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Darma Kotamobagu

Published 2026-10-14

Keywords

  • Work From Home,
  • Kinerja Pegawai,
  • Aparatur Sipil Negara,
  • Systematic Literature Review,
  • Fleksibilitas Kerja

How to Cite

KEBIJAKAN WORK FROM HOME DAN EFEKTIVITAS KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/5235

Abstract

Transformasi digital dan pandemi COVID-19 telah mengakselerasi pergeseran pola kerja di sektor birokrasi pemerintahan menuju sistem yang fleksibel, seperti Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA). Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis literatur mengenai dampak kebijakan fleksibilitas kerja terhadap efektivitas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) serta mengeksplorasi faktor penentunya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA. Melalui penelusuran pustaka komprehensif pada pangkalan data akademik (seperti Google Scholar, Portal Garuda, dan direktori jurnal bereputasi) serta penerapan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat terhadap artikel terbitan rentang tahun 2020 hingga 2026, dari total identifikasi awal disaring hingga menghasilkan 10 artikel jurnal empiris primer yang memenuhi standar kualitas untuk diekstraksi dan dianalisis. Hasil sintesis utama membuktikan bahwa kebijakan WFH dan WFA memberikan pengaruh positif yang terhadap peningkatan produktivitas seperti temuan empiris yang menunjukkan kontribusi positif terhadap efisiensi tugas perbendaharaan dan kepuasan kerja ASN, khususnya pada pekerjaan administratif konseptual. Namun, efektivitas tersebut menurun secara drastis pada tugas teknis lapangan dan pelayanan publik langsung akibat kendala infrastruktur jaringan (blank spot) serta hambatan koordinasi. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan fleksibilitas kerja tidak bersifat mutlak atau seragam, melainkan sangat bergantung pada transformasi sistem evaluasi dari pengawasan kehadiran fisik (presence-based) menjadi evaluasi berbasis hasil (output-based KPI), serta penerapan kepemimpinan digital yang adaptif.

References

  1. Bharata, A. (2023). Pengaruh pemanfaatan teknologi informasi, loyalitas, dan work life balance terhadap kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada masa bekerja dari rumah saat pandemi covid-19 di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Jurnal Simki Economic, 6(1), 71-79.
  2. Kusuma, A. W., Linggawati, & Juhari. (2026). Pengaruh work from home terhadap efektivitas sumber daya manusia serta implikasinya terhadap kinerja pegawai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pangkal Pinang. Jurnal Manajemen, 16(2), 1-12.
  3. Mutmainnah, N. M., Haeruddin, M. I. M., & Burhanuddin. (2023). Pengaruh work from home (WFH) terhadap produktivitas kerja pegawai pada Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Selatan. DECISION: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(1), 144-151.
  4. Putri, O. R. A., Choerudin, A., & Ambarwati, R. (2026). Dampak dari sistem kerja hybrid dan work from home (WFH) terhadap kepuasan dan motivasi kerja Aparatur Sipil Negara di Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(6), 1775-1783.
  5. Ramadhan, A., Patricia, A., Sari, N. P., Putri, R. A., & Hanoselina, Y. (2025). PNS dan work from anywhere: Implikasi kebijakan fleksibilitas kerja di sektor publik. Orasi: Jurnal Ilmu Politik dan Sosial, 2(2), 92-107. https://doi.org/10.63217/orasi.v2i2.287
  6. Rawinarno, T., Setyoko, H., Widiarto, A., & Alynudin, S. (2023). Manajemen kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis bekerja dari rumah (work from home). Jurnal Ilmiah Niagara, 15(1), 113-129.
  7. Saepudin, A., Prihadi, M. D., Asmala, T., & Yusuf, M. (2022). Work from home (WFH) policies are being implemented at the Bandung City Public Works Department. Journal of Research and Development on Public Policy (Jarvic), 1(1), 42-50.
  8. Suranto. (2020). Pengaruh work from home terhadap kinerja pada KPPN Nabire, KPPN Jayapura dan Kanwil DJPb Provinsi Papua. Syntax Idea, 2(12), 1174-1185.
  9. Wirasistha, S., & Johannes, A. W. (2023). Work from home: Menuju kinerja Aparatur Sipil Negara yang lebih efisien (Studi pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat). Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 15(1), 95-109.
  10. Yulia, F., Anggareni, A., Hutabarat, R. A., Saputro, W. T., Putra, A. T., & Kahfi, M. A. (2022). Future work ASN 'work from anywhere (WFA)' sebagai implikasi e-government system atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dampak positif dan negatif serta tantangan bagi pemerintah/ASN. Prosiding Seminar Nasional BSKJI 'Post Pandemic Economy Recovery', 2, 10-17.