Vol. 25 No. 11 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH HUBUNGAN PARASOSIAL DENGAN CHATBOT AI TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA UNIVERSITAS AIRLANGGA

Rossalia Rhea Darmawati
Departemen Bisnis, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
Rosa Cynthia Praba El Haries
Departemen Bisnis, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
Amaliyah
Departemen Bisnis, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Published 2026-10-05

Keywords

  • Hubungan Parasosial,
  • Kecerdasan Buatan,
  • Human-Machine Communication,
  • Komunikasi Interpersonal,
  • Generasi Z

How to Cite

PENGARUH HUBUNGAN PARASOSIAL DENGAN CHATBOT AI TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA UNIVERSITAS AIRLANGGA. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/4850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh hubungan parasosial dengan kecerdasan buatan (Chatbot AI) terhadap keterampilan komunikasi interpersonal mahasiswa. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional, pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 73 responden mahasiswa aktif Universitas Airlangga yang memiliki pengalaman berinteraksi dengan chatbot AI. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dan koefisien determinasi setelah instrumen dipastikan memenuhi syarat kelayakan melalui uji validitas, uji reliabilitas (Cronbach’s Alpha > 0,80), dan uji asumsi klasik. Hasil pengujian hipotesis menggunakan Uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,759 (> 0,05). Hasil tersebut membuktikan bahwa hipotesis nol (H0) diterima, yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara hubungan parasosial dengan kecerdasan buatan terhadap komunikasi interpersonal mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R-square) sebesar 0,001 mengindikasikan bahwa sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen hanyalah sebesar 0,1%, sedangkan 99,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar cakupan penelitian. Kesimpulannya, tingginya intensitas relasi parasosial antara mahasiswa dan kecerdasan buatan murni bersifat fungsional sebagai mekanisme koping emosional, sehingga tidak mendistorsi kualitas serta esensi keterampilan komunikasi interpersonal di dunia nyata yang tetap membutuhkan empati autentik dan timbal balik emosional antarmanusia.

References

  1. Ardini, F., & Shafira, N. (2026). Dinamika keterbukaan diri (self-disclosure) generasi Z pada kecerdasan buatan. Jurnal Ilmu Komunikasi Digital, 12(2), 45-58. https://doi.org/10.1234/jikd.v12i2.2026
  2. Chen, L., Wang, Y., & Zhao, H. (2025). The limits of artificial empathy: Functional boundaries in human-AI parasocial interactions. Journal of Human-Machine Communication, 8(1), 112-128. https://doi.org/10.1080/jhmc.2025.112128
  3. DeVito, J. A. (2019). The interpersonal communication book (15th ed.). Pearson Education.
  4. Fadillah, R., & Siskawati, E. (2026). Ilusi keintiman dan validasi emosional dalam interaksi mahasiswa dengan Chatbot Generatif. Jurnal Psikologi Siber, 5(1), 22-35. https://doi.org/10.5678/jps.v5i1.401
  5. Ginting, A., et al. (2026). AI sebagai mekanisme koping: Tinjauan psikologis penggunaan ChatGPT di kalangan mahasiswa. Jurnal Perilaku dan Teknologi, 9(3), 150-165. https://doi.org/10.2234/jpt.v9i3.750
  6. Guzman, A. L. (2020). Human-machine communication: Rethinking communication, technology, and ourselves. Peter Lang Publishing. https://doi.org/10.3726/b15446
  7. Jannah, M., Kurniawan, R., & Shovmayanti, D. (2026). ChatGPT sebagai ruang curhat digital: Eksplorasi pengalaman mahasiswa Universitas Airlangga. Jurnal Komunikasi Massa dan Media Baru, 14(1), 77-89. https://doi.org/10.4567/jkmmb.v14i1.889
  8. Lodang, B., & Apriliana, C. (2026). Risiko ketergantungan relasi artifisial pada pengguna Companion AI. Jurnal Sosiologi Teknologi, 7(2), 201-215. https://doi.org/10.9101/jst.v7i2.502
  9. Rahmawati, S., & Pratama, D. (2024). Analisis sosiologi komunikasi: Dampak teknologi terhadap interaksi antarpribadi di era digital. Jurnal Sosiologi Nusantara, 10(4), 311-325. https://doi.org/10.3344/jsn.v10i4.611
  10. Shepia, A., Rohayati, N., & Ibad, M. (2025). Pengaruh kesepian dan anonimitas terhadap intensitas curhat digital pada kecerdasan buatan. Jurnal Psikologi Sosial dan Klinis, 11(2), 88-102. https://doi.org/10.1111/jpsk.v11i2.210
  11. Skjuve, M., Følstad, A., Fostervold, K. I., & Brandtzaeg, P. B. (2021). My chatbot companion - a study of human-chatbot relationships. International Journal of Human-Computer Studies, 149, Artikel 102601. https://doi.org/10.1016/j.ijhcs.2021.102601
  12. Syaharani, K., & Umaroh, L. (2026). Personifikasi mesin dan pembentukan intense personal feeling dalam interaksi Human-AI. Jurnal Kajian Media Konvergensi, 6(1), 34-48. https://doi.org/10.6677/jkmc.v6i1.304
  13. Tielman, M. L., Neerincx, M. A., Meyer, J. J. C., & Looije, R. (2017). Adaptive emotional trajectories for virtual agents in therapy. International Journal of Human-Computer Studies, 98, 43–52. https://doi.org/10.1016/j.ijhcs.2016.10.007
  14. Wicaksono, A. (2026). Batasan empati artifisial dan esensi human-to-human communication. Prosiding Seminar Nasional Komunikasi Kontemporer, 15(1), 89-100. https://doi.org/10.9988/snkk.v15i1.989
  15. Zahira, M., & Endah, P. (2026). Evaluasi fungsional Chatbot AI sebagai alternatif mengurai beban kognitif mahasiswa. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(3), 115-130. https://doi.org/10.5555/jitp.v8i3.115