Vol. 25 No. 10 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH PROMO FLASH SALE, DISCOUNT VOUCHER, DAN INFLUENCER MARKETING PADA TIKTOK SHOP TERHADAP IMPULSE BUYING DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi pada Gen Z Muslim di Kota Jambi)

Tri Mutia
Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi
Rafiqi
Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Published 2026-09-13

Keywords

  • Flash Sale,
  • Discount Voucher,
  • Influencer Marketing,
  • Impulse Buying,
  • Ekonomi Islam,
  • TikTok Shop,
  • Generasi Z
  • ...More
    Less

How to Cite

PENGARUH PROMO FLASH SALE, DISCOUNT VOUCHER, DAN INFLUENCER MARKETING PADA TIKTOK SHOP TERHADAP IMPULSE BUYING DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi pada Gen Z Muslim di Kota Jambi). (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(10). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/4110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh flash sale, discount voucher, dan influencer marketing pada TikTok Shop terhadap impulse buying pada Generasi Z Muslim di Kota Jambi dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden Generasi Z Muslim di Kota Jambi yang pernah melakukan pembelian di TikTok Shop, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flash sale berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying (koefisien jalur 0,283; T-statistics 2,520; P-values 0,012), discount voucher berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying (koefisien jalur 0,266; T-statistics 2,083; P-values 0,037), dan influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying (koefisien jalur 0,336; T-statistics 2,403; P-values 0,016) serta menjadi variabel dengan pengaruh paling dominan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan variasi impulse buying sebesar 53,7% (R² = 0,537), dengan kemampuan prediksi model yang kuat (Q²predict = 0,440). Dalam perspektif ekonomi Islam, ketiga strategi pemasaran digital tersebut berpotensi mendorong pergeseran perilaku konsumsi dari orientasi kebutuhan menuju orientasi keinginan sesaat, sehingga berisiko menjerumuskan Gen Z Muslim pada perilaku israf dan tabdzir yang bertentangan dengan prinsip maslahah, qana'ah, dan wasathiyah.

References

  1. A. F. K. Utama and S. Purwanto, 'Influencer marketing, discount voucher dan social proof,' vol. 7, no. 1, pp. 10–21, 2026, doi: 10.38076/vzmv4v17.
  2. C. Sahputra, V. Octaviani, and Yanto, 'Pengaruh influencer terhadap keputusan pembelian pada Xinonaboba Kapuas Kota Bengkulu,' vol. 2, no. 3, pp. 509–526, 2023.
  3. D. W. Rook and R. J. Fisher, 'Normative influences on impulsive buying behavior,' Journal of Consumer Research, vol. 22, no. 3, p. 305, 1995, doi: 10.1086/209452.
  4. D. W. Rook, 'The buying impulse,' Journal of Consumer Research, vol. 14, no. 2, pp. 189–199, 1987, doi: 10.1086/209105.
  5. E. R. Kamila, 'Transformasi digital dan pertumbuhan e-commerce: Dampak, peluang, dan tantangan di era modern,' vol. 3, no. 2, pp. 141–145, 2025.
  6. I. Ghozali and H. Latan, Konsep, Teknik, dan Aplikasi Partial Least Squares Menggunakan Program SmartPLS 4.0. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2020.
  7. J. F. Hair and A. Alamer, 'Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) in second language and education research: Guidelines using an applied example,' Research Methods in Applied Linguistics, vol. 1, no. 3, p. 100027, 2022, doi: 10.1016/j.rmal.2022.100027.
  8. J. Henseler, C. M. Ringle, and M. Sarstedt, 'A new criterion for assessing discriminant validity in variance-based structural equation modeling,' Journal of the Academy of Marketing Science, vol. 43, no. 1, pp. 115–135, 2015.
  9. K. Freberg, K. Graham, K. McGaughey, and L. A. Freberg, 'Who are the social media influencers? A study of public perceptions of personality,' Public Relations Review, vol. 37, no. 1, pp. 90–92, 2011.
  10. M. R. Ramadhan and Y. Wardi, 'Pengaruh flash sale terhadap impulse buying: Peran emosi positif sebagai mediator pada pengguna aplikasi Shopee,' Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, vol. 7, pp. 551–557, 2025, doi: 10.37034/infeb.v7i3.1225.
  11. P. Kotler and K. L. Keller, Marketing Management, 12th ed. Upper Saddle River, NJ: Pearson Prentice Hall, 2006.
  12. R. Gumilang, A. Sumiati, and A. Tresnadi, 'Pengaruh flash sale dan live streaming terhadap impulse buying behavior pada platform TikTok,' Coopetition: Jurnal Ilmiah Manajemen, vol. 15, no. 3, pp. 479–488, 2024, doi: 10.32670/coopetition.v15i3.4813.
  13. S. Nurfatmawati and Y. Kusumawati, 'Pengaruh big flash sale, voucher diskon dan promo gratis ongkir terhadap impulsive buying,' vol. 3, no. 2, pp. 115–130, 2026.
  14. Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2023.
  15. T. A. Shimp, Advertising, Promotion, and Other Aspects of Integrated Marketing Communications, 10th ed. Boston: Cengage Learning, 2020.
  16. T. V. Inayah, W. S. Asih, and Agustina, 'The influence of TikTok live streaming and flash sales on impulse buying,' E-Commerce Review, vol. 18, no. 2, pp. 134–148, 2025.
  17. Y. Lina, D. Hou, and S. Ali, 'Impact of online convenience on generation Z online impulsive buying behavior: The moderating role of social media celebrity,' Frontiers in Psychology, 2022, doi: 10.3389/fpsyg.2022.951249.
  18. Badan Pusat Statistik, 'Jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin di Kota Jambi, 2026,' Badan Pusat Statistik Kota Jambi, 2026.