Articles
PENGARUH PELATIHAN MAGANG DAN PENGALAMAN KERJA LAPANGAN TERHADAP KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA PROFESIONAL PADA PROGRAM MAGANG BAKTI BCA (POOLING) JAKARTA BARAT
Published 2026-08-04
Keywords
- Pelatihan Magang,
- Pengalaman Kerja Lapangan,
- Kualitas Sumber Daya Manusia Profesional
How to Cite
PENGARUH PELATIHAN MAGANG DAN PENGALAMAN KERJA LAPANGAN TERHADAP KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA PROFESIONAL PADA PROGRAM MAGANG BAKTI BCA (POOLING) JAKARTA BARAT. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(9). https://doi.org/10.2238/7g7mac68
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan magang dan pengalaman kerja lapangan terhadap kualitas sumber daya manusia profesional, baik secara parsial maupun simultan, pada peserta Program Magang Bakti BCA (Pooling) Jakarta Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 199 peserta magang yang terdiri atas posisi Teller dan Customer Service. Sampel sebanyak 67 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan magang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia profesional dengan koefisien regresi sebesar 0,890 dan nilai signifikansi 0,000. Pengalaman kerja lapangan juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,213 dan nilai signifikansi 0,007. Secara simultan, pelatihan magang dan pengalaman kerja lapangan berpengaruh signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia profesional dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,931 menunjukkan bahwa 93,1% variasi kualitas sumber daya manusia profesional dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen, sedangkan sisanya sebesar 6,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan magang yang berkualitas serta pengalaman kerja lapangan yang memadai merupakan faktor penting dalam membentuk sumber daya manusia yang profesional dan kompeten.References
- [1] Armstrong, M., & Taylor, S. (2023). Armstrong's handbook of human resource management practice (16th ed.). Kogan Page.
- [2] Binder, J. F., Baguley, T., Crook, C., & Miller, F. (2015). The academic value of internships: Benefits across disciplines. Studies in Higher Education, 40(9), 1523–1539.
- [3] Cascio, W. F. (2018). Managing human resources (10th ed.). McGraw-Hill Education.
- [4] Dessler, G. (2017). Human resource management (17th ed.). Pearson.
- [5] Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
- [6] Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen: Dasar, pengertian, dan masalah. Bumi Aksara.
- [7] Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
- [8] Noe, R. A. (2020). Employee training and development (8th ed.). McGraw-Hill Education.
- [9] Salas, E., & Cannon-Bowers, J. A. (2001). The science of training: A decade of progress. Annual Review of Psychology, 52(1), 471–499.
- [10] Salas, E., Tannenbaum, S. I., Kraiger, K., & Smith-Jentsch, K. A. (2012). The science of training and development in organizations. Psychological Science in the Public Interest, 13(2), 74–101.
- [11] Silva, P., Lopes, B., Costa, M., Melo, A. I., Dias, G. P., Brito, E., & Seabra, D. (2018). The effect of internship on job readiness. Journal of Education and Work, 31(9), 868–881.
- [12] Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- [13] Tharenou, P., Saks, A. M., & Moore, C. (2007). A review and critique of research on training and organizational-level outcomes. Human Resource Management Review, 17(3), 251–273.
- [14] Van der Heijden, B. I. J. M. (2002). Preregistration career development: Employability and professional growth. Career Development International, 7(3), 142–150.