Vol. 25 No. 8 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, CAPITAL INTENSITY, DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN

Dhea Regita Cahyani
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Vidiyanna Rizal Putri
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Rachmat Pramukty
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Published 2026-07-30

Keywords

  • kepemilikan manajerial,
  • capital intensity,
  • kualitas audit,
  • tax avoidance

How to Cite

PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, CAPITAL INTENSITY, DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/8bdx0s48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Kepemilikan Manajerial, Capital Intensity, dan Kualitas Audit terhadap Tax Avoidance pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2025. Tax Avoidance diproksikan dengan Effective Tax Rate (ETR), Kepemilikan Manajerial diukur dengan proporsi saham yang dimiliki oleh manajemen, Capital Intensity diukur dengan rasio aset tetap terhadap total aset, dan Kualitas Audit diukur dengan variabel dummy status Kantor Akuntan Publik (KAP) Big Four dan non-Big Four. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 63 perusahaan dengan 441 data observasi. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan model Fixed Effect yang dipilih berdasarkan Uji Chow dan Uji Hausman, serta diolah menggunakan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemilikan Manajerial dan Capital Intensity tidak berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance, sedangkan Kualitas Audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tax Avoidance. Secara simultan, Kepemilikan Manajerial, Capital Intensity, dan Kualitas Audit berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai Adjusted R-squared sebesar 0,122524, yang berarti ketiga variabel independen tersebut mampu menjelaskan sekitar 12,25 persen variasi Tax Avoidance, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.

References

  1. Agustina, L., & Sanulika, A. (2024). Pengaruh Beban Pajak Tangguhan , Capital Intensity , dan Thin Capitalization terhadap Tax Avoidance, 3(2), 86–95. https://doi.org/10.54259/akua.v3i2.2648
  2. Agustyo, B. A., & Arianti, B. F. (2024). Pengaruh Corporate Social Responsibility , Kepemilikan Manajerial , Dan Capital Intensity Terhadap Tax Avoidance Pendahuluan, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.32662/gaj.v7i1.3168
  3. Aini, A. N., & Meikhati, E. (2022). Strategi Pemerintah dalam Mengoptimalisasi Penerimaan Pajak, 2(1), 34–39.
  4. Alnasvi, D., & Sastrodiharjo, I. (2019). Pengaruh Kualitas Audit , Komite Audit dan Kepemilikan Keluarga terhadap Agresivitas Pajak dan Dampaknya terhadap Timeliness, 9865.
  5. Ananda, Y. A., & Agia, L. N. (2026). CORPORATE TAX STRATEGY: REVEALING THE INFLUENCE OF EXECUTIVE DECISIONS IN TAX AVOIDANCE, 9(1), 3629–3644.
  6. Arieftiara, D., Widyastuti, S., Miftah, M., & Wijaya, S. (2025). The Role of Largest Ownership Structure in ESG Reporting , Tax Avoidance , and Firm Value : Evidence from Emerging Markets, 5(2), 293–321.
  7. Azizah, D. N., & Anggraini, T. (2026). Faktor-Faktor Pendorong Tax Avoidance Sektor Infrastruktur di BEI Tahun, 03(04), 1228–1236.
  8. Bandaro, L. A. S., & Ariyanto, S. (2020). PENGARUH PROFITABILITAS , UKURAN PERUSAHAAN , LEVERAGE , KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN CAPITAL INTENSITY RATIO TERHADAP TAX AVOIDANCE, 12(2), 320–331.
  9. Dewi, S. L., & Oktaviani, R. M. (2021). PENGARUH LEVERAGE , CAPITAL INTENSITY , KOMISARIS INDEPENDEN DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, 4(2), 179–194.
  10. Dinul Horisin. (2024). Menghayati Peran Pajak untuk Pembangunan. Retrieved June 3, 2026, from https://pajak.go.id/id/artikel/menghayati-peran-pajak-untuk-pembangunan
  11. Erawati, T., & Susanti, I. (2023). Profitabilitas, Kualitas Audit Dan Penghindaran Pajak Teguh, 7(1), 354–369.
  12. Fahrezi, R. S., & Yustisi, Y. P. (2026). Tax Avoidance in Energy Companies : The Roles of ESG , Capital Intensity , and Transfer Pricing, 8(1), 657–670.
  13. Fitriani, F. A., & Widaryanti. (2025). Analisis Pengaruh Kepemilikan Manajerial , Kepemilikan Institusional , Dewan Komisaris Independen , Komite Audit dan Kualitas Audit terhadap Penghindaran Pajak, 9–19. https://doi.org/10.37470/1.27.1.247
  14. Handoyo, S., Wicaksono, A. P., & Darmesti, A. (2022). Does Corporate Governance Support Tax Avoidance Practice in Indonesia ?, 5(3), 184–201. https://doi.org/10.53894/ijirss.v5i3.505
  15. Isah, A., Aliyu, usman baba, Ndagi, S., & Garba, A. (2026). DEPARTMENT OF ACCOUNTING AUDIT QUALITY AND FINANCIAL REPORTING QUALITY EVIDENCE FROM NIGERIAN LISTED DEPOSIT MONEY BANKS.
  16. Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the Firm : Managerial Behavior , Agency Costs and Ownership Structure Theory of the Firm : Managerial Behavior , Agency Costs and Ownership Structure.
  17. Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2022). Kontribusi Industri Makanan dan Minuman Tembus 37,77 Persen. Retrieved June 4, 2026, from https://www.kemenperin.go.id/artikel/23393/Kontribusi-Industri-Makanan-dan-Minuman-Tembus-37,77-Persen
  18. Khilmiyah, N., & Furqon, I. K. (2026). PERAN PAJAK SEBAGAI SUMBER PENERIMAAN NEGARA DALAM THE ROLE OF TAXES AS A SOURCE OF STATE REVENUE IN ECONOMIC, 6(1), 6–13.
  19. Kinasih, E., Nuryati, T., Rosa, E., Faeni, D. P., & Manrejo, S. (2022). Pengaruh Capital Intensity , Profitabilitas terhadap Tax Avoidance dengan Kepemilikan Institusional sebagai Variabel Moderasi, 2(4), 699–712.
  20. Latifah, D. R., & Ardiami, K. P. (2026). Corporate Governance , Capital Intensity , dan Tax Avoidance : Bukti Empiris pada Perusahaan Sektor Energi, 02(03), 420–429.