Vol. 25 No. 7 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH LEARNING AGILITY DAN PENGALAMAN ORGANISASI TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA

Andini Syaharani
Universitas Pamulang
Putri Rahayu
Universitas Pamulang

Published 2026-06-24

Keywords

  • Learning Agility,
  • Pengalaman Organisasi,
  • Kesiapan Kerja Mahasiswa

How to Cite

PENGARUH LEARNING AGILITY DAN PENGALAMAN ORGANISASI TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(7). https://doi.org/10.2238/q8kk2q10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Learning Agility dan Pengalaman Organisasi terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh item penelitian dinyatakan valid dengan nilai korelasi lebih besar dari r tabel (0,1937), sedangkan hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,885 yang mengindikasikan instrumen penelitian reliabel. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, heteroskedastisitas, maupun autokorelasi. Analisis korelasi menunjukkan bahwa Learning Agility memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa dengan nilai korelasi sebesar 0,690, sedangkan Pengalaman Organisasi memiliki nilai korelasi sebesar 0,590. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,549 yang berarti bahwa Learning Agility dan Pengalaman Organisasi mampu menjelaskan 54,9% variasi Kesiapan Kerja Mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Learning Agility dan Pengalaman Organisasi merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.

References

  1. [1] Agustian, A. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia dan Kesiapan Kerja.
  2. [2] De Meuse, K. P. (2017). Learning Agility: Its Evolution as a Psychological Construct.
  3. [3] Erlangga, F., Bakti, D. K., & Aprilani, D. (2024). Pengaruh pengalaman organisasi, pengalaman magang, dan self efficacy terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Kompetitif Bisnis, 2(4), 223–236.
  4. [4] Febrianur, H. G., & Rahmah, D. D. N. (2024). Kesiapan kerja mahasiswa: Eksplorasi pengaruh keaktifan berorganisasi dan efikasi diri. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 5(6).
  5. [5] Mabruroh, N. A., & Nurhidayati, A. (2024). Pengaruh keaktifan berorganisasi, prestasi belajar dan pengalaman magang terhadap kesiapan kerja mahasiswa. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(12), 13932–13937.https://doi.org/10.54371/jiip.v7i12.6416
  6. [6] Nurfadillah, N., Falihin, D., & Ibrahim. (2025). Pengaruh Pengalaman Organisasi Terhadap Kesiapan Kerja Pada Mahasiswa Universitas Negeri Makassar . Jurnal Edukasi Sosial Sains, 1(2), 84–89. Retrieved from https://pustaka.jurnalkita.my.id/index.php/jess/article/view/18
  7. [7] Robles, M. M. (2012). Executive Perceptions of the Top 10 Soft Skills Needed in Today's Workplace.
  8. [8] Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
  9. [9] Sutrisno, E. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
  10. [10] Triyani, B., & Susanti, A. D. (2024). Pengaruh perkuliahan magang DU/DI dan pengalaman organisasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4).