Articles
STUDI TENTANG PENURUNAN KUALITAS BANGUNAN SEBAGAI PEMEDISIASI DAMPAK KORUPSI TERHADAP BIAYA PEMELIHARAAN
Published 2026-07-07
Keywords
- korupsi,
- kualitas bangunan,
- biaya pemeliharaan,
- mediasi,
- konstruksi
How to Cite
STUDI TENTANG PENURUNAN KUALITAS BANGUNAN SEBAGAI PEMEDISIASI DAMPAK KORUPSI TERHADAP BIAYA PEMELIHARAAN. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/tz8yvz52
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penurunan kualitas bangunan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara praktik korupsi dan peningkatan biaya pemeliharaan ekonomi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena masih maraknya korupsi dalam sektor konstruksi yang berdampak pada rendahnya kualitas hasil pembangunan serta meningkatnya beban biaya perawatan di masa mendatang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Data diperoleh melalui studi literatur dan/atau survei terhadap proyek konstruksi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi berpengaruh signifikan terhadap penurunan kualitas bangunan, dan penurunan kualitas tersebut secara signifikan meningkatkan biaya pemeliharaan ekonomi. Selain itu, penurunan kualitas bangunan terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh tidak langsung korupsi terhadap biaya pemeliharaan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam proses pembangunan guna meminimalisir dampak jangka panjang yang merugikan secara ekonomi.References
- Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
- Hasan, Z. (2018). Pendidikan Anti Korupsi. Bandar Lampung: CV. Zigie Utama.
- Hasan, Z. (2020). Pendidikan Anti Korupsi Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 89–102.
- Hasan, Z. (2022). Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembentukan Peraturan Hukum di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 52(1), 45–60.
- Hasan, Z. (2023). Pancasila dan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Hasan, Z. (2025a). Pendidikan Anti Korupsi: Integrasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Era 4.0. Jakarta: Kencana.
- Hasan, Z. (2025b). Sistem Peradilan Pidana. Bandung: Refika Aditama.
- Hasan, Z., dkk. (2025). Peran Media Sosial dalam Pencegahan dan Penindakan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia. Jurnal Antikorupsi dan Integritas, 3(1), 1–18.
- Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
- Kenny, C. (2007). Corruption in infrastructure: Is there a link with construction quality? World Bank Policy Research Working Paper, No. 4385. Washington, DC: World Bank.
- Kvale, S., & Brinkmann, S. (2009). InterViews: Learning the Craft of Qualitative Research Interviewing (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
- Laffont, J. J., & Tirole, J. (1993). A theory of incentives in procurement and regulation. Cambridge, MA: MIT Press.
- Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
- Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Tanzi, V., & Davoodi, H. R. (1997). Corruption, public investment, and growth. IMF Working Paper, No. 97/139. Washington, DC: International Monetary Fund.