Abstract
Perempuan yang menjalani peran sebagai single mother menghadapi berbagai perubahan dalam kehidupan keluarga akibat meningkatnya tanggung jawab pengasuhan, ekonomi, dan pengambilan keputusan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan tekanan sehingga diperlukan kemampuan untuk menerima keadaan dan membangun resiliensi dalam menjalani kehidupan baru. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses penerimaan diri dan resiliensi perempuan dalam menjalani peran sebagai single mother di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi melalui wawancara mendalam terhadap tiga perempuan single mother. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dengan menggunakan Social Role Theory Eagly dan teori resiliensi Richardson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses menjadi single mother diawali dengan pengalaman kehilangan, perubahan tanggung jawab, serta tekanan dalam menjalankan peran keluarga. Penerimaan diri terbentuk secara bertahap melalui kemampuan menerima kondisi, fokus terhadap anak, dan penyesuaian terhadap kehidupan baru. Resiliensi terbentuk melalui strategi bertahan, dukungan sosial, serta upaya membangun kemandirian ekonomi. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan bertahan perempuan single mother tidak hanya dipengaruhi oleh kekuatan individu, tetapi juga oleh dukungan lingkungan dan sumber daya yang tersedia.References
Afdal, A., Ramadhani, V., Hanifah, S., Fikri, M., Hariko, R., & Syapitri, D. (2022). KEMAMPUAN RESILIENSI: STUDI KASUS DARI PERSPEKTIF IBU TUNGGAL. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 15(3), 218-230. https://doi.org/10.24156/jikk.2022.15.3.218
Aishah, & Selian, S. N. (2026). Ketangguhan Psikologis dan Perkembangan Kepribadian pada Ibu Tunggal. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan , 5(2), 1048 –1061. https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i2.2739
Annisa, R., & Putrikita, K. A. (2024). Self-Acceptance in Single mothers. International Conference on Psychology UMBY, 618-628. https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/ICoP/article/view/4279
Arruhma, S. B., & Gumiandari, S. (2026). DINAMIKA RESILIENSI SINGLE MOTHER DALAM MENGHADAPI DISREGULASI EMOSI DAN TANTANGAN KEMANDIRIAN REMAJA. (2026). Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling , 18(3). https://journal.cib.institute/index.php/liberosis/article/view/1057
Fitri Nur Awaliah. (2024). DUKUNGAN SOSIAL DAN KECERDASAN EMOSI TERHADAP HARDINESS PADA IBU TUNGGAL. Journal of Social and Economics Research, 6(1), 1373-1383. https://doi.org/10.54783/jser.v6i1.408
BPK. (1984). Pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskiriminasi Terhadap Wanita (Convention on The Elimination of All Forms of Discrimanation Against Women). Retrieved from Peraturan.bpk.go.id: https://peraturan.bpk.go.id/Details/46978/uu-no-7-
BPS. (2026, 02 09). Nikah dan Cerai Menurut Kabupaten/Kota (kejadian) di Provinsi Jawa Barat, 2025. Retrieved from jabar.bps.go.id: https://jabar.bps.go.id/id/statistics-table/3/VkhwVUszTXJPVmQ2ZFRKamNIZG9RMVo2VEdsbVVUMDkjMw==/nikah -dan-cerai-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-jawa-barat--2019.html
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Candrawati, A. A. K. S. (2023). PERAN GANDA IBU SEBAGAI ORANG TUA TUNGGAL (SINGLE PARENTS) DALAM MENDIDIK KARAKTER ANAK -ANAKNYA. Jurnal Ilmiah Sains Sosial, Kewirausahaan Dan Kebudayaan , 1(2), 159 –165. https://doi.org/10.58878/jissiwirabuda.v1i2.231
Simanjuntak, C. C., & La Kahija, Y. F. (2023). INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS TENTANG PENGALAMAN SINGLE MOTHER PASCAKEMATIAN SUAMI. Jurnal EMPATI, 12(5), 386-391. https://doi.org/10.14710/empati.2023.29043
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Darmaningrum, K. T. (2023). KONSEP RESILIENSI IBU TUNGGAL PADA KOMUNITAS SINGLE MOMS INDONESIA. Kafa’ah Journal of Gender Studies , 13(2), 142. http://dx.doi.org/10.15548/jk.v13i2.641
Disdukcapil. (2025). Jumlah Kepala Keluarga Berdasarkan Jenis Kelamin di Jawa Barat. Retrieved from Open Data Jabar: https://opendata.jabarprov.go.id/id/dataset/jumlah-kepala-keluarga-berdasarkan-jenis-kelamin-di-jawa-barat
Fauziah, A. R., Syahidah, K., Handayani, N. S., & Maryani, T. (2025). Solo mothers: peran personal growth initiative terhadap psychological distress pada ibu tunggal. Jurnal Integrasi Riset Psikologi, 3(2), 50-60. https://doi.org/10.26486/intensi.v3i2.4663
Hakikoh, H. R., Hariyati, F., & Corliana, T. (2025). Komunikasi Resiliensi Ibu Tunggal dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga. Jurnal Komunikasi Nusantara, 7(2), 287-298. https://jkn.unitri.ac.id/index.php/jkn/article/view/2552
Mustika Septi Handini. (2024). Strategi Pemberdayaan Kehidupan Sosial, Agama dan Ekonomi pada Keluarga Single mother di Kelurahan Rojoimo Kabupaten Wonosobo. Tabsyir: Jurnal Dakwah Dan Sosial Humaniora , 5(4), 115 –126. https://doi.org/10.59059/tabsyir.v5i4.1630
Kvale, S., & Brinkmann, S. (2015). InterViews: Learning the craft of qualitative research interviewing (3rd ed.). Sage Publications.
Van Lange, P. A. M., Kruglanski, A. W., & Higgins, E. T. (Eds.). (2012). Handbook of theories of social psychology. Sage Publications Ltd.
Lidiawati, K. R., Dewi, W. P., & Simamora, S. C. N. (2024). RESILIENSI IBU TUNGGAL: PERAN KEBERSYUKURAN DAN REGULASI EMOSI: Becoming a Resilient Single mother: Role of Gratitude and Emotion Regulation. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 17(3), 263-275. https://doi.org/10.24156/jikk.2024.17.3.263
Rahmatilah, Safuwan, & Junita, N. (2024). Studi Komparatif Resiliensi pada Single mother Cerai Mati dan Cerai Hidup di Kecamatan Lhoksukon. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(4), 810-823. https://ojs.unimal.ac.id/ijpp/article/view/18074