Hubungan Dukungan Sosial dengan Resiliensi pada Dewasa Awal Pasca Kematian Orang Tua
PDF

Keywords

Dukungan Sosial
Resiliensi
Dewasa Awal
Kematian Orang Tua
Kedukaan

How to Cite

Hubungan Dukungan Sosial dengan Resiliensi pada Dewasa Awal Pasca Kematian Orang Tua. (2026). Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 18(4). https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-13

Abstract

Kematian orang tua merupakan peristiwa kehidupan yang dapat menimbulkan dampak psikologis signifikan bagi dewasa awal, termasuk memengaruhi kemampuan resiliensi dalam menghadapi proses berduka dan penyesuaian diri. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan resiliensi pada dewasa awal berusia 18-25 tahun yang mengalami kematian salah satu atau kedua orang tua di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 100 dewasa awal yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan dua instrumen baku, yaitu Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) untuk mengukur resiliensi, dengan reliabilitas Cronbach's Alpha masing-masing sebesar 0,929 dan 0,934. Karena data tidak berdistribusi normal, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman's Rho. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,521, sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial dengan resiliensi, dengan keeratan hubungan berada pada kategori sedang hingga cukup kuat: semakin tinggi dukungan sosial yang diterima, semakin tinggi pula resiliensi yang dimiliki dewasa awal pasca kematian orang tua. Hasil ini menegaskan pentingnya dukungan sosial sebagai salah satu faktor yang berkaitan dengan resiliensi pada kelompok ini, sekaligus membuka ruang bagi kajian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang turut berperan.
DOI: https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-13
PDF

References

Arnett, J. J. (2000). Emerging adulthood: A theory of development from the late teens through the twenties. American Psychologist, 55(5), 469-480.

Arnett, J. J. (2004). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties. Oxford University Press.

Arnett, J. J. (2015). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties (2nd ed.). Oxford University Press.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik.

Bonanno, G. A. (2021). The end of trauma: How the new science of resilience is changing how we think about PTSD. Basic Books.

Bonanno, G. A., & Burton, C. L. (2013). Regulatory flexibility: An individual differences perspective on coping and emotion regulation. Perspectives on Psychological Science, 8(6), 591-612. https://doi.org/10.1177/1745691613504116

Burns, M., Griese, B., King, S., & Talmi, A. (2020). Childhood bereavement: Understanding prevalence and related adversity in the United States. American Journal of Orthopsychiatry, 90(4), 391-405. https://doi.org/10.1037/ort0000442

Calsum, A. Y., & Purwandari, E. (2024). Dukungan sosial dan resiliensi pada remaja pasca kematian orang tua: Sebuah kajian literatur. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 9(2), 139-146. https://doi.org/10.36722/sh.v9i2.3111

Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310-357.

Connor, K. M., & Davidson, J. R. T. (2003). Development of a new resilience scale: The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Depression and Anxiety, 18(2), 76-82.

Dopp, A. R., & Cain, A. C. (2012). The role of peer relationships in parental bereavement during childhood and adolescence. Death Studies, 36(1), 41-60. https://doi.org/10.1080/07481187.2011.573175

Grotberg, E. H. (1995). A guide to promoting resilience in children: Strengthening the human spirit. Bernard van Leer Foundation.

Hanımoğlu, E. (2025). Life satisfaction in emerging adulthood: A longitudinal study of social support, resilience, and gender differences. Frontiers in Psychology, 16, 1602140. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1602140

Hertinjung, W. S., Yuwono, S., Partini, P., Laksita, A. K., Ramandani, A. A., & Kencana, S. S. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi remaja di masa pandemi. Proyeksi, 17(2), 60-71. https://doi.org/10.30659/jp.17.2.60-71

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.

Immanuel, J. A., & Satwika, Y. W. (2026). Hubungan antara self-esteem dengan marriage readiness pada dewasa awal. Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling (Liberosis), 17(2). https://doi.org/10.6734/LIBEROSIS.V2I2.3027

Jankowiak, B., Soroko, E., Kuryś-Szyncel, K., Jaskulska, S., Hill, C. T., Sawaumi, T., Sanz-Barbero, B., Vives-Cases, C., Neves, S., Inagaki, T., Lee, J., & Watanabe, Y. (2025). Building bridges between Arnett's and Havighurst's theories: New developmental tasks in emerging adulthood across six countries. Emerging Adulthood, 13(3), 503-518. https://doi.org/10.1177/21676968251322822

Listiyandini, R. A., & Akmal, S. A. (2015). Hubungan antara kekuatan karakter dan resiliensi pada mahasiswa. Prosiding Temu Ilmiah Nasional Psikologi. Fakultas Psikologi Universitas Pancasila.

Lundorff, M., Holmgren, H., Zachariae, R., Farver-Vestergaard, I., & O'Connor, M. (2017). Prevalence of prolonged grief disorder in adult bereavement: A systematic review and meta-analysis. Journal of Affective Disorders, 212, 138-149. https://doi.org/10.1016/j.jad.2017.01.030

Downloads

Download data is not yet available.